E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 78%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 78%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 78%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

‘Board of Peace’ Jadi Opsi Diplomasi Indonesia untuk Gaza

Diterbitkan
Jumat, 30 Jan 2026 10.54 WIB
Bagikan:
‘Board of Peace’ Jadi Opsi Diplomasi Indonesia untuk Gaza

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta dalam diskusi bertajuk ‘Indonesia Join Board of Peace: Untung atau Buntung?’ yang digelar di Antara Heritage Center, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026). Foto :.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menilai keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BOP) berpotensi membuka jalur diplomasi alternatif di tengah kebuntuan penyelesaian konflik dan krisis kemanusiaan di Gaza. Hal tersebut disampaikannya dalam diskusi bertajuk ‘Indonesia Join Board of Peace: Untung atau Buntung?’ yang digelar di Antara Heritage Center, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).

Sukamta menjelaskan bahwa situasi di Gaza saat ini memerlukan berbagai upaya diplomatik untuk mengurangi penderitaan warga sipil. Menurutnya, BOP memiliki karakter sebagai forum politik non-permanen yang berbasis soft power, bersifat cair, serta bukan lembaga resmi maupun aliansi militer, dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Board of Peace dapat dipahami sebagai platform koordinasi politik global untuk membuka ruang dialog, termasuk terkait Gaza. Keikutsertaan negara tidak otomatis mengikat pada operasi militer atau langkah koersif lainnya,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima Parlementaria, Kamis (29/1/2026).

Ia menambahkan, langkah yang dinilai paling mendesak saat ini adalah penghentian kekerasan, penghentian pemboman, serta pembukaan koridor bantuan kemanusiaan internasional ke Gaza guna menekan jumlah korban sipil.

Sukamta juga menilai BOP dapat menjadi jalur legal dan politik alternatif ketika mekanisme multilateral, seperti Dewan Keamanan PBB, menghadapi kebuntuan akibat veto dan polarisasi geopolitik. Forum tersebut dinilainya membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi negara-negara Global South, termasuk negara mayoritas Muslim dan anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Bagi Indonesia, keterlibatan dalam BOP dipandang sebagai peluang untuk menyampaikan isu kemanusiaan dan keadilan internasional di Gaza pada tingkat global. Menurutnya, Indonesia memiliki fleksibilitas dalam menentukan peran, mulai dari pra-diplomasi, fasilitasi kemanusiaan, penguatan hukum internasional, hingga kontribusi penjaga perdamaian non-tempur.

“Tidak ada kewajiban mengirim pasukan. Peran Indonesia dapat difokuskan pada aspek kemanusiaan dan perlindungan warga sipil,” jelasnya.

Terkait rekonstruksi Gaza, Sukamta menyampaikan bahwa hingga saat ini BOP belum memiliki rancangan final. Kerangka yang berkembang mencakup rekonstruksi infrastruktur sipil, pemulihan tata kelola sementara, jaminan keamanan pasca konflik, akses kemanusiaan jangka panjang, serta pendanaan multilateral. •bit/gal

Berita terkait

BKSAP Gelar Konferensi Pemuda Indonesia untuk Gaza-Palestina di Gedung Merdeka
Populer
BKSAP Gelar Konferensi Pemuda Indonesia untuk Gaza-Palestina di Gedung Merdeka
Kemitraan Indonesia-Tuvalu Jadi Opsi Hadapi Isu Perubahan Iklim dan Konektivitas Regional
Politik dan Keamanan
Kemitraan Indonesia-Tuvalu Jadi Opsi Hadapi Isu Perubahan Iklim dan Konektivitas Regional
Parlemen Jadi Penggerak Diplomasi Indonesia-Afrika
Politik dan Keamanan
Parlemen Jadi Penggerak Diplomasi Indonesia-Afrika
Tags:#Komisi I#Seputar Parlemen
Sebelumnya

BURT Apresiasi Standar Layanan RS Siloam Surabaya

Selanjutnya

Yulius Setiarto Soroti Urgensi Penguatan Pertahanan Udara di Lanud Supadio

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 78%
Angin: 4 km/h