
Anggota Komisi VI DPR RI Khilmi.
PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi VI DPR RI Khilmi mengapresiasi kinerja dan transformasi bisnis yang dilakukan manajemen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Ia menyatakan kinerja SIG di bawah manajemen baru menunjukkan peningkatan signifikan, terutama di tengah ketatnya persaingan industri semen nasional.
“Kinerja penjualan, khususnya pada semester kedua, mengalami peningkatan hingga 19,9 persen. Ini capaian yang patut diapresiasi di tengah kompetisi industri semen yang semakin ketat,” ujar Khilmi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (1/4/2026).
Ia juga menilai langkah transformasi bisnis yang dilakukan perusahaan, termasuk penguatan peran subholding di berbagai wilayah, telah memberikan dampak positif terhadap efisiensi operasional. Terutama dalam menekan biaya distribusi.
Selain itu, Khilmi menyoroti potensi optimalisasi aset perusahaan berupa lahan yang belum dimanfaatkan. Ia mendorong agar aset tersebut dapat digunakan untuk mendukung program pembangunan tiga juta rumah yang dicanangkan pemerintah.
Menurutnya, pemanfaatan lahan milik BUMN, termasuk SIG, dapat menjadi solusi atas keterbatasan lahan di kawasan perkotaan sekaligus membantu penyediaan hunian terjangkau bagi masyarakat. “Kami berharap ada dukungan dari Komisi VI untuk mendorong agar lahan-lahan tidak terpakai milik SIG dapat dimanfaatkan dalam program tiga juta rumah,” katanya.
Khilmi menilai, dengan pemanfaatan lahan tersebut, pemerintah berpotensi menyediakan rumah dengan harga yang lebih terjangkau, khususnya bagi masyarakat dengan tingkat pendapatan yang masih terbatas.
Lebih lanjut, ia juga mengapresiasi penunjukan jajaran direksi dan manajemen subholding yang dinilai mampu menunjukkan kinerja positif dalam waktu relatif singkat. Transformasi bisnis yang dilakukan disebut telah memperbaiki fundamental perusahaan secara signifikan.
“Perubahan yang dilakukan sangat terasa, bahkan dalam waktu kurang dari satu tahun. Ini menunjukkan arah transformasi yang tepat,” ujarnya.
Khilmi turut menilai adanya perbaikan dalam komunikasi perusahaan dengan para pemangku kepentingan, termasuk distributor dan jaringan ritel, yang dinilai berkontribusi terhadap kinerja positif perusahaan.
Meski demikian, ia mengingatkan manajemen SIG untuk tetap fokus menjalankan transformasi bisnis serta melakukan mitigasi terhadap berbagai tantangan, baik global maupun domestik, termasuk dampak dinamika geopolitik. (hal/aha)