E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Guru|Sensus Ekonomi|RUU Migas|RAPBN 2027|Dosen|Kesejahteraan Guru|kesejahteraan dosen|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|BUMN|NTB|hakim agung|hakim adhoc
Jakarta:
Berawan
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 58%
Angin: 10 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Guru|Sensus Ekonomi|RUU Migas|RAPBN 2027|Dosen|Kesejahteraan Guru|kesejahteraan dosen|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|BUMN|NTB|hakim agung|hakim adhoc
Jakarta:
Berawan
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 58%
Angin: 10 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Guru|Sensus Ekonomi|RUU Migas|RAPBN 2027|Dosen|Kesejahteraan Guru|kesejahteraan dosen|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|BUMN|NTB|hakim agung|hakim adhoc
Jakarta:
Berawan
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 58%
Angin: 10 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Benny K. Harman: Negara Harus Usut Tuntas Kasus Kekerasan Aktivis

Diterbitkan
Rabu, 1 Apr 2026 10.05 WIB
Bagikan:
Benny K. Harman: Negara Harus Usut Tuntas Kasus Kekerasan Aktivis

Anggota Komisi III DPR RI, Benny Kabur Harman, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Ruang Rapat Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/3/2026).|Foto: Septamares/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI Benny Kabur Harman menegaskan negara tidak boleh kalah untuk mengusut tuntas tindakan kekerasan terhadap aktivis, termasuk kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis Andrie Yunus. Pasalnya, peristiwa tersebut menjadi ujian bagi penegakan hukum sekaligus komitmen negara dalam melindungi warga negaranya.

Ia mendesak aparat penegak hukum agar menunjukkan sikap tegas dan tidak ragu saat mengusut kasus tersebut hingga tuntas. Baginya, setiap bentuk kekerasan, terlebih terhadap aktivis, tidak boleh dibiarkan tanpa penanganan yang serius dan menyeluruh.

“Negara tidak boleh kalah oleh tindakan kekerasan. Hukum harus ditegakkan secara tegas dan adil, apalagi ini menyangkut keselamatan warga negara,” ujar Benny saat diwawancarai oleh Parlementaria di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Lebih lanjut, tekannya, kasus ini tidak hanya berkaitan dengan tindak pidana semata, tetapi juga menyangkut perlindungan terhadap ruang demokrasi. Apalagi, dirinya menilai aktivis berperan penting untuk menyampaikan aspirasi dan mengawasi jalannya pemerintahan sehingga negara wajib memastikan keamanan mereka.

“Kekerasan terhadap aktivis adalah ancaman terhadap demokrasi. Negara harus hadir memberikan perlindungan dan memastikan kejadian seperti ini tidak terulang,” tegasnya.

Ia pun menekankan proses penegakan hukum harus dilakukan secara profesional dan transparan supaya mampu memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi korban. Jika terjadi kegagalan dalam menangani kasus ini, ungkapnya, bisa berdampak pada menurunnya kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

“Masyarakat menunggu kejelasan. Karena itu, aparat harus bekerja secara terbuka, profesional, dan tidak boleh ada yang ditutup-tutupi,” ujar legislator dapil NTT I itu.

Komisi III DPR, lanjut Benny, akan terus mengawal penanganan kasus tersebut melalui fungsi pengawasan yang dimiliki. Ia juga akan memastikan Komisi III DPR konsisten mendorong agar aparat penegak hukum bekerja secara maksimal dalam mengungkap seluruh fakta yang ada.

“Kami akan terus mengawasi agar penanganan kasus ini berjalan serius dan tuntas. Negara harus menunjukkan kehadirannya dalam menegakkan hukum dan melindungi warganya,” pungkasnya. (fa/um)

Berita terkait

Kasus Kekerasan Seksual, Polri Harus Jemput Bola dan Benahi Sistem Layanan Kesehatan
Politik dan Keamanan
Kasus Kekerasan Seksual, Polri Harus Jemput Bola dan Benahi Sistem Layanan Kesehatan
Benny K. Harman Minta Negara Serius Garap Kratom sebagai Komoditas Strategis
Politik dan Keamanan
Benny K. Harman Minta Negara Serius Garap Kratom sebagai Komoditas Strategis
Diduga Libatkan Aparat, Komisi VIII Dorong Usut Tuntas Kasus Kekerasan terhadap Afif Maulana
Kesejahteraan Rakyat
Diduga Libatkan Aparat, Komisi VIII Dorong Usut Tuntas Kasus Kekerasan terhadap Afif Maulana
Sebelumnya

Ujang Bey Berharap Kepala OIKN Juga Terapkan Sistem Penghematan Energi

Selanjutnya

Dewi Juliani Soroti Perlindungan Hak Asuh Anak Perkawinan Campuran Saat Bahas RUU Hukum Perdata Internasional

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1071)
  • Industri dan Pembangunan(3736)
  • Isu Lainnya(1058)
  • Kesejahteraan Rakyat(3723)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4612)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Sidang Tahunan MPR RI Sidang Bersama DPR RI & DPD RI Rapat Paripurna DPR RI
Majalah Parlementaria Edisi 258
Parja
Parja
MAKLUMAT PELAYANAN

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Guru|Sensus Ekonomi|RUU Migas|RAPBN 2027|Dosen|Kesejahteraan Guru|kesejahteraan dosen|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|BUMN|NTB|hakim agung|hakim adhoc
Jakarta:
Berawan
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 58%
Angin: 10 km/h