E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 78%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 78%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 78%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Komisi X Ungkap Angka Rata-rata Lama Sekolah di 71 Kabupaten Kurang dari Delapan Tahun

Diterbitkan
Jumat, 18 Jul 2025 15.58 WIB
Bagikan:
Komisi X Ungkap Angka Rata-rata Lama Sekolah di 71 Kabupaten Kurang dari Delapan Tahun
PARLEMENTARIA, Jakarta – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, My Esti Wijayati menyoroti persoalan kesenjangan pendidikan antar-daerah di Indonesia yang masih sangat besar. Dalam rapat kerja  dengan Mendikdasmen, ia menekankan bahwa kebijakan pendidikan tidak boleh diambil tanpa perencanaan dan kajian yang matang.

Esti menyoroti target Rata-rata Lama Sekolah (RLS) dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) di Prioritas Nasional Keempat, yang menargetkan angka 9,45 tahun untuk penduduk berusia 15 tahun ke atas pada tahun 2026. Meskipun angka rata-rata nasional saat ini adalah 9,22 tahun, ia mengungkapkan masih ada 71 kabupaten di Indonesia yang memiliki RLS di bawah 8 tahun, bahkan ada yang hanya mencapai 2,2 tahun.

“Kita boleh bangga punya sekolah unggulan, tetapi kita harus melihat, masih ada satu hal yang harus diselesaikan, bagaimana kesenjangan antar-daerah. Ini juga terkait dengan pendidikan yang harus kita selesaikan,” ujar Esti saat mengikuti Raker Komisi X dengan Mendikdasmen RI di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (16/7/205)

Untuk mengatasi kesenjangan ini, Esti mengusulkan agar anggaran pendidikan, khususnya untuk pendidikan dasar dan menengah (dikdasmen), tidak diturunkan, bahkan harus dinaikkan dengan skema afirmasi.

“Anggaran pendidikan kita jangan turun. Dikdasmen harus berusaha. Kita semua harus berusaha, tidak boleh turun. Bahkan harus naik dengan memperhatikan apa? Harus ada afirmasi daerah yang angka rata-rata lama sekolahnya masih di bawah 9,22,” tegasnya.

Senada dengan kekhawatiran tersebut, Anggota Komisi X DPR RI, Furtasan Ali Yusuf, menyoroti masalah infrastruktur yang mendasar. Ia mempertanyakan efektivitas pemberian bantuan perangkat digital kepada sekolah-sekolah di daerah tertinggal jika sarana pendukungnya tidak memadai.

“Ada banyak permintaan ingin diberikan alat-alat kepada sekolah-sekolah kita, khususnya di daerah yang tertinggal. Tetapi di sana belum ada internet, bahkan banyak keluhan kemarin, masalah air, listrik, dan lain-lain,” ungkap Furtosan.

Menurutnya, percuma menyiapkan perangkat digital canggih jika tidak ada akses internet atau listrik di lokasi tersebut. 

Dari catatan di atas, dalam kesimpulan rapat kerja, Komisi X  meminta Kemendikdasmen RI meningkatkan perhatian terhadap daerah 3T dan daerah marginal melalui program afirmasi yang berfokus pada penyediaan layanan dasar pendidikan. Prioritas harus diberikan pada peningkatan akses dan kualitas pendidikan,penyediaan infrastruktur dasar seperti ketersediaan listrik dan sanitasi air bersih guna mendukung pemerataan pembangunan dan pengurangan kesenjangan antar wilayah. •rnm/rdn

Berita terkait

Komisi X Ungkap Ketimpangan Akses dan Fasilitas Pendidikan di Karimun
Kesejahteraan Rakyat
Komisi X Ungkap Ketimpangan Akses dan Fasilitas Pendidikan di Karimun
Komisi X Apresiasi Tingginya Partisipasi Program Sekolah Garuda dari NTT
Kesejahteraan Rakyat
Komisi X Apresiasi Tingginya Partisipasi Program Sekolah Garuda dari NTT
Komisi X Dorong Transformasi SMA Soposurung Toba Jadi Sekolah Unggulan Nasional
Kesejahteraan Rakyat
Komisi X Dorong Transformasi SMA Soposurung Toba Jadi Sekolah Unggulan Nasional
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi X
Sebelumnya

Pelaporan terkait Pelanggaran HAM Buat Guru di Sumbar Takut Melakukan Pendisiplinan

Selanjutnya

Revisi UU Perlindungan Konsumen, Jangan Sampai Indonesia Hanya Jadi Pasar Negara Lain

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 78%
Angin: 4 km/h