E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
statistik|RUU Satu Data|RUU Statistik|Sensus Ekonomi|Ekonomi|Digitalisasi|KUHAP|Aspirasi|Lapas|Judol|PPPK|Guru Non ASN|SE Mendikdasmen
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 89%
Angin: 6 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
statistik|RUU Satu Data|RUU Statistik|Sensus Ekonomi|Ekonomi|Digitalisasi|KUHAP|Aspirasi|Lapas|Judol|PPPK|Guru Non ASN|SE Mendikdasmen
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 89%
Angin: 6 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
statistik|RUU Satu Data|RUU Statistik|Sensus Ekonomi|Ekonomi|Digitalisasi|KUHAP|Aspirasi|Lapas|Judol|PPPK|Guru Non ASN|SE Mendikdasmen
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 89%
Angin: 6 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Pentingnya Pemerataan Jangkauan Siaran Piala Dunia 2026 antara TVRI-ANTARA-RRI

Diterbitkan
Jumat, 15 Mei 2026 19.00 WIB
Bagikan:
Pentingnya Pemerataan Jangkauan Siaran Piala Dunia 2026 antara TVRI-ANTARA-RRI

Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VII DPR RI bersama Plt Dirut LPP TVRI, Dirut LPP RRI, dan Dirut LKBN ANTARA di Ruang Rapat Komisi VII, Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta.|Foto: Farhan/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta - Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay menegaskan pentingnya evaluasi berbasis data empiris terkait keterjangkauan penyiaran Piala Dunia FIFA 2026 agar masyarakat di berbagai daerah memperoleh akses siaran secara merata. Pun, pihaknya meminta perluasan program nonton bareng, promosi, dan sosialisasi penyiaran Piala Dunia 2026 ke berbagai daerah dan media publikasi. 

 

Sebab, baginya, optimalisasi hak siar juga bernilai penting untuk memperkuat citra lembaga penyiaran publik nasional. Pernyataan tersebut disampaikannya sebagaimana termaktub dalam kesimpulan Rapat Dengar Pendapat Komisi VII DPR RI bersama Plt Dirut LPP TVRI, Dirut LPP RRI, dan Dirut LKBN ANTARA di Ruang Rapat Komisi VII, Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Lihat Juga :

TVRI Pegang Hak Siar Piala Dunia 2026, Legilator Dorong Keterbukaan dan Profesionalisme

TVRI Pegang Hak Siar Piala Dunia 2026, Legilator Dorong Keterbukaan dan Profesionalisme

Hendy Munief Sambut Baik TVRI Dapat Hak Siar Piala Dunia 2026: Gerakkan Ekonomi Masyarakat!

Hendy Munief Sambut Baik TVRI Dapat Hak Siar Piala Dunia 2026: Gerakkan Ekonomi Masyarakat!

 

“LPP TVRI, LPP RRI, dan LKBN ANTARA diwajibkan menindaklanjuti masukan Pimpinan dan Anggota Komisi VII DPR RI yaitu meningkatkan keterlibatan para pemangku kepentingan sepakbola nasional di setiap program serba-serbi Piala Dunia 2026; Melakukan evaluasi berbasis data empiris mengenai keterjangkauan penyiaran Piala Dunia 2026,” ujar Legislator Fraksi PAN ini. 

 

Lebih lanjut, pihaknya akan memantau LPP TVRI, LPP RRI, dan LKBN ANTARA saat menyiapkan penyiaran Piala Dunia 2026, mulai dari aspek regulasi, dukungan publikasi, hingga strategi perluasan jangkauan siaran kepada masyarakat. Sementara itu, Plt Dirut TVRI Rika Damayanti dalam paparannya menjelaskan bahwa TVRI telah menyiapkan berbagai strategi melalui program “Bola Gembira” sebagai bagian dari aktivasi penyiaran Piala Dunia FIFA 2026.

 

Saat ini, platform nonton bareng telah aktif melalui bolagembira.tvrinews.com dengan melibatkan kolaborasi tiga lembaga penyiaran publik, yakni TVRI, RRI, dan ANTARA. Hingga 11 Mei 2026, tercatat sudah terdapat 155 lokasi yang rencananya akan digelar nonton bareng di 25 provinsi.

