E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Ketua DPR|AIPA|Breaking news|AIPA Caucus 2026|Anggaran|RUU Daerah Kepulauan|RUU Perampasan Aset|BBM|MBG|UMKM|Subsidi|RUU PFII|Haji
Jakarta:
Sebagian Cerah
26°C
Terasa: 29°C
Lembab: 65%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Ketua DPR|AIPA|Breaking news|AIPA Caucus 2026|Anggaran|RUU Daerah Kepulauan|RUU Perampasan Aset|BBM|MBG|UMKM|Subsidi|RUU PFII|Haji
Jakarta:
Sebagian Cerah
26°C
Terasa: 29°C
Lembab: 65%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Ketua DPR|AIPA|Breaking news|AIPA Caucus 2026|Anggaran|RUU Daerah Kepulauan|RUU Perampasan Aset|BBM|MBG|UMKM|Subsidi|RUU PFII|Haji
Jakarta:
Sebagian Cerah
26°C
Terasa: 29°C
Lembab: 65%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Dorong Reformasi Tata Kelola Migas dan Penguatan Payung Hukum SKK Migas

Diterbitkan
Kamis, 4 Jun 2026 10.16 WIB
Bagikan:
Dorong Reformasi Tata Kelola Migas dan Penguatan Payung Hukum SKK Migas

Anggota Komisi XII DPR RI Syafruddin dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI bersama Kepala SKK Migas dan perwakilan 10 Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) terbesar, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta.|Foto: Jaka/Sari

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi XII DPR RI Syafruddin, menyoroti pentingnya penguatan payung hukum bagi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI bersama Kepala SKK Migas dan perwakilan 10 Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) terbesar, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

 

Dalam rapat yang membahas realisasi dan proyeksi lifting migas serta cost recovery tahun 2026 dan 2027 tersebut, ia menilai keberadaan SKK Migas perlu diperkuat dengan landasan hukum yang lebih kokoh guna memberikan kepastian hukum bagi lembaga maupun para pimpinannya. “Pandangan saya, SKK Migas dilahirkan dengan payung hukum yang tidak kuat karena hanya berdasarkan Peraturan Presiden. Oleh karena itu, perlu diperkuat dengan memberikan payung hukum yang lebih kuat agar ada kepastian hukum bagi pimpinan maupun pelaksana di dalamnya,” ujar Syafruddin.

Lihat Juga :

BAKN Dorong Penguatan Tata Kelola Hulu Migas Tingkatkan Penerimaan Negara

BAKN Dorong Penguatan Tata Kelola Hulu Migas Tingkatkan Penerimaan Negara

BAKN Kunjungi Telkom, Dorong Penguatan Transparansi, Akuntabilitas & Tata Kelola BUMN

BAKN Kunjungi Telkom, Dorong Penguatan Transparansi, Akuntabilitas & Tata Kelola BUMN

 

Menurutnya, kepastian hukum menjadi penting untuk menghindari potensi persoalan hukum di kemudian hari yang dapat berdampak pada pengambilan keputusan strategis di sektor hulu migas. Ia menegaskan bahwa penguatan dasar hukum akan memberikan perlindungan sekaligus kepastian bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan industri migas nasional.

 

Selain itu, Syafruddin meminta agar fokus utama pembahasan diarahkan pada upaya peningkatan lifting migas dan efisiensi cost recovery. Ia menilai target lifting migas nasional selama ini masih belum tercapai sehingga diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola sektor migas.

 

“Target lifting kita belum tercapai. Karena itu, kita harus fokus pada pembahasan lifting migas dan cost recovery. Saya sepakat bahwa tata kelola migas nasional harus direformasi,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, ia mendorong percepatan revisi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagai langkah strategis untuk memperbaiki sistem pengelolaan sektor migas. Menurutnya, revisi regulasi tersebut diperlukan guna menciptakan kejelasan hubungan kerja dan koordinasi antara SKK Migas dan PT Pertamina (Persero).

 

Syafruddin menilai masih terdapat ketidaksinkronan dalam mekanisme kerja antara kedua institusi tersebut yang berpotensi menghambat pencapaian target produksi migas nasional. Bahkan, ia mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan penguatan peran Pertamina melalui skema kelembagaan yang lebih khusus guna mendukung target produksi minyak nasional yang lebih ambisius.

 

“Tidak ada kerja yang benar-benar inline antara SKK Migas dan Pertamina. Oleh karena itu, kita perlu melakukan reformasi tata kelola migas secara menyeluruh agar target produksi nasional dapat tercapai,” ujar legislator dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daerah Pemilihan Kalimantan Timur tersebut.

 

Terakhir, ia menegaskan bahwa pembenahan sektor migas merupakan agenda penting yang berkaitan langsung dengan ketahanan energi nasional dan keberlanjutan sumber daya bagi generasi mendatang. Sebab, abginya, evaluasi terhadap kelembagaan dan tata kelola migas harus dilakukan secara serius demi menjamin pengelolaan sumber daya alam yang lebih efektif dan berkelanjutan.

 

“Ini menyangkut nasib anak bangsa dan generasi yang akan datang. Karena itu, kritik dan koreksi terhadap tata kelola migas harus menjadi bagian dari upaya perbaikan bersama,” pungkasnya. (bit/um)

Berita terkait

BAKN Dorong Penguatan Tata Kelola Hulu Migas Tingkatkan Penerimaan Negara
Ekonomi dan Keuangan
BAKN Dorong Penguatan Tata Kelola Hulu Migas Tingkatkan Penerimaan Negara
BAKN Kunjungi Telkom, Dorong Penguatan Transparansi, Akuntabilitas & Tata Kelola BUMN
Ekonomi dan Keuangan
BAKN Kunjungi Telkom, Dorong Penguatan Transparansi, Akuntabilitas & Tata Kelola BUMN
Terima Delegasi ANAO, Puan Tekankan Penguatan Tata Kelola Hadapi Ancaman Siber
Politik dan Keamanan
Terima Delegasi ANAO, Puan Tekankan Penguatan Tata Kelola Hadapi Ancaman Siber
Tags:#migas
Sebelumnya

Komisi II Dorong Proteksi Khusus bagi BPD dalam UU BUMD

Selanjutnya

Komisi XI dan Pemerintah Sepakat RUU P2SK Siap Dibawa ke Paripurna

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1029)
  • Industri dan Pembangunan(3589)
  • Isu Lainnya(1034)
  • Kesejahteraan Rakyat(3577)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4374)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
 AIPA

Link : https://ksap.dpr.go.id/

Instagram

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Ketua DPR|AIPA|Breaking news|AIPA Caucus 2026|Anggaran|RUU Daerah Kepulauan|RUU Perampasan Aset|BBM|MBG|UMKM|Subsidi|RUU PFII|Haji
Jakarta:
Sebagian Cerah
26°C
Terasa: 29°C
Lembab: 65%
Angin: 3 km/h