E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
PMN|Transportasi|APBN|KPR FLPP|Kesehatan|Pariwisata|layanan kesehatan|PSO|stunting|OJK|Imigrasi|listrik|Germas
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 36°C
Lembab: 67%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
PMN|Transportasi|APBN|KPR FLPP|Kesehatan|Pariwisata|layanan kesehatan|PSO|stunting|OJK|Imigrasi|listrik|Germas
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 36°C
Lembab: 67%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
PMN|Transportasi|APBN|KPR FLPP|Kesehatan|Pariwisata|layanan kesehatan|PSO|stunting|OJK|Imigrasi|listrik|Germas
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 36°C
Lembab: 67%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Legislator Evaluasi PMN PELNI untuk Pengadaan 3 Kapal Baru

Diterbitkan
Senin, 22 Jun 2026 09.25 WIB
Bagikan:
Legislator Evaluasi PMN PELNI untuk Pengadaan 3 Kapal Baru

Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo saat kunjungan kerja komisi XI DPR RI di Terminal Penumpang, Surabaya, Provinsi Jawa Timur.|Foto: Puntho/Mahendra

PARLEMENTARIA, Surabaya — Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo menyatakan Komisi XI DPR RI melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) yang digunakan untuk pengadaan tiga kapal baru. Pengadaan tersebut diketahui untuk menggantikan armada yang telah berusia lebih dari 40 tahun.

 

Legislator Dapil Jatim V ini mengungkapkan, PMN tersebut diajukan pada 2024 untuk tahun anggaran 2025. Pada PMN 2025, DPR RI menyetujui anggaran sebesar Rp1,5 triliun sebagai uang muka pengadaan kapal. Selanjutnya, pada PMN 2026, DPR RI menyetujui tambahan Rp2,5 triliun sehingga total PMN yang diberikan mencapai Rp4 triliun.

Lihat Juga :

Kardaya Warnika: PMN PELNI Harus Optimal untuk Pelayanan Transportasi Laut Masyarakat

Kardaya Warnika: PMN PELNI Harus Optimal untuk Pelayanan Transportasi Laut Masyarakat

Legislator Minta PELNI Segera Realisasikan Pembelian 3 Kapal Baru

Legislator Minta PELNI Segera Realisasikan Pembelian 3 Kapal Baru

 

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut menjelaskan, dalam pelaksanaannya terjadi perubahan kewenangan pengelolaan PMN menyusul pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Kewenangan yang sebelumnya berada di bawah Kementerian Keuangan kini dialihkan kepada BPI Danantara.

 

Karena itu, Andreas mengingatkan agar proses transisi tersebut tidak mengganggu pengadaan kapal yang telah direncanakan. Ia mengungkapkan, berdasarkan perencanaan awal, pengadaan tiga kapal baru tersebut ditargetkan selesai pada akhir 2028. 

 

Namun, berdasarkan perkembangan terakhir, target penyelesaiannya diperkirakan mundur menjadi akhir 2029. "Kita menginginkan agar proses tersebut jangan sampai mengganggu proses pengadaan,” tegasnya saat wawancara dengan Parlementaria usai peninjauan kondisi dan kelaikan Kapal KM Kelimutu bersama PT PELNI terkait Efektivitas pelaksanaan PMN Tunai Tahun 2025 di Terminal Penumpang, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Jumat (19/6/2026).

 

Lebih lanjut, Andreas menjelaskan kapal-kapal tersebut akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan Public Service Obligation (PSO) atau kewajiban pelayanan publik. Armada tersebut diperlukan untuk melayani rute-rute yang secara komersial kurang menguntungkan, namun memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas dan pengembangan wilayah.

 

“Di situlah kehadiran Public Service Obligation atau pelayanan kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah sangat diperlukan melalui moda pelayaran PT PELNI,” jelasnya.

 

Selain itu, Andreas juga menyoroti proses penyusunan desain grafis kapal yang menurutnya baru dilakukan saat ini. Padahal, pengajuan PMN dan perhitungan kebutuhan anggaran telah dilakukan sebelumnya. 

 

Karena itu, Komisi XI mempertanyakan dasar perhitungan biaya pengadaan apabila desain kapal belum selesai pada saat usulan PMN diajukan. “Kalau desainnya baru sekarang, pada saat mengajukan PMN itu menghitung harganya seperti apa. Bagaimana itu bisa terjadi,” tandas Andreas.

 

Atas sejumlah temuan tersebut, Andreas saat menutup wawancara menegaskan Komisi XI DPR RI akan melakukan re-evaluasi terhadap proses pemberian PMN kepada PT PELNI guna memastikan tata kelola anggaran negara berjalan secara akuntabel dan tepat sasaran. (pun/aha) 

Berita terkait

Kardaya Warnika: PMN PELNI Harus Optimal untuk Pelayanan Transportasi Laut Masyarakat
Ekonomi dan Keuangan
Kardaya Warnika: PMN PELNI Harus Optimal untuk Pelayanan Transportasi Laut Masyarakat
Legislator Minta PELNI Segera Realisasikan Pembelian 3 Kapal Baru
Industri dan Pembangunan
Legislator Minta PELNI Segera Realisasikan Pembelian 3 Kapal Baru
Komisi XI Pastikan PMN PELNI Tepat Sasaran Peremajaan Kapal Perkuat Konektivitas Nasional
Ekonomi dan Keuangan
Komisi XI Pastikan PMN PELNI Tepat Sasaran Peremajaan Kapal Perkuat Konektivitas Nasional
Tags:#Transportasi#PMN#PSO
Sebelumnya

Habib Aboe Bakar Alhabsyi: Bali Berpotensi Jadi Pelopor Pariwisata Berkualitas di Asia Pasifik

Selanjutnya

Harris Turino Soroti Aksesibilitas dan Keberlanjutan Fiskal Program KPR FLPP

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(899)
  • Industri dan Pembangunan(3286)
  • Isu Lainnya(1020)
  • Kesejahteraan Rakyat(3272)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4015)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS
DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
PMN|Transportasi|APBN|KPR FLPP|Kesehatan|Pariwisata|layanan kesehatan|PSO|stunting|OJK|Imigrasi|listrik|Germas
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 36°C
Lembab: 67%
Angin: 5 km/h