E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 73%
Angin: 7 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 73%
Angin: 7 km/h
/
/
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 73%
Angin: 7 km/h
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Revitalisasi RSUD Raja Ampat Lamban, Irma Suryani: Kemenkes Jangan Lalai!

Diterbitkan
Selasa, 20 Jan 2026 09.32 WIB
Bagikan:
Revitalisasi RSUD Raja Ampat Lamban, Irma Suryani: Kemenkes Jangan Lalai!

Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Kementerian Kesehatan, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, (19/01/2026). Foto : Alya/Andri.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani menyoroti lambannya Penyelesaian Revitalisasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ampat yang tengah ditingkatkan menjadi Rumah Sakit Kelas C melalui program Kementerian Kesehatan. Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung pada terhambatnya akses layanan kesehatan bagi masyarakat setempat.

Politisi dari Fraksi Partai Nasdem itu mengungkapkan bahwa Komisi IX DPR RI telah meninjau langsung kondisi rumah sakit tersebut pada masa reses sebelumnya. Dari hasil kunjungan itu, ia menilai masih banyak persoalan serius dalam proses pembangunan yang seharusnya menjadi perhatian pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kesehatan.

“Pada masa reses kemarin kita sudah bicara soal rumah sakit yang di Raja Ampat. Walaupun sampai hari ini progresnya sudah 80,2 persen, tapi menurut saya masih perlu adanya pendampingan terkait pembangunan dan penyelesaian rumah sakit ini,” ujar Irma dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi IX DPR RI dengan Kementerian Kesehatan, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, (19/01/2026).

Menurutnya, pendampingan dari Kementerian Kesehatan menjadi krusial agar proyek strategis di daerah tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari. Ia mengingatkan agar kasus serupa yang pernah terjadi di daerah lain tidak kembali terulang.

“Karena jangan sampai nanti side efek atau efek negatifnya sama dengan yang kejadian di Kolaka (Sulawesi Tenggara). Ini perlu menjadi perhatian dari Kementerian Kesehatan. Sekali lagi, jangan lalai untuk melakukan pendampingan ke daerah terkait dengan pembangunan rumah sakit,” tegasnya.

Irma juga mengungkapkan keterkejutannya saat melihat langsung kondisi di lapangan. Ia menilai ketidakteraturan dalam pembangunan tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan dan pendampingan, baik dari pemerintah daerah maupun Kementerian Kesehatan.

“Kita kemarin ke sana dan kaget melihat kondisi yang berantakan seperti itu, kaget saja gitu, kok bisa gitu ya. Pemerintah daerah dan Kementerian Kesehatannya menurut kami lalai,” katanya.

Ia menegaskan bahwa keterlambatan dan ketidaksiapan pembangunan rumah sakit tidak boleh kembali terjadi, mengingat kebutuhan layanan kesehatan masyarakat di daerah terpencil seperti Raja Ampat sangat mendesak.

“Ini nggak boleh terjadi lagi nih Pak. Perlu pendampingan secara komprehensif dari Kementerian Kesehatan terkait dengan pembangunan-pembangunan rumah sakit di daerah,” pungkas Irma. •rr/rdn

Berita terkait

Tutup Izin Perusahaan Tambang di Raja Ampat, Mufti Anam: Jangan Jadi Manuver Sesaat
Industri dan Pembangunan
Tutup Izin Perusahaan Tambang di Raja Ampat, Mufti Anam: Jangan Jadi Manuver Sesaat
Jangan Korbankan Raja Ampat Demi Hilirisasi Nikel yang Merusak
Populer
Jangan Korbankan Raja Ampat Demi Hilirisasi Nikel yang Merusak
Pertambangan di Raja Ampat Harus Dikaji Ulang, Jangan Ganggu Pariwisata dan Warga
Populer
Pertambangan di Raja Ampat Harus Dikaji Ulang, Jangan Ganggu Pariwisata dan Warga
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi IX
Sebelumnya

KUHP dan KUHAP Baru Perlu Penguatan Sosialisasi Serta Akses Layanan Hukum

Selanjutnya

Legislator Apresiasi Kontribusi dan Kinerja PT Vale Indonesia

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(758)
  • Industri dan Pembangunan(2695)
  • Isu Lainnya(981)
  • Kesejahteraan Rakyat(2576)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3195)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Dampak penutupan selat hormus

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 73%
Angin: 7 km/h