E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
TNI|industri|BUMN|reforma agraria|Pendidikan|energi|Kesehatan|migas|tambang|Investasi|aspirasi|Pelecehan seksual|RUU HPI
Jakarta:
Berawan
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 66%
Angin: 12 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
TNI|industri|BUMN|reforma agraria|Pendidikan|energi|Kesehatan|migas|tambang|Investasi|aspirasi|Pelecehan seksual|RUU HPI
Jakarta:
Berawan
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 66%
Angin: 12 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
TNI|industri|BUMN|reforma agraria|Pendidikan|energi|Kesehatan|migas|tambang|Investasi|aspirasi|Pelecehan seksual|RUU HPI
Jakarta:
Berawan
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 66%
Angin: 12 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Jangan Sekadar Pelengkap Status, Pekerja Lokal Harus Duduki Jabatan Strategis Perusahaan Tambang

Diterbitkan
Kamis, 16 Apr 2026 11.57 WIB
Bagikan:
Jangan Sekadar Pelengkap Status, Pekerja Lokal Harus Duduki Jabatan Strategis Perusahaan Tambang

Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya saat Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) ke Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.

PARLEMENTARIA, Kendari - Kehadiran industri pertambangan di Provinsi Sulawesi Tenggara dituntut untuk memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan rakyat. Hal ini menjadi sorotan Komisi XII DPR RI saat Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) ke Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, Rabu (15/4/2026).

 

Sorotan tajam ini didasari fakta di lapangan. Merujuk pada data Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) per April 2024, Provinsi Sulawesi Tenggara berstatus sebagai wilayah dengan sebaran sumber daya dan cadangan nikel paling besar di Indonesia. Dari total cadangan logam nikel nasional yang mencapai 49,26 juta ton, mayoritas kekayaan tersebut tertanam di wilayah Sultra.

Lihat Juga :

Indonesia Masuk ke BOP Jangan Sekadar Simbolik, Harus Berani Evaluasi Jika Keluar dari Tujuan

Indonesia Masuk ke BOP Jangan Sekadar Simbolik, Harus Berani Evaluasi Jika Keluar dari Tujuan

Pelatihan UMKM Jangan Sekadar Seremoni, Harus Berdampak Nyata Peningkatan Usaha

Pelatihan UMKM Jangan Sekadar Seremoni, Harus Berdampak Nyata Peningkatan Usaha

 

"Kami berharap bahwa keberadaan dari perusahaan pertambangan itu betul-betul melibatkan masyarakat setempat sehingga dengan demikian masyarakat mendapatkan manfaatnya. Tadi kami mendapat laporan rata-rata ada yang 70 persen masyarakat lokal, itu bagus," ucap Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya kepada Parlementaria.

 

Senada dengan hal tersebut, Anggota Komisi XII DPR RI, Dipo Nusantara, turut mencecar langsung perwakilan perusahaan swasta terkait kedalaman dan kualitas penyerapan tenaga kerja di lapangan.

 

Dipo secara spesifik mempertanyakan posisi apa saja yang dipercayakan kepada putra-putri daerah. 

 

"Tadi saya tanyakan langsung ke beberapa PT swasta berapa persen tenaga kerja lokal diserap di sini. Mereka bilang kayak di (perusahaan) Jaya Makmur Lestari tadi 77 persen lainnya tenaga asing," paparnya dalam kesempatan yang sama.

 

Ia kemudian menegaskan agar warga lokal tidak sekadar dijadikan pelengkap status. Selain itu kata dia jangan sampai ada ketimpangan antara masifnya angka eksploitasi cadangan nikel dengan realitas infrastruktur di sekitar wilayah tambang.

 

"Saya harap masyarakat di sini merasakan dampaknya. Jangan hanya tanahnya dikeruk dikirim ke pihak luar, tapi di sini saya lihat pembangunannya tidak sebanding dengan yang mereka terima," tegasnya. (ndn/rdn)

Berita terkait

Indonesia Masuk ke BOP Jangan Sekadar Simbolik, Harus Berani Evaluasi Jika Keluar dari Tujuan
Politik dan Keamanan
Indonesia Masuk ke BOP Jangan Sekadar Simbolik, Harus Berani Evaluasi Jika Keluar dari Tujuan
Pelatihan UMKM Jangan Sekadar Seremoni, Harus Berdampak Nyata Peningkatan Usaha
Industri dan Pembangunan
Pelatihan UMKM Jangan Sekadar Seremoni, Harus Berdampak Nyata Peningkatan Usaha
Perusahaan Tambang di Kalbar Harus Perkuat Program CSR
Industri dan Pembangunan
Perusahaan Tambang di Kalbar Harus Perkuat Program CSR
Tags:#tambang
Sebelumnya

Sosialisasi Kode Etik dan TNKB Khusus DPR ke Daerah-Daerah Jadi Hal Krusial

Selanjutnya

Komisi I: Lanud Soewondo Perlu Terobosan untuk Hadapi Ancaman Strategis

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(782)
  • Industri dan Pembangunan(2873)
  • Isu Lainnya(984)
  • Kesejahteraan Rakyat(2736)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3461)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Orasi Bintang Orator

https://bit.ly/FormulirLombaOrasiBintangOrator?r=qr

Dampak Konflik AS-ISRAEL VS IRAN

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
TNI|industri|BUMN|reforma agraria|Pendidikan|energi|Kesehatan|migas|tambang|Investasi|aspirasi|Pelecehan seksual|RUU HPI
Jakarta:
Berawan
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 66%
Angin: 12 km/h