E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Peran Sentral Kerja Sama Selatan-Selatan, Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Diterbitkan
Senin, 2 Sep 2024 11.06 WIB
Bagikan:
Peran Sentral Kerja Sama Selatan-Selatan, Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Anggota BKSAP DPR RI, Dyah Roro Esti, saat pidato pembukaan sesi pertama di IAPF di Nusa Dua, Bali, Minggu (1/9/2024). Foto: Dep/vel.

PARLEMENTARIA, Nusa Dua – Kerja Sama Selatan-Selatan (South-South Cooperation/SSC) telah menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di negara-negara Global Selatan. Dalam sesi pertama Indonesia-Africa Parliamentary Forum (IAPF), anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Dyah Roro Esti, menekankan pentingnya SSC sebagai strategi kritis dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) pada tahun 2030.

Dyah Roro Esti menjelaskan bahwa Kerja Sama Selatan-Selatan dan Kerja Sama Segitiga telah berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir. “Kerja sama ini kini mencakup sekitar 28 persen perdagangan global, dengan nilai lebih dari USD 4,5 triliun pada tahun 2020,” ujarnya dalam pidato pembukaan sesi pertama di IAPF di Nusa Dua, Bali, Minggu (1/9/2024).

Indonesia, menurut Dyah, telah menjadi pionir dalam mempromosikan SSC sejak Konferensi Asia-Afrika di Bandung pada tahun 1955. Konferensi tersebut menjadi momen penting di dunia pasca-kolonial, yang mendasari solidaritas dan kolaborasi antar negara-negara Asia dan Afrika.

Saat ini, lebih dari 120 negara berpartisipasi dalam SSC, mendorong upaya global dalam bidang kesehatan, pertanian, pendidikan, dan transformasi digital. Dyah juga menyoroti bahwa SSC berperan penting dalam menghadapi tantangan bersama dan membuka potensi ekonomi di negara-negara berkembang.

Pentingnya kerja sama ini semakin ditekankan dengan proyeksi bahwa populasi Afrika yang terus berkembang akan mencapai 796 juta dalam angkatan kerja pada tahun 2050. “Dengan proyeksi ini, Afrika memiliki peluang besar untuk pengembangan ekonomi yang inklusif,” tambah Dyah.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa potensi pertumbuhan ini hanya bisa terwujud melalui kerja sama strategis yang efektif. Kerja Sama Selatan-Selatan dan Kerja Sama Segitiga memainkan peran penting dalam hal ini, terutama dalam meningkatkan transformasi digital dan inklusivitas ekonomi.

Dalam forum tersebut, para panelis diundang untuk memberikan pandangan mereka tentang bagaimana SSC dapat dimanfaatkan untuk mendorong pembangunan berkelanjutan. Diskusi ini diharapkan dapat menghasilkan strategi konkret untuk memperkuat kerja sama antara Indonesia dan negara-negara Afrika. •aha

Berita terkait

Seruan DPR RI: Penguatan Kerja Sama Selatan-Selatan
Politik dan Keamanan
Seruan DPR RI: Penguatan Kerja Sama Selatan-Selatan
Peran Penting UNCTAD dalam Mendukung Kerja Sama Selatan-Selatan
Politik dan Keamanan
Peran Penting UNCTAD dalam Mendukung Kerja Sama Selatan-Selatan
Dampak Geopolitik dan Perubahan Iklim pada Pencapaian SDGs: Peran Kerja Sama Selatan-Selatan Jadi Solusi
Politik dan Keamanan
Dampak Geopolitik dan Perubahan Iklim pada Pencapaian SDGs: Peran Kerja Sama Selatan-Selatan Jadi Solusi
Tags:#Seputar Parlemen#BKSAP
Sebelumnya

Agenda 2063 Afrika: Tantangan dan Peluang bagi Kerja Parlemen

Selanjutnya

Inisiatif Indonesia dalam Kerja Sama Selatan-Selatan: Kirim Bantuan untuk 23 Negara Afrika

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3349)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3350)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4083)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h