
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan peninjauan langsung ke hotel tempat menginap jamaah haji asal Lombok dan Mataram.| Foto: Andri/Septamares
PARLEMENTARIA, Makkah — Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan peninjauan langsung ke hotel tempat menginap jamaah haji asal Lombok dan Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), di Kota Makkah, Arab Saudi, Senin (25/5/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka pengawasan pelaksanaan ibadah haji 2026 sekaligus memastikan pelayanan terhadap jamaah berjalan optimal.
Dalam kunjungannya, Sari berdialog langsung dengan jamaah untuk menyerap berbagai aspirasi dan masukan terkait pelayanan selama berada di Tanah Suci. Dari hasil peninjauan, ia menilai kondisi jamaah asal NTB secara umum cukup baik dengan keluhan yang relatif minim.
“Kami mendengar dan mendapatkan berbagai masukan serta aspirasi dari para jamaah yang berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Alhamdulillah, untuk kloter yang ada di sana keluhannya tidak terlalu banyak, paling terkait variasi menu makanan,” ujar Sari Yuliati usai peninjauan.
Menurutnya, persoalan konsumsi menjadi salah satu perhatian penting karena berkaitan langsung dengan kondisi kesehatan dan stamina jamaah dalam menjalankan rangkaian ibadah haji. Karena itu, ia memastikan seluruh masukan jamaah akan menjadi bahan evaluasi bersama pemerintah guna meningkatkan kualitas pelayanan haji ke depan.
Tak hanya soal pelayanan jamaah, Sari juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan petugas haji. Ia menilai kualitas pelayanan yang diterima jamaah tidak terlepas dari kondisi para petugas yang bekerja langsung di lapangan.
“Ada beberapa catatan yang menjadi perhatian jamaah, terutama terkait harapan agar kesejahteraan para petugas haji juga mendapat perhatian yang baik sehingga pelayanan kepada jamaah dapat berjalan lebih optimal,” katanya.
Seluruh aspirasi yang dihimpun dari jamaah, lanjut Sari, akan dibahas dalam rapat bersama Amirul Haji dan Kementerian Haji sebagai bagian dari evaluasi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.
“Setelah ini kami akan rapat dengan Amirul Haji dan Kementerian Haji untuk mengumpulkan seluruh aspirasi dari para jamaah agar bisa dibahas bersama dan dicarikan solusi terbaik,” ujarnya.
Sari menegaskan penyelenggaraan ibadah haji merupakan amanah besar yang harus dijaga seluruh pihak. Ia mengingatkan agar keikhlasan jamaah dalam beribadah tidak dimanfaatkan dengan pelayanan yang tidak layak ataupun pengabaian terhadap kebutuhan dasar jamaah.
"Ketika para jamaah ikhlas dalam beribadah, maka keikhlasan itu tidak boleh dimanfaatkan dengan tidak memperhatikan kesejahteraan dan kelayakan para jamaah dalam beribadah,” tegasnya.
Selain melakukan pengawasan dan menyerap aspirasi, Sari juga memberikan dukungan moril kepada jamaah asal Lombok dan Mataram berupa buah-buahan serta uang saku. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian dan penyemangat bagi jamaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Politisi Fraksi Partai Golkar ini berharap seluruh jamaah Indonesia dapat menjalankan seluruh rangkaian rukun haji dengan lancar, khusyuk, dan dalam kondisi sehat hingga kembali ke Tanah Air.
“Yang kita harapkan adalah para jamaah bisa beribadah dengan sehat walafiat sehingga dapat menjalankan seluruh rukun haji dengan baik. Semoga ibadah seluruh jamaah Indonesia diterima Allah SWT, menjadi haji yang makbul, dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat tanpa kurang satu apa pun,” tutupnya. (man/we)