
Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Ahmad Heryawan.|Foto: Devi/Mahendra
PARLEMENTARIA, Jakarta - Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Ahmad Heryawan menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari capaian pembangunan fisik maupun pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, ukuran utama pembangunan harus terlihat dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menyebut sedikitnya tiga indikator mikro yang dapat menjadi tolok ukur keberhasilan pembangunan, yakni menurunnya angka kemiskinan, berkurangnya pengangguran, serta terjaganya kelestarian lingkungan.
"Ukuran keberhasilan pembangunan yang paling mikro, yang pertama, bebasnya masyarakat dari kemiskinan. Paling tidak kemiskinan makin berkurang. Yang kedua, masyarakat Indonesia jelas-jelas mendapatkan kesejahteraan, dengan pekerjaan yang baik, sehingga pengangguran makin berkurang bahkan hampir hilang," ujar Ahmad Heryawan, Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, pembangunan harus mampu memperluas kesempatan masyarakat untuk keluar dari kemiskinan dan memperoleh pekerjaan yang layak. Dengan demikian, capaian pembangunan tidak berhenti pada indikator makro, tetapi benar-benar berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Selain kesejahteraan, Ahmad Heryawan menilai kelestarian lingkungan perlu ditempatkan sebagai bagian penting dalam mengukur keberhasilan pembangunan. Ia menjelaskan, lingkungan merupakan penopang berbagai kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari ketersediaan air hingga pangan.
"Kenapa dimasukkan yang ketiga adalah kelestarian lingkungan? Sebab lingkungan itu pemasok kehidupan. Kalau pemasok kehidupannya rusak, maka kehidupannya pun akan rusak," tegas Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat II itu.
Lebih lanjut, Ahmad Heryawan menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi dan profesionalisme, tetapi juga landasan moral dan ketakwaan. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam memastikan kekayaan alam Indonesia dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
"Saya ingin ada satu hal yang penting saya kemukakan bahwa ada hal penting sebetulnya selain profesionalisme anak-anak bangsa kita ke depan mengelola sumber daya alam untuk kemakmuran, yaitu ketakwaan kepada Allah SWT," ungkap Legislator dari Fraksi PKS itu.
Karena itu, Ahmad Heryawan berharap pembangunan ke depan mampu memadukan kompetensi, profesionalisme, dan nilai moral. Menurutnya, perpaduan tersebut penting agar pembangunan tidak hanya menghasilkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menghadirkan kesejahteraan yang berkelanjutan serta kehidupan masyarakat yang lebih berkualitas. (rr/aha)