E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Fikri Faqih: Bukan Bansos, Solusi Kemiskinan Ada pada Sekolah Rakyat

Diterbitkan
Selasa, 5 Agu 2025 13.54 WIB
Bagikan:
Fikri Faqih: Bukan Bansos, Solusi Kemiskinan Ada pada Sekolah Rakyat
PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Abdul Fikri Faqih, menilai pendirian Sekolah Rakyat di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah strategis dan tepat sasaran dalam mengatasi persoalan kemiskinan struktural di Indonesia. Menurutnya, pendekatan pendidikan jauh lebih fundamental dibanding sekadar penyaluran bantuan sosial yang selama ini tak berdampak signifikan terhadap penurunan angka kemiskinan.

“Presiden Prabowo ini bukan orang baru dalam dinamika bangsa. Beliau sudah lama terlibat dalam berbagai aspek kehidupan nasional, baik sebagai tentara, sebagai anak dari begawan ekonomi Indonesia, maupun sebagai tokoh yang memahami pahit getirnya persoalan negeri ini,” ujar Fikri kepada Parlementaria, Senin (4/8/2025).

Menurutnya, kegelisahan Presiden Prabowo atas kondisi kemiskinan di tengah kekayaan sumber daya Indonesia menjadi pemicu utama lahirnya program Sekolah Rakyat. Ia menyebut pendekatan ini merupakan bentuk keprihatinan sekaligus solusi jangka panjang yang diarahkan langsung pada penguatan sumber daya manusia (SDM).

“Presiden mungkin berpikir, ‘Jangan sampai saya jadi presiden, rakyat masih miskin terus, padahal negara ini kaya raya.’ Karena itu, beliau melihat ada yang keliru dalam pendekatan selama ini,” ujar Fikri.

Ia menyebut lebih dari Rp500 triliun dari total APBN yang mencapai lebih dari Rp3.000 triliun dialokasikan untuk berbagai bentuk bantuan sosial, termasuk bantuan langsung tunai dan subsidi di sektor kesehatan serta pendidikan. Namun, hasilnya dianggap belum mampu secara signifikan menurunkan angka kemiskinan.

“Angka kemiskinan setiap tahun turunnya sangat tidak signifikan. Jadi, konsisten istikamah miskin. Kalau bisa, jangan begitu,” tegasnya.

Fikri menilai, lewat Sekolah Rakyat, pemerintah ingin menciptakan jalur alternatif yang lebih berkelanjutan untuk mengangkat masyarakat dari kemiskinan, bukan melalui pola subsidi langsung, melainkan dengan memberdayakan masyarakat lewat akses pendidikan yang merata.

“Inilah kenapa Presiden Prabowo tidak lagi semata-mata memberikan bantuan tunai seperti conditional cash transfer, tapi langsung mengintervensi SDM-nya lewat pendidikan,” jelasnya.

Menanggapi pertanyaan soal mengapa program ini berada di bawah koordinasi Kementerian Sosial, Fikri menyebut hal itu mencerminkan paradigma baru pemerintah dalam memandang pendidikan sebagai instrumen utama penanggulangan kemiskinan.

“Jadi mohon maaf, kalau ada yang tanya kenapa ini pendidikan kok leading sectornya Kemensos, bukan Kemendikbudristek, ya karena cara pandangnya begitu, yaitu langsung pada masyarakat miskin sebagai target,” tambahnya.

Ia mengungkapkan bahwa Presiden semula menargetkan pendirian 200 Sekolah Rakyat. Namun karena berbagai keterbatasan, termasuk efisiensi anggaran, program ini baru akan direalisasikan untuk 100 sekolah terlebih dahulu. “At any cost, program Sekolah Rakyat ini harus tetap jalan,” pungkasnya. •tn/aha

Berita terkait

Fikri Faqih Sambut Baik Rencana Berdirinya Sekolah Rakyat di Brebes
Kesejahteraan Rakyat
Fikri Faqih Sambut Baik Rencana Berdirinya Sekolah Rakyat di Brebes
Komisi VIII DPR RI : Program Sekolah Rakyat Jadi Solusi Atasi Kemiskinan – TVR 120
Kesejahteraan Rakyat
Komisi VIII DPR RI : Program Sekolah Rakyat Jadi Solusi Atasi Kemiskinan – TVR 120
Komisi VIII DPR RI : Program Sekolah Rakyat, Solusi Tekan Angka Kemiskinan – TVR 120
Kesejahteraan Rakyat
Komisi VIII DPR RI : Program Sekolah Rakyat, Solusi Tekan Angka Kemiskinan – TVR 120
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi X
Sebelumnya

Pelepasan Pegawai Purna Bakti Bentuk Perhargaan Setjen DPR Atas Pengabdian Pegawai

Selanjutnya

Persoalan Sampah di Purbalingga Mendesak Ditangani Serius, Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h