E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Pendidikan|RUU Masyarakat Adat|PPPK|Rapat Paripurna|Haji|Kesehatan|timwas haji|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 84%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Pendidikan|RUU Masyarakat Adat|PPPK|Rapat Paripurna|Haji|Kesehatan|timwas haji|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 84%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Pendidikan|RUU Masyarakat Adat|PPPK|Rapat Paripurna|Haji|Kesehatan|timwas haji|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 84%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Legislator Minta Pemerintah Kaji Hibah Kapal Induk dari Italia

Diterbitkan
Selasa, 5 Mei 2026 17.04 WIB
Bagikan:
Legislator Minta Pemerintah Kaji Hibah Kapal Induk dari Italia

Anggota Komisi I, DPR RI, TB Hasanuddin.|Foto: Devi/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi I, DPR RI, TB Hasanuddin mendesak adanya kajian lebih lanjut dari rencana Indonesia menerima hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi (C551) dari Italia. Ia mengingatkan bahwa di balik label ‘gratis’, terdapat potensi beban besar yang harus dihitung secara matang oleh pemerintah.


Sebagai informasi, Parlemen Italia pada 28 April 2026 telah menyetujui rencana pemerintahnya untuk menghibahkan kapal induk Giuseppe Garibaldi kepada Indonesia. Langkah itu disebut sebagai upaya memperkuat hubungan bilateral sekaligus menghindari biaya pembongkaran aset yang sudah menua.


“Dalam pengadaan militer ada pepatah yang relevan: tidak ada yang lebih mahal daripada kapal gratis. Karena itu, keputusan ini harus dikaji secara menyeluruh, tidak hanya dilihat dari nilai hibahnya,” kata TB Hasanuddin dalam keterangannya kepada Parlementaria, Selasa (5/5/2026).

Lihat Juga :

Paripurna DPR Setujui Hibah Kapal dari Jepang untuk TNI AL

Paripurna DPR Setujui Hibah Kapal dari Jepang untuk TNI AL

Aher Minta BPN Perkuat Perlindungan Aset Pemerintah dari Mafia Tanah

Aher Minta BPN Perkuat Perlindungan Aset Pemerintah dari Mafia Tanah


Salah satu persoalan utama yang disoroti TB Hasanuddin yaknitingginya biaya pemeliharaan. Berdasarkan laporan analisis pertahanan internasional The National Interest yang dirilis baru-baru ini, Angkatan Laut Italia menghabiskan sekitar 5 juta euro (sekitar Rp 101 Miliar) per tahun untuk merawat kapal tersebut, dan sekitar 19 juta euro (sekitar Rp 387 Miliar) jika dilakukan pembongkaran.


“Angka ini tentu akan menjadi beban baru bagi anggaran pertahanan Indonesia, di luar kebutuhan biaya operasional lainnya,” tuturnya.


Lebih lanjut, TB Hasanuddin menyoroti faktor usia kapal yang sudah mencapai sekitar 40 tahun sejak mulai bertugas pada 1985. Secara umum, kapal perang dirancang dengan masa pakai 30 hingga 40 tahun.


Dalam pandangan Legislator dari Fraksi PDI-Perjuangan tersebut, kapal sudah berada di ujung masa operasionalnya . Kalaupun dilakukan perbaikan, kemungkinan hanya dapat digunakan sekitar 10 tahun ke depan, dengan biaya modernisasi yang tidak kecil. 


Biaya yang dimaksud pun, sambung Anggota Komisi Pertahanan DPR RI itu, mencakup pembaruan radar, sistem komunikasi, persenjataan, pengadaan suku cadang, serta biaya untuk pelatihan kru. “Hal ini berpotensi menambah tekanan terhadap anggaran pertahanan dalam jangka menengah,” sebut purnawirawan TNI itu.


Lebih jauh, TB Hasanuddin juga menyoroti masalah interoperabilitas. Adapun Kapal induk Giuseppe Garibaldi dirancang untuk mengoperasikan pesawat tempur jenis STOVL AV-8B Harrier II, yang tidak sejalan dengan armada pesawat tempur Indonesia saat ini seperti F-16, Sukhoi, maupun Rafale.


Ia pun menilai penggunaan Harrier II memiliki keterbatasan karena hanya digunakan oleh segelintir negara, dan bahkan akan dipensiunkan oleh Amerika Serikat dalam waktu dekat. “Kondisi ini berpotensi menimbulkan kendala dalam jaminan ketersediaan suku cadang dan dukungan logistik,” terangnya.


Terakhir, TB Hasanuddin pun menegaskan agar pemerintah harus berhati-hati dan tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. “Kita harus cermat memastikan bahwa setiap pengadaan alutsista benar-benar sesuai kebutuhan strategis dan berkelanjutan. Jangan sampai terlihat menguntungkan di awal, tetapi justru menjadi beban di kemudian hari,” pungkasnya. (ujm/aha) 

Berita terkait

Paripurna DPR Setujui Hibah Kapal dari Jepang untuk TNI AL
Isu Lainnya
Paripurna DPR Setujui Hibah Kapal dari Jepang untuk TNI AL
Aher Minta BPN Perkuat Perlindungan Aset Pemerintah dari Mafia Tanah
Politik dan Keamanan
Aher Minta BPN Perkuat Perlindungan Aset Pemerintah dari Mafia Tanah
Komisi I DPR RI Setujui Hibah Kapal Patroli Jepang
Politik dan Keamanan
Komisi I DPR RI Setujui Hibah Kapal Patroli Jepang
Tags:#Parlemen#bilateral
Sebelumnya

Jelang Iduladha, Hindun Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Hewan Kurban

Selanjutnya

Empat Dokter Internship Meninggal Diduga Karena Beban Kerja, Legislator Dorong Pembentukan Tim Investigasi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2929)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3642)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Pendidikan|RUU Masyarakat Adat|PPPK|Rapat Paripurna|Haji|Kesehatan|timwas haji|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 84%
Angin: 4 km/h