E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Komisi IX Dorong Pengawasan THR dan Perlindungan Pekerja di Batang

Diterbitkan
Senin, 16 Feb 2026 09.16 WIB
Bagikan:
Komisi IX Dorong Pengawasan THR dan Perlindungan Pekerja di Batang

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, saat memimpin pertemuan Tim Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI dengan Kementerian Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan, Sekretaris Daerah Kabupaten Batang, serta jajaran PT.

PARLEMENTARIA, Batang – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menegaskan pentingnya pengawasan ketenagakerjaan, khususnya terkait kesiapan industri dalam menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2026. Hal itu disampaikan Charles saat memimpin pertemuan Tim Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI dengan Kementerian Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan, Sekretaris Daerah Kabupaten Batang, serta jajaran PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jawa Tengah, di Kabupaten Batang, Kamis (12/2/2026).

Charles menyampaikan bahwa kehadiran Komisi IX DPR RI bertujuan memperoleh informasi langsung mengenai kebijakan pemerintah di bidang ketenagakerjaan, termasuk perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan serta kinerja BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, pihaknya juga ingin mengetahui realisasi program dan anggaran yang bersumber dari APBN yang dilaksanakan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Ketenagakerjaan RI, di Kabupaten Batang.

“Kehadiran kami di Kabupaten Batang ini ingin mengetahui secara langsung tentang kebijakan pemerintah dalam bidang ketenagakerjaan, khususnya terkait pengawasan kesiapan industri dalam penyaluran THR bagi pekerja/buruh tahun 2026, kebijakan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, serta melihat kinerja BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Charles.

Ia menyoroti masih tingginya angka pengaduan terkait pembayaran THR pada tahun 2025. Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan RI, tercatat 2.295 pengaduan terkait pembayaran THR dengan 1.467 perusahaan yang diadukan. Aduan tersebut meliputi THR terlambat dibayar, dibayarkan tidak sesuai ketentuan, hingga belum dibayarkan sama sekali.

“Jumlah aduan yang paling mendominasi adalah soal THR yang belum dibayarkan, yakni sebanyak 1.382 aduan. Selain itu, terdapat 446 aduan soal keterlambatan pembayaran dan 467 aduan terkait pembayaran yang tidak sesuai ketentuan,” terangnya.

Charles yang merupakan anggota Fraksi PDI-Perjuangan menambahkan, selain pengaduan, Kementerian Ketenagakerjaan juga menerima 1.673 konsultasi masyarakat terkait pembayaran THR dan Bonus Hari Raya (BHR) keagamaan pada periode 12–30 Maret 2025. Dari jumlah tersebut, 1.610 konsultasi terkait THR dan 63 lainnya mengenai BmTHR.

Di tingkat Provinsi Jawa Tengah, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah mencatat 196 aduan THR serta 48 aduan terkait BHR, terutama dari pekerja di perusahaan aplikator. Sebanyak 143 perusahaan dilaporkan, termasuk dua perusahaan yang telah pailit, salah satunya PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex). Aduan berasal dari berbagai sektor, didominasi sektor manufaktur sebanyak 145 perusahaan, disusul sektor pendidikan, rumah sakit atau klinik, serta instansi pemerintah.

Charles menegaskan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016, perusahaan yang tidak membayarkan THR hingga H-6 sebelum hari raya akan dikenakan denda sebesar 5 persen dari total THR yang wajib dibayarkan. Namun, denda tersebut tidak menghapus kewajiban perusahaan untuk tetap membayarkan THR kepada pekerja.

Selain denda, perusahaan juga dapat dikenakan sanksi administratif secara bertahap, mulai dari teguran tertulis, pembatasan kegiatan usaha, penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi, hingga pembekuan kegiatan usaha.

“Kegiatan pengawasan ini menjadi sangat penting guna memastikan bahwa seluruh pekerja/buruh menerima haknya secara adil dan transparan,” tegas Charles.

Melalui kunjungan kerja ini, Komisi IX DPR RI berharap pengawasan dan penegakan aturan ketenagakerjaan dapat diperkuat sehingga perlindungan terhadap pekerja semakin optimal dan hak-hak normatif buruh dapat terpenuhi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. •afr/aha

Berita terkait

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Pasar Modern BSD Terlindungi BPJS
Kesejahteraan Rakyat
Komisi IX DPR Dorong Pekerja Pasar Modern BSD Terlindungi BPJS
Komisi IX DPR RI Dorong Pekerja Pasar Modern BSD Terlindungi BPJS
Kesejahteraan Rakyat
Komisi IX DPR RI Dorong Pekerja Pasar Modern BSD Terlindungi BPJS
Komisi IX Dorong Penguatan Transformasi Kesehatan dan Ketenagakerjaan di Sulawesi Selatan
Kesejahteraan Rakyat
Komisi IX Dorong Penguatan Transformasi Kesehatan dan Ketenagakerjaan di Sulawesi Selatan
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi IX
Sebelumnya

Jelang Ramadan, Pemulihan Listrik di Aceh Berjalan Optimal

Selanjutnya

Tingginya Penerbangan ke Bali Membutuhkan Langkah Konkret Pemerintah, Jangan Tunggu Lama!

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(758)
  • Industri dan Pembangunan(2695)
  • Isu Lainnya(981)
  • Kesejahteraan Rakyat(2576)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3195)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Dampak penutupan selat hormus

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 4 km/h