E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Breaking news|Seputar Parlemen|Komisi III|DPR RI|Hakim|Rapat Paripurna|Pidato Presiden|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Penyampaian RAPBN TA 2027|Berita DPR
Jakarta:
Berawan sebagian
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 73%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Breaking news|Seputar Parlemen|Komisi III|DPR RI|Hakim|Rapat Paripurna|Pidato Presiden|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Penyampaian RAPBN TA 2027|Berita DPR
Jakarta:
Berawan sebagian
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 73%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Breaking news|Seputar Parlemen|Komisi III|DPR RI|Hakim|Rapat Paripurna|Pidato Presiden|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Penyampaian RAPBN TA 2027|Berita DPR
Jakarta:
Berawan sebagian
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 73%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Selamatkan Kelas Menengah Demi Lindungi Fondasi Ekonomi Nasional

Diterbitkan
Senin, 29 Jun 2026 20.24 WIB
Bagikan:
Selamatkan Kelas Menengah Demi Lindungi Fondasi Ekonomi Nasional

Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah usai Rapat Kerja Badan Anggaran dengan Menteri Keuangan, Menteri PPN/Kepala Bappenas, dan Gubernur Bank Indonesia, di Senayan, Jakarta.|Foto : Mario/Andri

PARLEMENTARIA, Jakarta - Kelompok kelas menengah Indonesia terus tergerus. Dalam 11 tahun terakhir, pendapatan kelompok menengah turun dari Rp53,6 juta menjadi Rp43,1 juta, sebuah penurunan sebesar Rp10,4 juta per kapita yang dinilai sebagai sinyal bahaya bagi perekonomian nasional. Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah menyebut kondisi ini sebagai alarm serius yang harus dijawab konkret dalam RAPBN 2027.

 

Menurutnya, selama ini pemerintah terlalu fokus pada kelompok paling bawah melalui bantuan sosial, sementara kelompok menengah yang sedang merosot justru tidak mendapat intervensi yang memadai. “Kalau bahasa saya, kelompok menengah menjadi pra-menengah, jangan-jangan sudah di kelompok miskin,” ujar Said kepada Parlementaria usai memimpin agenda Rapat Kerja Badan Anggaran DPR dengan Menteri Keuangan, Menteri PPN/Kepala Bappenas, dan Gubernur Bank Indonesia, di Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026). 

Lihat Juga :

Pangkas Dominasi Korporasi, RUU Anti Monopoli Hadir Selamatkan Ekonomi Rakyat dan Lindungi UMKM

Pangkas Dominasi Korporasi, RUU Anti Monopoli Hadir Selamatkan Ekonomi Rakyat dan Lindungi UMKM

Riyono Hadiri Mancing Bersama di Magetan Demi Dorong Ekonomi Perikanan Lokal

Riyono Hadiri Mancing Bersama di Magetan Demi Dorong Ekonomi Perikanan Lokal

 

Said mendorong pemerintah memberikan bantuan modal kerja produktif kepada kelompok menengah yang rentan turun kelas. Ia juga mengusulkan agar batas penghasilan tidak kena pajak dinaikkan dari Rp48 juta menjadi Rp60 juta per tahun agar kelompok menengah memiliki ruang napas yang lebih lega. Menurutnya, jika tidak ada intervensi yang tepat, APBN akan kehilangan kemampuan untuk terus menstimulasi kelompok bawah karena kelompok menengah yang seharusnya menjadi penyangga ekonomi terus melemah. 

 

Rapat kerja hari ini merupakan bagian dari agenda Pembicaraan Pendahuluan RAPBN Tahun Anggaran 2027 dan RKP Tahun 2027, sekaligus forum penyampaian dan pengesahan laporan empat Panitia Kerja (Panja) Badan Anggaran. Laporan Panja Asumsi Dasar mencatat, rasio Gini ditargetkan berada pada rentang 0,362–0,367 pada tahun 2027. Sementara proporsi penciptaan lapangan kerja formal ditargetkan mencapai 40,81 persen, di tengah tekanan nyata yang menunjukkan kelas menengah Indonesia masih rentan berpindah ke kelompok yang lebih rendah.

 

Panja juga mencatat bahwa penurunan gini ratio berjalan sangat lambat dan jurang kesenjangan sosial masih lebar, terutama jika diukur dari sisi pendapatan dan aset, bukan hanya konsumsi. Pun, Panja melihat tingkat pendapatan dan aset menengah atas semakin tumbuh eksponensial, tidak sebanding dengan mereka yang berada di menengah bawah. Oleh sebab itu, pemerintah perlu memberikan program dan kebijakan afirmasi kepada menengah bawah agar pendapatan mereka tidak kalah akseleratif dengan golongan menengah atas. (Ndy/um)

Berita terkait

Pangkas Dominasi Korporasi, RUU Anti Monopoli Hadir Selamatkan Ekonomi Rakyat dan Lindungi UMKM
Industri dan Pembangunan
Pangkas Dominasi Korporasi, RUU Anti Monopoli Hadir Selamatkan Ekonomi Rakyat dan Lindungi UMKM
Riyono Hadiri Mancing Bersama di Magetan Demi Dorong Ekonomi Perikanan Lokal
Industri dan Pembangunan
Riyono Hadiri Mancing Bersama di Magetan Demi Dorong Ekonomi Perikanan Lokal
Rico Sia: Lindungi Ekonomi Rakyat Kecil, Tunda Kenaikan PPN 12 Persen
Ekonomi dan Keuangan
Rico Sia: Lindungi Ekonomi Rakyat Kecil, Tunda Kenaikan PPN 12 Persen
Tags:#Ekonomi#RAPBN 2027
Sebelumnya

BKSAP di Konferensi ke-20 PUIC: Tidak Cukup Kecam Israel, Harus Konkret Bela Palestina!

Selanjutnya

Teknologi Gerus Lapangan Kerja Formal, Banggar Akui Investasi Tak Lagi Padat Karya

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1058)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3704)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4588)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Breaking news|Seputar Parlemen|Komisi III|DPR RI|Hakim|Rapat Paripurna|Pidato Presiden|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Penyampaian RAPBN TA 2027|Berita DPR
Jakarta:
Berawan sebagian
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 73%
Angin: 3 km/h