E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
energi|RUU Masyarakat Hukum Adat|Subsidi|Transportasi|pangan|Reses|Duka Cita|UU Pesantren|kecelakaan|media sosial|kejahatan siber|Hari Buruh|may day
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 76%
Angin: 0 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
energi|RUU Masyarakat Hukum Adat|Subsidi|Transportasi|pangan|Reses|Duka Cita|UU Pesantren|kecelakaan|media sosial|kejahatan siber|Hari Buruh|may day
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 76%
Angin: 0 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
energi|RUU Masyarakat Hukum Adat|Subsidi|Transportasi|pangan|Reses|Duka Cita|UU Pesantren|kecelakaan|media sosial|kejahatan siber|Hari Buruh|may day
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 76%
Angin: 0 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Imbauan Lestari Moerdijat kepada Remaja: Jangan Palsukan Usia Saat Daftar Akun Media Sosial

Diterbitkan
Jumat, 8 Mei 2026 09.07 WIB
Bagikan:
Imbauan Lestari Moerdijat kepada Remaja: Jangan Palsukan Usia Saat Daftar Akun Media Sosial

Anggota Komisi X DPR RI, Lestari Moerdijat, saat menjadi pembicara kunci pada acara Lentera 2026, Leadership Training for Generation, Beyond the Limit, Dare to Lead di SMA Labschool Ciracas, Jakarta Timur.|Foto: Ist/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mengajak para remaja untuk tidak memalsukan usia saat mendaftar akun media sosial. Menurutnya, kejujuran dalam mencantumkan data diri merupakan langkah sederhana namun berdampak besar bagi perlindungan diri, sekaligus membantu pemerintah menciptakan ekosistem digital yang aman bagi generasi muda.

 

Hal itu disampaikan Lestari saat menjadi pembicara kunci pada acara  Lentera 2026, Leadership Training for Future Generation, Beyond the Limit, Dare to Lead di SMA Labschool Ciracas, Jakarta Timur, pada Kamis (7/5/2026).

Lihat Juga :

Media Sosial Kantah Jaksel Perlu Lebih Interaktif, Jangan Hanya Etalase Digital

Media Sosial Kantah Jaksel Perlu Lebih Interaktif, Jangan Hanya Etalase Digital

Lestari Moerdijat: Kesehatan Mental Harus Menjadi Bagian dari Kurikulum Nasional

Lestari Moerdijat: Kesehatan Mental Harus Menjadi Bagian dari Kurikulum Nasional

 

"Jangan palsukan umur di akun media sosial. Kalian jujur mengatakan, umur saya masih 15 tahun, sehingga otomatis kalian akan terproteksi. Itu hal sederhana yang bisa dilakukan untuk membangun sistem perlindungan," ujar Rerie, sapaan akrab Lestari dalam keterangan tertulis kepada Parlementaria.

 

Menurut Rerie, dengan mencantumkan usia sebenarnya, para remaja secara otomatis memproteksi diri dari informasi yang tidak seharusnya mereka terima, sekaligus mengurangi risiko menjadi sasaran kejahatan siber (cyber crime).

 

"Yang paling utama adalah kalian membantu Indonesia untuk bisa menciptakan ekosistem yang aman untuk para pemuda," tegas Politisi Fraksi Partai NasDem itu

 

Rerie yang juga Anggota Komisi X DPR RI itu menegaskan bahwa Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak yang membatasi akses konten berdasarkan usia telah diberlakukan sekitar dua bulan lalu.

 

Wakil Ketua MPR RI ini pun meminta para pelajar untuk melaporkan jika masih bisa mengakses konten yang tidak layak meskipun sudah mencantumkan usia asli. Dalam kesempatan yang sama, Rerie juga menjelaskan pentingnya keterbukaan pikiran dan hati dalam berkomunikasi.

 

"Kita harus mau mendengar dan memiliki kemauan mencerna informasi di dalam hati terlebih dahulu sebelum memberi jawaban yang tepat. Jangan mendengar lalu langsung menjawab," pesannya.

 

Sebagai penutup, ia berpesan agar generasi muda membiasakan diri menjadi manusia yang berpikiran dan hati terbuka, bukan menjadi manusia yang mudah ngotot yang biasanya berujung kehancuran. (rdn)

Berita terkait

Media Sosial Kantah Jaksel Perlu Lebih Interaktif, Jangan Hanya Etalase Digital
Politik dan Keamanan
Media Sosial Kantah Jaksel Perlu Lebih Interaktif, Jangan Hanya Etalase Digital
Lestari Moerdijat: Kesehatan Mental Harus Menjadi Bagian dari Kurikulum Nasional
Kesejahteraan Rakyat
Lestari Moerdijat: Kesehatan Mental Harus Menjadi Bagian dari Kurikulum Nasional
Aturan Penyediaan Alat Kontrasepsi Bagi Remaja Jangan Jadi Pintu Masuk Seks Bebas
Kesejahteraan Rakyat
Aturan Penyediaan Alat Kontrasepsi Bagi Remaja Jangan Jadi Pintu Masuk Seks Bebas
Tags:#media sosial#kejahatan siber
Sebelumnya

Baleg Dorong Pengesahan RUU Masyarakat Hukum Adat, Tekankan Kepastian Hukum dan Kearifan Lokal

Selanjutnya

Parlemen Kampus 2026 Resmi Ditutup, Mahasiswa Rasakan Langsung Dinamika Kerja DPR

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(801)
  • Industri dan Pembangunan(2991)
  • Isu Lainnya(1002)
  • Kesejahteraan Rakyat(2898)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3612)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
energi|RUU Masyarakat Hukum Adat|Subsidi|Transportasi|pangan|Reses|Duka Cita|UU Pesantren|kecelakaan|media sosial|kejahatan siber|Hari Buruh|may day
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 76%
Angin: 0 km/h