E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 80%
Angin: 2 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 80%
Angin: 2 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 80%
Angin: 2 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Potensi Hutan Belum Maksimal, Perlu Transformasi dan Inovasi

Diterbitkan
Kamis, 2 Apr 2026 13.44 WIB
Bagikan:
Potensi Hutan Belum Maksimal, Perlu Transformasi dan Inovasi

Anggota Komisi IV DPR RI, Endang Setyawati saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI ke Balai Diklat Kehutanan Rumpin, Kabupaten Bogor, Selasa (31/3/2026).

PARLEMENTARIA, Kabupaten Bogor — Anggota Komisi IV DPR RI, Endang Setyawati Thohari, menekankan pentingnya penguatan strategi jangka panjang dalam pengelolaan hutan nasional saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI ke Balai Diklat Kehutanan Rumpin, Kabupaten Bogor, Selasa (31/3/2026).


Dalam kegiatan bertajuk “Temu Penyuluh Kehutanan dan Kelompok Tani Hutan”, Endang menyampaikan bahwa transformasi kelembagaan dari Badan Latihan Kehutanan (BLK) menjadi Badan Pengembangan SDM dinilai sangat strategis, terutama dalam menghubungkan hasil riset dengan implementasi di masyarakat.


“Badan SDM ini seharusnya menjadi satu kesatuan dengan badan penelitian dan pengembangan, karena merekalah yang bertugas mensosialisasikan hasil-hasil penelitian kepada masyarakat,” ujar Endang.

Lihat Juga :

Tumpang Tindih Kewenangan dan Minim Inovasi, Pemerintah Perlu Selamatkan Cagar Budaya Inovasi

Tumpang Tindih Kewenangan dan Minim Inovasi, Pemerintah Perlu Selamatkan Cagar Budaya Inovasi

Tingkatkan Potensi Pariwisata, Perlu Solusi Berkeadilan Penataan Kawasan Hutan di Pulau Bunaken dan Manado Tua

Tingkatkan Potensi Pariwisata, Perlu Solusi Berkeadilan Penataan Kawasan Hutan di Pulau Bunaken dan Manado Tua


Ia juga menyoroti bahwa berbagai inovasi teknologi kehutanan yang telah dihasilkan selama ini belum sepenuhnya dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat. “Inovasi teknologi yang kita miliki sering kali tidak dikembangkan untuk masyarakat. Contohnya ada pengembangan sereh, madu, dan jamur, tetapi belum tersosialisasi secara umum,” tambahnya.


Menurut Endang, potensi hasil hutan non-kayu seperti rempah-rempah dan produk turunan lainnya masih sangat besar untuk meningkatkan kesejahteraan petani hutan. Ia mencontohkan pemanfaatan rempah Indonesia yang digunakan dalam industri kosmetik global, namun belum diangkat sebagai identitas nasional.


“Rempah-rempah kita digunakan dalam produk kosmetik dunia, tetapi tidak pernah disebutkan berasal dari Indonesia. Ini yang harus kita dorong dan populerkan,” tegasnya.


Selain itu, Endang mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian hutan dan tidak mengalihfungsikan secara sembarangan menjadi lahan pangan, mengingat adanya konsep agroecological zone. “Tanaman hutan tidak boleh dibabat begitu saja. Hutan berfungsi penting untuk mencegah erosi dan longsor. Ini harus dijaga dan dikembangkan,” ujarnya.


Ia juga mengungkapkan potensi tanaman hutan seperti picung atau keluwak adalah buah dari tanaman hutan yang bisa dikembangkan jadi bahan pengawet makanan, contohnya masakan rawon yang menjadi khas Jawa Timur. (rni/aha)

Berita terkait

Tumpang Tindih Kewenangan dan Minim Inovasi, Pemerintah Perlu Selamatkan Cagar Budaya Inovasi
Kesejahteraan Rakyat
Tumpang Tindih Kewenangan dan Minim Inovasi, Pemerintah Perlu Selamatkan Cagar Budaya Inovasi
Tingkatkan Potensi Pariwisata, Perlu Solusi Berkeadilan Penataan Kawasan Hutan di Pulau Bunaken dan Manado Tua
Kesejahteraan Rakyat
Tingkatkan Potensi Pariwisata, Perlu Solusi Berkeadilan Penataan Kawasan Hutan di Pulau Bunaken dan Manado Tua
Aria Bima Apresiasi Kinerja, Inovasi, dan Transformasi Digital Kota Sukabumi
Politik dan Keamanan
Aria Bima Apresiasi Kinerja, Inovasi, dan Transformasi Digital Kota Sukabumi
Sebelumnya

Fokus Pembangunan SDM, Satu Data Indonesia Jadi Acuan Kebijakan Nasional

Selanjutnya

Stasiun Geofisika Bandung Memitigasi Bencana, Antisipasi Kemarau 2026

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(764)
  • Industri dan Pembangunan(2750)
  • Isu Lainnya(984)
  • Kesejahteraan Rakyat(2624)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3293)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 80%
Angin: 2 km/h