E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Populer

Kementan Harus Waspada Lonjakan Biaya Produksi Pengaruhi Kesejahteraan Petani

Diterbitkan
Senin, 17 Mar 2025 00.02 WIB
Bagikan:
Kementan Harus Waspada Lonjakan Biaya Produksi Pengaruhi Kesejahteraan Petani
PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI Cindy Monica meminta Kementan mewaspadai lonjakan biaya produksi yang meningkat dapat berpengaruh terhadap kesejahteraan petani. Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), ia mengatakan bahwa Nilai Tukar Petani (NTP) menunjukkan tren yang merosot dalam dua bulan terakhir yakni Januari dan Februari 2025.

“NTP bulan Februari 2025 Turun 0,23 persen dari bulan sebelumnya dan indeks harga yang diterima petani juga turun 0,04 persen. Ironisnya indeks biaya produksi dan penambahan barang modal bulan Februari justru meningkat sebesar 0,20 persen,” ungkap Cindy saat Rapat Kerja Komisi IV DPR dengan Menteri Pertanian Amran Sulaiman Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (11/3/2025).

Legislator Fraksi Partai NasDem itu mengungkapkan, lonjakan indeks biaya produksi dan mahalnya harga bibit, pupuk, hingga pestisida akan membuat petani semakin terhimpit secara ekonomi. Terlebih, tren NTP justru mengalami penurunan secara perlahan dalam dua bulan terakhir.

Maka dari itu, ia meminta Kementerian Pertanian untuk melakukan mitigasi agar penurunan NTP dapat diantisipasi secara optimal.

“Kami dari Partai Nasdem meminta Kementan untuk mewaspadai NTP ini, agar tentunya tidak berdampak kepada kesejahteraan petani dan dalam jangka panjang membuat petani semakin miskin,” katanya

Tak hanya itu, Cindy juga menyoroti potensi inflasi harga cabai rawit. Karena harga komoditas itu di Pasar Pondok Gede Jakarta mencapai Rp150 ribu per kilogram. “Saya mendapat laporan di Pasar Pondok Gede mencapai Rp 150 ribu per kilogram. Ini hal yang selalu terjadi khususnya di bulan Ramadan dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Untuk itu, ia meminta Kementan melakukan pelibatan intensif rumah tangga dalam produksi pangan demi menjaga harga cabai rawit.

“Kami dari Fraksi Nasdem mengusulkan Kementan melakukan pelibatan intensif rumah tangga dalam produksi pangan, terutama cabai rawit yang bisa dibudidayakan dalam skala kecil, karena tadi saya lihat bantuan benih cabai juga mengalami efisiensi,” tandasnya. •hal/rdn

Berita terkait

Apresiasi Swasembada Beras, Rina Sa’adah Ingatkan Stabilitas Produksi dan Kesejahteraan Petani
Industri dan Pembangunan
Apresiasi Swasembada Beras, Rina Sa’adah Ingatkan Stabilitas Produksi dan Kesejahteraan Petani
Hilirisasi Industri Karet Masih Jauh dari Optimal, Kesejahteraan Petani Harus Jadi Prioritas
Industri dan Pembangunan
Hilirisasi Industri Karet Masih Jauh dari Optimal, Kesejahteraan Petani Harus Jadi Prioritas
Tingginya Beban Biaya Produksi Ikan Patin Pengaruhi Akses Protein Murah bagi Rakyat
Industri dan Pembangunan
Tingginya Beban Biaya Produksi Ikan Patin Pengaruhi Akses Protein Murah bagi Rakyat
Sebelumnya

Sigit Purnomo Said: Maskapai, Tenda, dan Katering Haji Harus Dibenerin di 2025!

Selanjutnya

Firman Soebagyo: Pemerintah Miliki Kesalahan Cara Pandang tentang Pupuk Subsidi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(758)
  • Industri dan Pembangunan(2695)
  • Isu Lainnya(981)
  • Kesejahteraan Rakyat(2576)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3195)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Dampak penutupan selat hormus

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 3 km/h