E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Dampak Geopolitik dan Perubahan Iklim pada Pencapaian SDGs: Peran Kerja Sama Selatan-Selatan Jadi Solusi

Diterbitkan
Senin, 2 Sep 2024 11.11 WIB
Bagikan:
Dampak Geopolitik dan Perubahan Iklim pada Pencapaian SDGs: Peran Kerja Sama Selatan-Selatan Jadi Solusi

Wakil Ketua BKSAP DPR RI, Sukamta, saat interupsi dalam sesi pertama Indonesia-Africa Parliamentary Forum (IAPF) di Nusa Dua, Bali, Minggu (1/9/2024). Foto: Dep/vel.

PARLEMENTARIA, Nusa Dua – Instabilitas geopolitik, konflik, pandemi, dan perubahan iklim telah menciptakan tantangan serius dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di seluruh dunia. Dalam sesi pertama Indonesia-Africa Parliamentary Forum (IAPF), Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Sukamta, menyoroti bagaimana faktor-faktor ini menghambat kemajuan global menuju SDGs.

Sukamta menjelaskan bahwa konflik dan ketegangan geopolitik sering kali mengalihkan sumber daya dan perhatian dari upaya pembangunan berkelanjutan. “Geopolitik yang tidak stabil dan konflik regional memperburuk kondisi ekonomi dan sosial, sehingga menghambat pencapaian tujuan pembangunan yang telah ditetapkan,” katanya dalam interupsi di forum tersebut, Nusa Dua, Bali, Minggu (1/9/2024).

Pandemi COVID-19 juga telah memberikan dampak yang signifikan, memperburuk krisis kesehatan dan ekonomi, serta memperlebar ketimpangan sosial. “Pandemi ini menunjukkan betapa rentannya sistem kesehatan dan ekonomi kita, yang mempengaruhi kemajuan dalam pencapaian SDGs secara keseluruhan,” tambah Sukamta.

Selain itu, perubahan iklim terus menjadi ancaman besar bagi pencapaian SDGs, terutama dalam hal ketahanan pangan, air bersih, dan kesehatan. “Perubahan iklim menyebabkan ekstrem cuaca yang mengganggu pola produksi pertanian dan mengancam keberlangsungan sumber daya alam,” ujarnya.

Di tengah tantangan-tantangan ini, Sukamta menekankan bahwa Kerja Sama Selatan-Selatan (SSC) menawarkan solusi yang berpotensi untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut. “Kerja Sama Selatan-Selatan memberikan platform bagi negara-negara berkembang untuk saling berbagi pengetahuan, teknologi, dan sumber daya, serta memperkuat kapasitas lokal untuk mengatasi masalah bersama,” kata Sukamta.

Melalui SSC, negara-negara dapat bekerja sama dalam bidang-bidang kritis seperti mitigasi perubahan iklim, pengelolaan bencana, dan peningkatan ketahanan pangan. Sukamta juga menambahkan bahwa inisiatif seperti ini dapat membantu negara-negara berkembang untuk lebih cepat pulih dari krisis dan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi.

Secara keseluruhan, Sukamta menegaskan pentingnya memperkuat dan memperluas Kerja Sama Selatan-Selatan sebagai bagian dari strategi global untuk mengatasi tantangan-tantangan besar yang dihadapi dunia saat ini. “Kerja Sama Selatan-Selatan tidak hanya mempercepat pencapaian SDGs tetapi juga membangun solidaritas dan kerjasama yang lebih kuat antar negara berkembang,” tutup Sukamta. •aha

Berita terkait

Sambut Dubes Albania, BKSAP Bahas Kerja Sama dan Peluang 40 Ribu Tenaga Kerja
Politik dan Keamanan
Sambut Dubes Albania, BKSAP Bahas Kerja Sama dan Peluang 40 Ribu Tenaga Kerja
Kunjungan Delegasi Senat Spanyol ke DPR Bahas Kerja Sama dan Solusi Perdamaian Global
Politik dan Keamanan
Kunjungan Delegasi Senat Spanyol ke DPR Bahas Kerja Sama dan Solusi Perdamaian Global
Kerja Sama Pendidikan dan Kebudayaan Jadi Topik Pertemuan BKSAP dan CDA Korea Selatan
Industri dan Pembangunan
Kerja Sama Pendidikan dan Kebudayaan Jadi Topik Pertemuan BKSAP dan CDA Korea Selatan
Tags:#Seputar Parlemen#BKSAP
Sebelumnya

Inisiatif Indonesia dalam Kerja Sama Selatan-Selatan: Kirim Bantuan untuk 23 Negara Afrika

Selanjutnya

Kemitraan Strategis antara Indonesia dan Afrika, Tanggulangi Penyakit Tropis

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h