E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Komisi VIII|Komisi V|Kesehatan|Jemaah Haji|Haji 1448 H|Komisi X|Ketua DPR|Infrastruktur|Puan Maharani|Musa Rajekshah|Kunjungan Wakil PM Bulgaria|Indonesia-Bulgaria|Komisi IV
Jakarta:
Cerah
35°C
Terasa: 36°C
Lembab: 29%
Angin: 17 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Komisi VIII|Komisi V|Kesehatan|Jemaah Haji|Haji 1448 H|Komisi X|Ketua DPR|Infrastruktur|Puan Maharani|Musa Rajekshah|Kunjungan Wakil PM Bulgaria|Indonesia-Bulgaria|Komisi IV
Jakarta:
Cerah
35°C
Terasa: 36°C
Lembab: 29%
Angin: 17 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Komisi VIII|Komisi V|Kesehatan|Jemaah Haji|Haji 1448 H|Komisi X|Ketua DPR|Infrastruktur|Puan Maharani|Musa Rajekshah|Kunjungan Wakil PM Bulgaria|Indonesia-Bulgaria|Komisi IV
Jakarta:
Cerah
35°C
Terasa: 36°C
Lembab: 29%
Angin: 17 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Literasi Berbasis Kompetensi PISA Butuh Konsistensi Kebijakan di Lapangan

Diterbitkan
Senin, 14 Sep 2026 12.52 WIB
Bagikan:
Literasi Berbasis Kompetensi PISA Butuh Konsistensi Kebijakan di Lapangan

Anggota Komisi X DPR RI, Lestari Moerdijat. |Foto: Yohanes/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat menegaskan bahwa penguatan literasi, numerasi, serta integrasi science, technology, engineering, and mathematics (STEM) berbasis kompetensi PISA yang digaungkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) harus diiringi dengan konsistensi kebijakan yang nyata di lapangan. Politisi Fraksi Partai NasDem itu juga mengingatkan bahwa tanpa eksekusi yang berkelanjutan, program tersebut berisiko berhenti sebagai wacana seremonial belaka.


“Kebijakan pendidikan yang baik, tidak cukup hanya diumumkan. Yang menentukan adalah apakah ia konsisten dijalankan, dievaluasi, dan diperbaiki dari waktu ke waktu,” ujar Lestari dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria, di Jakarta, Senin (14/9/2026)


Rerie, sapaan akrab Lestari, menanggapi sejumlah langkah Kemendikdasmen yang membagikan praktik transformasi pendidikan melalui penguatan budaya literasi, numerasi, dan pendekatan STEM berbasis PISA di sejumlah sekolah. Rerie yang juga Wakil Ketua MPR itu menyoroti bahwa persoalan literasi dan numerasi di Indonesia masih menghadapi tantangan mendasar.

Lihat Juga :

Butuh Lembaga Khusus yang Bertanggung Jawab Mendongkrak Tingkat Literasi di Indonesia

Butuh Lembaga Khusus yang Bertanggung Jawab Mendongkrak Tingkat Literasi di Indonesia

Desak Revisi, Kebijakan Penetapan HET Harus Responsif Dinamika Harga di Lapangan

Desak Revisi, Kebijakan Penetapan HET Harus Responsif Dinamika Harga di Lapangan


Data Asesmen Nasional 2025 menunjukkan baru 55,7% siswa sekolah dasar yang mencapai batas minimum kompetensi literasi membaca. Sementara itu, sekitar 50% siswa Indonesia secara umum belum mencapai kompetensi minimum dalam literasi dan numerasi.


“Angka-angka ini menunjukkan bahwa persoalan kualitas pembelajaran belum sepenuhnya teratasi. Akses pendidikan memang penting, tetapi kualitas juga harus menjadi prioritas,” tegasnya.


Rerie juga mengingatkan bahwa peningkatan skor PISA Indonesia patut disyukuri, namun tidak boleh membuat lengah. Skor sains Indonesia tercatat naik enam poin menjadi 389, dan skor membaca naik enam poin menjadi 365. Namun, tambah dia, skor matematika justru turun dua poin menjadi 364 jika dibandingkan dengan periode PISA 2022.


