E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|Daerah|industri|aspirasi|reforma agraria|KUHAP|BUMN|narkotika|Pelecehan seksual|Tenaga Kerja|sampah|plastik|Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
32°C
Terasa: 38°C
Lembab: 64%
Angin: 13 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|Daerah|industri|aspirasi|reforma agraria|KUHAP|BUMN|narkotika|Pelecehan seksual|Tenaga Kerja|sampah|plastik|Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
32°C
Terasa: 38°C
Lembab: 64%
Angin: 13 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|Daerah|industri|aspirasi|reforma agraria|KUHAP|BUMN|narkotika|Pelecehan seksual|Tenaga Kerja|sampah|plastik|Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
32°C
Terasa: 38°C
Lembab: 64%
Angin: 13 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Puan Maharani: Tak Ada Ruang bagi Kekerasan Seksual di Pendidikan Tinggi

Diterbitkan
Jumat, 17 Apr 2026 09.58 WIB
Bagikan:
Puan Maharani: Tak Ada Ruang bagi Kekerasan Seksual di Pendidikan Tinggi

Ketua DPR RI, Puan Maharani dalam sambutannya di giat yang berlangsung di Pustakaloka, Senayan, Jakarta.

PARLEMENTARIA, Jakarta - Ketua DPR RI, Dr. (H.C.) Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi sedikit pun terhadap kekerasan seksual, termasuk di lingkungan pendidikan tinggi. Hal ini disampaikan Puan merespons maraknya kasus yang terjadi belakangan di Fakultas Hukum UI. 

 

Kasus tersebut lantas menjadi sorotan publik setelah dugaan pelecehan seksual verbal dilakukan oleh 16 mahasiswa.

Lihat Juga :

MY Esti: Kasus Pelecehan di FH UI Tak Cukup Dapatkan Sanksi Internal

MY Esti: Kasus Pelecehan di FH UI Tak Cukup Dapatkan Sanksi Internal

Kekerasan Seksual Rambah Kampus Ternama, Legislator: Lingkungan Pendidikan Harus Jadi Ruang Aman

Kekerasan Seksual Rambah Kampus Ternama, Legislator: Lingkungan Pendidikan Harus Jadi Ruang Aman

 

Dalam konteks ini, Puan menekankan bahwa setiap kasus harus ditangani secara tegas dan adil, sekaligus menjadi momentum evaluasi menyeluruh agar praktik serupa tidak terus berulang. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa komitmen untuk menolak kekerasan seksual tidak boleh bersifat parsial. 

 

Di mana pun, tegasnya, baik di ruang publik maupun institusi pendidikan, seluruh pihak harus memiliki sikap yang sama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan berkeadilan.

 

“Tidak boleh ada kekerasan seksual di mana pun. Kita harus terus menolak itu, dan setiap kasus harus diadili secara adil. Dunia pendidikan juga harus berperan memberikan edukasi yang tepat agar semua pihak bisa saling menjaga," kata Puan saat ditemui Parlementaria di Nusantara V, Senayan, Jakarta, Kamis (16/4/2026). 

 

Dalam pandangannya, dunia pendidikan memiliki peran strategis dalam mencegah terjadinya kekerasan seksual. Institusi pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter dan nilai, termasuk penghormatan terhadap sesama.

 

Tak hanya itu, Puan juga menyoroti munculnya berbagai kasus di lingkungan kampus yang belakangan menjadi sorotan publik. Fenomena ini menunjukkan bahwa persoalan kekerasan seksual dan seksisme masih menjadi tantangan nyata, bahkan di lingkungan akademik.

 

“Ini jadi perhatian kita bersama di dunia pendidikan. Harus dievaluasi, semuanya harus dibicarakan secara terbuka, dan tidak boleh ada kekerasan seksual di mana pun," tutur Mantan Menko PMK itu.

 

Terakhir, Pimpinan DPR RI ini juga menegaskan menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh di lingkungan pendidikan tinggi. Setiap kasus harus dijadikan momentum untuk memperbaiki sistem serta memperkuat upaya pencegahan dan penanganan.

 

“Semua harus dievaluasi dan dibicarakan secara terbuka. Yang jelas, tidak boleh ada kekerasan seksual di mana pun," pungkas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini. (ujm/rdn)

Berita terkait

MY Esti: Kasus Pelecehan di FH UI Tak Cukup Dapatkan Sanksi Internal
Kesejahteraan Rakyat
MY Esti: Kasus Pelecehan di FH UI Tak Cukup Dapatkan Sanksi Internal
Kekerasan Seksual Rambah Kampus Ternama, Legislator: Lingkungan Pendidikan Harus Jadi Ruang Aman
Kesejahteraan Rakyat
Kekerasan Seksual Rambah Kampus Ternama, Legislator: Lingkungan Pendidikan Harus Jadi Ruang Aman
Kasus Pelecehan Seksual di UI Jadi Momentum Evaluasi Perguruan Tinggi terkait TPKS
Politik dan Keamanan
Kasus Pelecehan Seksual di UI Jadi Momentum Evaluasi Perguruan Tinggi terkait TPKS
Tags:#Pendidikan#Pelecehan seksual
Sebelumnya

Keadilan dan Kepastian Hukum Harus Jadi Prinsip dalam Penyelesaian Konflik Agraria di Riau

Selanjutnya

Cegah Abuse of Power Aparat, Evaluasi Implementasi KUHAP Baru Penting Dilakukan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(782)
  • Industri dan Pembangunan(2877)
  • Isu Lainnya(984)
  • Kesejahteraan Rakyat(2747)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3467)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Orasi Bintang Orator

https://bit.ly/FormulirLombaOrasiBintangOrator?r=qr

Dampak Konflik AS-ISRAEL VS IRAN

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|Daerah|industri|aspirasi|reforma agraria|KUHAP|BUMN|narkotika|Pelecehan seksual|Tenaga Kerja|sampah|plastik|Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
32°C
Terasa: 38°C
Lembab: 64%
Angin: 13 km/h