E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi XII|karhutla|Komisi X|Komisi IV|Komisi III|Komisi II|Bencana|Komisi V|UMKM|Baleg
Jakarta:
Berawan
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 38%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi XII|karhutla|Komisi X|Komisi IV|Komisi III|Komisi II|Bencana|Komisi V|UMKM|Baleg
Jakarta:
Berawan
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 38%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi XII|karhutla|Komisi X|Komisi IV|Komisi III|Komisi II|Bencana|Komisi V|UMKM|Baleg
Jakarta:
Berawan
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 38%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Orang Utan Sempurna Mati Terpapar Asap Karhutla, Legislator Desak Kemenhut Bertindak

Diterbitkan
Jumat, 4 Sep 2026 23.59 WIB
Bagikan:
Orang Utan Sempurna Mati Terpapar Asap Karhutla, Legislator Desak Kemenhut Bertindak

Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin.|Foto: Ist/Mahendra

PARLEMENTARIA, Jakarta — Kematian orang utan Kalimantan (Pongo pygmaeus) bernama Sempurna mendapat perhatian dari Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin. Satwa itu sebelumnya ditemukan dalam kondisi pingsan akibat gangguan pernapasan diduga terpapar asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.


Usman menilai tebalnya asap akibat karhutla tidak hanya membahayakan manusia, tetapi juga mengancam kehidupan satwa liar, termasuk orang utan yang hidup di kawasan terdampak.


"Akibat kebakaran hutan di Kalimantan, asap yang begitu tebal mengakibatkan matinya orang utan yang menghirup udara penuh asap. Kementerian Kehutanan harus segera mengatasi persoalan ini untuk menyelamatkan orang utan dari sengatan asap kebakaran hutan," ujar Usman Husin kepada Parlementaria, Jumat (4/9/2026).

Lihat Juga :

Titik Api Terus Berulang, Legislator Desak Kemenhut Ubah Strategi Karhutla

Titik Api Terus Berulang, Legislator Desak Kemenhut Ubah Strategi Karhutla

Warga Tarakan Keluhkan Pencemaran Asap, Legislator Desak Pemerintah Segera Bertindak

Warga Tarakan Keluhkan Pencemaran Asap, Legislator Desak Pemerintah Segera Bertindak


Menurutnya, penanganan karhutla harus dilakukan secara serius hingga api benar-benar padam dan tidak lagi menimbulkan kepulan asap yang membahayakan makhluk hidup.


Usman meminta Kementerian Kehutanan segera melakukan langkah pemadaman secara menyeluruh di wilayah yang terdampak karhutla. Ia menegaskan bahwa asap karhutla dapat memberikan dampak serius terhadap kesehatan berbagai makhluk hidup yang menghirupnya.


"Harus dilakukan pemadaman total agar tidak ada asap lagi. Kementerian Kehutanan harus segera melakukan pemadaman karena dampak asap sangat membahayakan bagi kehidupan setiap makhluk yang menghirupnya," tegas legislator dapil NTT ini.


Selain penanganan di lapangan, Usman juga meminta pemerintah memberikan sanksi tegas terhadap pihak-pihak yang terbukti menjadi penyebab kebakaran hutan dan lahan. "Harus sanksi tegas," pungkasnya.


Sebelumnya, Kementerian Kehutanan mengonfirmasi kematian orang utan Kalimantan bernama Sempurna. Satwa tersebut sebelumnya ditemukan dalam kondisi pingsan dan mengalami gangguan pernapasan yang diduga berkaitan dengan paparan asap karhutla di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.


Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat bersama Yayasan IAR Indonesia (YIARI) telah melakukan evakuasi dan memberikan penanganan medis setelah menerima laporan dari masyarakat.


Kepala BKSDA Kalimantan Barat Murlan Dameria Pane menyampaikan duka cita atas kematian Sempurna. "Kami sangat menyayangkan Sempurna tidak dapat diselamatkan. Sejak menerima laporan dari masyarakat, tim BKSDA Kalimantan Barat bersama YIARI segera melakukan evakuasi dan memberikan penanganan medis sesuai dengan kondisi satwa," kata Murlan. (tn/aha)

Berita terkait

Titik Api Terus Berulang, Legislator Desak Kemenhut Ubah Strategi Karhutla
Industri dan Pembangunan
Titik Api Terus Berulang, Legislator Desak Kemenhut Ubah Strategi Karhutla
Warga Tarakan Keluhkan Pencemaran Asap, Legislator Desak Pemerintah Segera Bertindak
Industri dan Pembangunan
Warga Tarakan Keluhkan Pencemaran Asap, Legislator Desak Pemerintah Segera Bertindak
Kawasan Bromo Terbakar, Legislator Komisi IV Desak Kemenhut Perkuat Pemadaman
Industri dan Pembangunan
Kawasan Bromo Terbakar, Legislator Komisi IV Desak Kemenhut Perkuat Pemadaman
Tags:#Komisi VII#karhutla#Usman Husin
Sebelumnya

MKD Tegaskan Penggunaan TNKB Khusus Harus secara Bijaksana dan Hati-Hati

Selanjutnya

Penanganan Karhutla Harus Satu Kendali Demi Lindungi Masyarakat

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1154)
  • Industri dan Pembangunan(3938)
  • Isu Lainnya(1078)
  • Kesejahteraan Rakyat(3928)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4764)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#BKSAP#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Parja
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi XII|karhutla|Komisi X|Komisi IV|Komisi III|Komisi II|Bencana|Komisi V|UMKM|Baleg
Jakarta:
Berawan
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 38%
Angin: 3 km/h