E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|Kesehatan|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS|UU ITE|Judi Online|Sumatra|PTS
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 58%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|Kesehatan|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS|UU ITE|Judi Online|Sumatra|PTS
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 58%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|Kesehatan|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS|UU ITE|Judi Online|Sumatra|PTS
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 58%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Akselerasi Program MBG, DPR Minta Pemerintah Atasi Keterbatasan Ahli Gizi

Diterbitkan
Kamis, 13 Nov 2025 13.24 WIB
Bagikan:
Akselerasi Program MBG, DPR Minta Pemerintah Atasi Keterbatasan Ahli Gizi

Anggota Komisi IX DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa dalam RDP di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (12/11/2025). Foto : Faiz/Andri.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa, menyoroti persoalan kekurangan tenaga profesional di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menghambat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Ia menekankan perlunya solusi fleksibel agar operasional SPPG tidak terhenti hanya karena keterbatasan sumber daya manusia, khususnya sarjana gizi dan akuntansi. “Sekarang ini banyak mitra SPPG yang kesulitan mencari sarjana gizi dan ahli akutansi. Tidak mungkin program berhenti hanya karena tenaga itu tidak tersedia,” ujar Neng dalam RDP di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (12/11/2025). 

Legislator dari Fraksi PKB tersebut mengusulkan agar pemerintah memberikan fleksibilitas dalam pemenuhan kebutuhan tenaga profesional di program SMPG. Menurutnya, lulusan dari bidang yang masih berkaitan seharusnya dapat mengisi posisi yang dibutuhkan, asalkan kualitasnya tetap dijaga melalui mekanisme sertifikasi resmi. 

Ia mencontohkan, posisi akuntansi dapat diisi oleh sarjana ekonomi, sedangkan posisi gizi bisa diisi oleh lulusan kesehatan yang relevan, dengan ketentuan harus mengikuti sertifikasi bersama Badan Standardisasi Nasional (BSN). 

“Kalau sarjana akuntansi tidak ada, bisa digantikan oleh sarjana ekonomi. Kalau sarjana gizi tidak tersedia, bisa dari bidang kesehatan yang relevan, tetapi perlu disertifikasi bersama Badan Standardisasi Nasional (BSN),” jelasnya.

Menurutnya, pendekatan ini penting untuk menjamin keberlanjutan SPPG yang berperan besar dalam memperkuat ketahanan pangan dan memperluas lapangan kerja masyarakat di berbagai daerah. 

Terakhir, juga menegaskan bahwa fleksibilitas ini tidak berarti menurunkan kualitas program, melainkan bentuk adaptasi terhadap kondisi nyata di lapangan.

“Kita harus realistis. Banyak daerah yang tidak memiliki cukup sarjana gizi, sementara kegiatan MBG terus berjalan dan masyarakat menunggu manfaatnya,” pungkasnya. •ujm/aha

Berita terkait

Komisi VII Minta Pemerintah Perluas Keterlibatan UMKM dalam Program MBG
Industri dan Pembangunan
Komisi VII Minta Pemerintah Perluas Keterlibatan UMKM dalam Program MBG
DPR Minta Pemerintah Siapkan Langkah Atasi Lonjakan Covid-19 Jelang Nataru
Kesejahteraan Rakyat
DPR Minta Pemerintah Siapkan Langkah Atasi Lonjakan Covid-19 Jelang Nataru
Nurhadi Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel
Kesejahteraan Rakyat
Nurhadi Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi IX
Sebelumnya

Hadiri Forum Parlemen Negara Middle Power, Puan Bicara Soal Peacebuilding di Palestina dan Sudan

Selanjutnya

Habib Idrus Soroti Pembiayaan Syariah dan Akses UMKM yang Belum Optimal

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(934)
  • Industri dan Pembangunan(3345)
  • Isu Lainnya(1024)
  • Kesejahteraan Rakyat(3346)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4080)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|Kesehatan|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS|UU ITE|Judi Online|Sumatra|PTS
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 58%
Angin: 4 km/h