E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Reses|Starlink|Kesehatan|Pendidikan|industri|Guru|KUHP|RUU Masyarakat Adat|internet|UU ITE|Hantavirus
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 37°C
Lembab: 74%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Reses|Starlink|Kesehatan|Pendidikan|industri|Guru|KUHP|RUU Masyarakat Adat|internet|UU ITE|Hantavirus
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 37°C
Lembab: 74%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Reses|Starlink|Kesehatan|Pendidikan|industri|Guru|KUHP|RUU Masyarakat Adat|internet|UU ITE|Hantavirus
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 37°C
Lembab: 74%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Reses|Starlink|Kesehatan|Pendidikan|industri|Guru|KUHP|RUU Masyarakat Adat|internet|UU ITE|Hantavirus
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 37°C
Lembab: 74%
Angin: 9 km/h
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Dukung Labeling Nutri Level, Upaya Tekan Penyakit Tidak Menular Akibat Konsumsi GGL

Diterbitkan
Kamis, 23 Apr 2026 14.54 WIB
Bagikan:
Dukung Labeling Nutri Level, Upaya Tekan Penyakit Tidak Menular Akibat Konsumsi GGL

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, saat kunjungan kerja reses Komisi IX ke Pekanbaru, Riau.|Foto: Gal/Karisma

PARLEMENTARIA, Pekanbaru – Komisi IX DPR RI memberikan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah yang mewajibkan pencantuman label gizi pada pangan siap saji melalui sistem Nutri Level. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah progresif untuk menekan angka Penyakit Tidak Menular (PTM) yang terus meningkat akibat konsumsi Gula, Garam, dan Lemak (GGL) yang berlebih.

 

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, menyebut kebijakan ini sebagai terobosan penting yang sejalan dengan standar kesehatan di berbagai negara maju.

Lihat Juga :

Kurniasih Dukung Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Tekan Penyakit Katastropik

Kurniasih Dukung Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Tekan Penyakit Katastropik

Darul Siska Minta Pemerintah Edukasi Masyarakat, Bahaya Konsumsi GGL Berlebih

Darul Siska Minta Pemerintah Edukasi Masyarakat, Bahaya Konsumsi GGL Berlebih

 

"Ini terobosan yang dilakukan oleh pemerintah, bukan pertama kali di Indonesia, banyak negara sudah melakukan ini di Singapura, di Amerika Serikat dan beberapa negara lainnya. Ini adalah sesuatu yang harus kita dukung dalam hal upaya pencegahan penyakit tidak menular," kata Charles Honoris kepada Parlementaria saat kunjungan kerja reses Komisi IX ke Pekanbaru, Riau, Rabu (22/4/2026).

 

Penerapan Nutri Level ini diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026. Fokus utamanya adalah memberikan label gizi dan pesan kesehatan pada pangan siap saji, khususnya minuman berpemanis pada usaha skala besar. Charles berharap kehadiran label ini dapat mengubah perilaku konsumsi masyarakat menjadi lebih selektif.

 

"Jadi dengan adanya Nutri Level ini, pemerintah kita harapkan bisa mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi makanan olahan yang lebih sehat. Dan selain dengan labeling, pemerintah juga harus memperbanyak edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang apa yang harus dikonsumsi, yang harus dihindari," tambah Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

 

Meski kebijakan berasal dari Kementerian Kesehatan, Charles menekankan pentingnya peran Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) dalam implementasi teknis dan pengawasan di pasar. Tanpa pengawasan ketat, efektivitas pelabelan tersebut dikhawatirkan tidak akan maksimal.

 

"Dan tanpa adanya gerakan seperti ini, beban bagi kesehatan masyarakat tentu akan bertambah dan kita dukung labeling terhadap makanan yang akan diedarkan di masyarakat. Ini tugas dari Badan POM, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan mengeluarkan kebijakan, Badan POM lah yang nanti akan memberikan label dan juga melakukan pengawasan di lapangan terkait dengan beredarnya pangan olahan, khususnya yang tinggi gula, garam, dan lemak," jelas Charles.

 

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebelumnya menjelaskan bahwa aturan ini merupakan upaya preventif terhadap risiko penyakit seperti obesitas, hipertensi, stroke, hingga diabetes tipe 2. Charles menyepakati bahwa kesadaran masyarakat adalah kunci utama dalam keberhasilan kebijakan ini.

 

"Sehingga masyarakat juga bisa lebih aware, lebih punya kesadaran untuk mengkonsumsi makanan yang redah, gula, garam, dan lemak untuk kesehatan yang lebih baik," pungkasnya. (gal/rdn)

Berita terkait

Kurniasih Dukung Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Tekan Penyakit Katastropik
Kesejahteraan Rakyat
Kurniasih Dukung Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Tekan Penyakit Katastropik
Darul Siska Minta Pemerintah Edukasi Masyarakat, Bahaya Konsumsi GGL Berlebih
Kesejahteraan Rakyat
Darul Siska Minta Pemerintah Edukasi Masyarakat, Bahaya Konsumsi GGL Berlebih
Wacana WFH Satu Hari untuk Tekan Konsumsi BBM Harus Dievaluasi
Industri dan Pembangunan
Wacana WFH Satu Hari untuk Tekan Konsumsi BBM Harus Dievaluasi
Tags:#Kesehatan#Reses
Sebelumnya

Mercy Barends Dorong Optimalisasi Bantuan Hukum bagi Korban Kekerasan Perempuan dan Anak

Selanjutnya

UU PPRT Disahkan, Komisi IX Siap Kawal Aturan Turunan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(813)
  • Industri dan Pembangunan(3008)
  • Isu Lainnya(1004)
  • Kesejahteraan Rakyat(2911)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3622)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI