E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|Kesehatan|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS|UU ITE|Judi Online|Sumatra|PTS
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 58%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|Kesehatan|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS|UU ITE|Judi Online|Sumatra|PTS
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 58%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|Kesehatan|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS|UU ITE|Judi Online|Sumatra|PTS
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 58%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Syarif Fasha Ingatkan Pertamina Hulu Antisipasi Konflik Lahan Saat Peningkatan Lifting

Diterbitkan
Senin, 26 Jan 2026 16.19 WIB
Bagikan:
Syarif Fasha Ingatkan Pertamina Hulu Antisipasi Konflik Lahan Saat Peningkatan Lifting

Anggota Komisi XII DPR RI, Syarif Fasha saat Kunjungan Kerja Spesifik di Tarakan, Kalimantan Utara, Jumat (23/1/2026). Foto: Yoga/Mahendra.

PARLEMENTARIA, Tarakan — Anggota Komisi XII DPR RI, Syarif Fasha, menyampaikan optimismenya terhadap rencana peningkatan produksi minyak oleh PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI). Hal itu disampaikan dalam forum diskusi kelompok terarah (FGD) antara Komisi XII DPR RI dan PT Pertamina Hulu Indonesia yang membahas kegiatan eksplorasi dan eksploitasi migas.

Dalam pertemuan tersebut, PHI menyampaikan bahwa saat ini lifting minyak berada di kisaran 5.000 barel per hari (barrel per day/bpd) dan dalam waktu dekat diproyeksikan meningkat sekitar 5.000 bpd, sehingga total produksi dapat melampaui 10.000 bpd.

“Ini tentu informasi yang menyejukkan. Peningkatan lifting seperti ini pasti akan disambut baik oleh Kementerian ESDM, pemerintah, dan tentu juga Bapak Presiden,” ujar Syarif Fasha.

Meski demikian, Komisi XII DPR RI mengingatkan agar rencana peningkatan lifting tersebut diiringi dengan pengelolaan konsesi lahan yang tertib dan transparan, guna mencegah potensi konflik dengan masyarakat. Menurut Syarif, pengalaman di lapangan menunjukkan bahwa persoalan tumpang tindih lahan kerap menjadi sumber gesekan antara perusahaan dan warga.

“Kami mengingatkan Pertamina Hulu Indonesia agar mendata dan menginventarisasi secara jelas wilayah konsesi yang akan dieksplorasi. Peta konsesi tersebut harus diserahkan kepada BPN agar penataan sertifikat tanah bisa dilakukan dengan baik,” jelasnya.

Ia menambahkan, dengan adanya peta konsesi yang jelas, Badan Pertanahan Nasional (BPN) dapat menahan sementara proses penerbitan sertifikat kepemilikan masyarakat yang berada di dalam wilayah konsesi Pertamina, hingga terdapat kejelasan lebih lanjut. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah munculnya persoalan administrasi di kemudian hari.

“Tidak semua BPN memegang data peta konsesi Pertamina. Karena itu, peta ini menjadi sangat penting. Jika ternyata ada sertifikat yang sudah terbit namun berada di wilayah konsesi Pertamina, maka akan dibuat zonasi dan dicarikan solusi terbaik,” kata Syarif.

Ia menegaskan bahwa pengelolaan administrasi pertanahan harus dilakukan secara hati-hati agar tidak merugikan masyarakat. “Jangan sampai rakyat atau masyarakat teraniaya hanya karena persoalan administrasi,” pungkasnya.

Komisi XII berharap, dengan koordinasi yang baik antara Pertamina Hulu Indonesia, BPN, dan pemerintah daerah, peningkatan produksi migas nasional dapat berjalan seiring dengan perlindungan hak-hak masyarakat serta terciptanya kepastian hukum di bidang pertanahan. •ya/aha

Berita terkait

Syarif Fasha Ingatkan National Hospital Surabaya Perkuat Pelayanan Administrasi Kesehatan Publik
Kesejahteraan Rakyat
Syarif Fasha Ingatkan National Hospital Surabaya Perkuat Pelayanan Administrasi Kesehatan Publik
Jelang Arus Mudik, Deddy Sitorus Ingatkan Pertamina Antisipasi Antrean Panjang di SPBU
Industri dan Pembangunan
Jelang Arus Mudik, Deddy Sitorus Ingatkan Pertamina Antisipasi Antrean Panjang di SPBU
Jelang Nataru, Komisi VI Minta Pertamina Antisipasi Peningkatan Konsumsi BBM
Industri dan Pembangunan
Jelang Nataru, Komisi VI Minta Pertamina Antisipasi Peningkatan Konsumsi BBM
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi XII
Sebelumnya

Legislator Soroti Impor Bawang Putih: Swasembada Sebuah Keharusan

Selanjutnya

Musa Rajekshah: DPR RI Akan Tindaklanjuti Aspirasi Pendamping Desa Sumut

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(934)
  • Industri dan Pembangunan(3345)
  • Isu Lainnya(1024)
  • Kesejahteraan Rakyat(3346)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4080)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|Kesehatan|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS|UU ITE|Judi Online|Sumatra|PTS
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 58%
Angin: 4 km/h