E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Adrianus Asia Sidot Tekankan Pentingnya Tata Kelola Kratom dan Arwana untuk Kalbar

Diterbitkan
Jumat, 3 Okt 2025 13.09 WIB
Bagikan:
Adrianus Asia Sidot Tekankan Pentingnya Tata Kelola Kratom dan Arwana untuk Kalbar

Anggota Komisi IV DPR RI, Adrianus Asia Sidot, saat kunjungan kerja spesifik Komisi IV ke Pontianan, Kalimantan Barat (Kalbar), Selasa (30/9/2025). Foto: Yasmin/vel.

PARLEMENTARIA, Pontianak – Anggota Komisi IV DPR RI, Adrianus Asia Sidot, menilai pelepasan ekspor perdana kratom dan ikan arwana dari Kalimantan Barat menjadi sejarah penting bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Hal itu disampaikannya saat kunjungan kerja spesifik Komisi IV ke Pontianan, Kalimantan Barat (Kalbar).

Menurut Adrianus, kratom dan arwana merupakan dua komoditas khas Kalimantan Barat yang bernilai tinggi di pasar global. Kratom bahkan sudah lama menjadi mata pencaharian utama masyarakat, khususnya di Kabupaten Kapuas Hulu, sementara ikan arwana dikenal sebagai ikan hias dengan nilai ekspor yang besar.

“Saya bersyukur Komisi IV bisa hadir langsung dalam pelepasan ekspor ini. Ini akan menambah gaung Kalimantan Barat, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional. Harapannya, Kalbar semakin maju dalam pengelolaan, mulai dari budidaya hingga ekspor kratom maupun arwana,” ungkapnya kepada Parlementaria, di Pontianak, Kalbar, Selasa (30/9/2025).

Lebih lanjut, Adrianus menekankan pentingnya keberlanjutan usaha ini bagi masyarakat. Ia berharap momentum ekspor tersebut mampu memberi angin segar bagi petani, pelaku usaha, hingga pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi komoditas lokal yang bernilai tinggi.

Terkait polemik kratom, Adrianus mengakui adanya perbedaan pandangan. Badan Narkotika Nasional (BNN) sempat menilai kratom berbahaya karena mengandung zat adiktif. Namun, sejumlah penelitian ilmiah, khususnya di Amerika Serikat dan negara maju lainnya, justru menemukan manfaat besar kratom sebagai bahan baku obat, suplemen kesehatan, hingga kosmetik.

“Artinya, ke depan kratom tidak seharusnya lagi diperdebatkan. Yang menjadi korban polemik ini adalah para petani. Dari laporan Bupati Kapuas Hulu, lebih dari 42 ribu kepala keluarga menggantungkan hidupnya dari kratom. Karena itu pemerintah harus bijak dalam membuat regulasi agar tata kelola kratom jelas dan berpihak kepada masyarakat,” tegas Politisi Fraksi Partai Golkar ini. (ysm/rdn)

Berita terkait

DPR RI Kawal Reformasi Tata Kelola Bursa, Tekankan Pengawasan Pasar Modal yang Lebih Baik
Politik dan Keamanan
DPR RI Kawal Reformasi Tata Kelola Bursa, Tekankan Pengawasan Pasar Modal yang Lebih Baik
Komisi II Tekankan Penguatan Tata Kelola Bank Sulselbar untuk Perkuat PAD
Politik dan Keamanan
Komisi II Tekankan Penguatan Tata Kelola Bank Sulselbar untuk Perkuat PAD
Dukung Perpres 115/2025 Perkuat MBG, Edy Tekankan Pentingnya Tata Kelola dan Pasokan Bahan Baku
Kesejahteraan Rakyat
Dukung Perpres 115/2025 Perkuat MBG, Edy Tekankan Pentingnya Tata Kelola dan Pasokan Bahan Baku
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi IV
Sebelumnya

Komisi IV Dorong Kepastian Hukum dan Pengembangan Kratom di Kalbar

Selanjutnya

DPR Sampaikan Tanggapan Atas Permohonan Pengujian Materiil UU Tentang Kesehatan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3349)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3350)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4083)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h