 

TVRI juga menggandeng berbagai pihak untuk mendukung promosi penyiaran, termasuk pemerintah provinsi di seluruh Indonesia dan InJourney. Sejumlah kegiatan off air telah disiapkan, mulai dari “TVRI Goes to Campus”, coaching clinic, fun walk, hingga agenda nonton bareng besar pada laga pembukaan, semifinal, dan penutupan Piala Dunia 2026 di Jakarta.

Selain itu, TVRI menargetkan capaian 25 hingga 30 juta audiens melalui 10 inisiatif strategis peningkatan coverage population. Strategi tersebut meliputi kerja sama dengan pemerintah daerah, penyediaan transmisi portable di wilayah blank spot, kerja sama dengan operator televisi kabel lokal, hingga penyediaan siaran di ruang publik seperti stasiun kereta, terminal, bandara, kantor kecamatan, dan balai desa.

 

TVRI juga tengah mengupayakan penyesuaian parameter modulasi kepada Kementerian Komunikasi dan Digital, serta membentuk tim door to door untuk membantu masyarakat melakukan setting ulang kanal TVRI. Menurut Rika, keberhasilan penyiaran Piala Dunia 2026 sangat ditentukan oleh dukungan anggaran, kolaborasi multipihak, pemanfaatan teknologi transmisi yang stabil, serta tata kelola dan evaluasi yang berkelanjutan.

 

Sementara itu, RRI menyampaikan kesiapan dukungan publikasi melalui siaran audio pertandingan dan berbagai program pendukung sejak pra-pertandingan hingga pasca pertandingan. Adapun LKBN ANTARA menegaskan kesiapan liputan multi-platform berupa teks, foto, video, dan infografis, sekaligus memperkuat kolaborasi pemberitaan nasional bersama TVRI dan RRI. 

 

Tak hanya itu, Dirut LKBN Antara dalam paparan Kolaborasi Strategis ANTARA-TVRI-RRI dalam ‘Liputan & Penyiaran Piala Dunia 2026’: Inspirasi, Daya Saing Sepakbola dan Masyarakat Indonesia menerangkan pihaknya tengah menyiapkan ‘Peluang dan Pelibatan Pimpinan & Anggota Komisi VII” yang apresiatif terhadap sepakbola diundang tampil sebagai komentator tamu pada segmen pra-pertandingan.

 

“Visabilitas kepada jutaan penonton live, Segmen terstruktur: analisis & prediksi, Produksi profesional oleh tim ANTARA, Memperkuat citra wakil rakyat yang dekat publik,” tutur Dirut LKBN Antara. (pun/um)

Berita terkait

TVRI Pegang Hak Siar Piala Dunia 2026, Legilator Dorong Keterbukaan dan Profesionalisme
Industri dan Pembangunan
TVRI Pegang Hak Siar Piala Dunia 2026, Legilator Dorong Keterbukaan dan Profesionalisme
Hendy Munief Sambut Baik TVRI Dapat Hak Siar Piala Dunia 2026: Gerakkan Ekonomi Masyarakat!
Industri dan Pembangunan
Hendy Munief Sambut Baik TVRI Dapat Hak Siar Piala Dunia 2026: Gerakkan Ekonomi Masyarakat!
Dukung Lolos Piala Dunia 2026, Komisi X Apresiasi Road Map Pengembangan Timnas
Kesejahteraan Rakyat
Dukung Lolos Piala Dunia 2026, Komisi X Apresiasi Road Map Pengembangan Timnas
Tags:#Siaran Piala Dunia#Piala Dunia FIFA 2026
Sebelumnya

Gerak Timwas Haji DPR, Pengawasan Dimulai Sejak Jemaah Berangkat dari Tanah Air

Selanjutnya

Nasir Djamil Soroti Peran TI di MA, Jaga Kualitas Putusan & Kepercayaan Publik

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3019)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2943)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3653)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
statistik|RUU Satu Data|RUU Statistik|Sensus Ekonomi|Ekonomi|Digitalisasi|KUHAP|Aspirasi|Lapas|Judol|PPPK|Guru Non ASN|SE Mendikdasmen
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 89%
Angin: 6 km/h