“Kenaikan di beberapa bidang perlu diapresiasi, tetapi penurunan di matematika menjadi catatan merah yang harus direspons serius,” ujarnya.


Karena itu, ia menekankan, pentingnya konsistensi dalam tiga hal utama. Yaitu, penguatan kapasitas guru harus menjadi prioritas berkelanjutan, bukan program sekali jalan.
“Pelatihan guru dalam komunitas belajar, pembelajaran STEM, coding, dan kecerdasan artifisial harus benar-benar sampai ke kelas dan memberikan dampak pada cara mengajar,” ujar Rerie .


Selain itu, ia mendesak agar program literasi dan numerasi diintegrasikan secara sistematis ke dalam asesmen dan kurikulum, seperti yang sudah diterapkan di beberapa sekolah di tanah air. “Yang harus dijamin adalah keberlanjutan praktik baik ini. Jangan sampai hanya bergantung pada sosok kepala sekolah atau guru tertentu. Sistemnya harus kuat,” ujarnya .


Legislator Dapil II Jawa Tengah itu juga menyoroti masih lebarnya kesenjangan digital antara wilayah perkotaan dan perdesaan. Data BPS menunjukkan, kepemilikan komputer atau laptop untuk keperluan belajar di perkotaan mencapai 65%, sementara itu di perdesaan hanya sekitar 28%. “Ketimpangan ini akan menghambat transformasi yang berbasis teknologi. Diperlukan intervensi khusus untuk daerah-daerah tertinggal,” tegasnya.


Rerie juga mengapresiasi pendekatan 'Belajar Mendalam' yang mendorong pembelajaran menjadi lebih bermakna, dan menyenangkan. Namun, ia mengingatkan bahwa pendekatan tersebut membutuhkan dukungan sumber daya yang memadai, mulai dari bahan ajar, media pembelajaran, hingga kesejahteraan guru.


“Tanpa dukungan menyeluruh, perubahan pendekatan hanya akan membebani guru di lapangan,” ujar Rerie.


Ia menegaskan bahwa membangun fondasi nalar kritis generasi penerus bangsa memerlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, sekolah, masyarakat, dan orang tua untuk mewujudkannya. “Literasi dan numerasi bukan sekadar target asesmen. Ini adalah fondasi daya saing bangsa. Kita harus konsisten, sabar, dan serius menjalankannya,” pungkas Rerie. (rdn/aha)

Berita terkait

Butuh Lembaga Khusus yang Bertanggung Jawab Mendongkrak Tingkat Literasi di Indonesia
Kesejahteraan Rakyat
Butuh Lembaga Khusus yang Bertanggung Jawab Mendongkrak Tingkat Literasi di Indonesia
Desak Revisi, Kebijakan Penetapan HET Harus Responsif Dinamika Harga di Lapangan
Industri dan Pembangunan
Desak Revisi, Kebijakan Penetapan HET Harus Responsif Dinamika Harga di Lapangan
Aturan Pengangkutan Barang Jangan Hanya Bagus di Atas Kertas, Pastikan Implementasi di Lapangan
Politik dan Keamanan
Aturan Pengangkutan Barang Jangan Hanya Bagus di Atas Kertas, Pastikan Implementasi di Lapangan
Tags:#Komisi X#literasi#Lestari Moerdijat#PISA
Sebelumnya

Terima Wakil PM Bulgaria, Puan Tekankan Kerja Sama Pendidikan dan Olahraga

Selanjutnya

Perkuat Pendampingan Jemaah Haji, Seluruh Petugas Diusulkan Dibekali Materi Fikih

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1166)
  • Industri dan Pembangunan(4019)
  • Isu Lainnya(1081)
  • Kesejahteraan Rakyat(4002)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4857)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#Komisi IX#BKSAP#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2025-2026 DPR RI Berdampak : Wujudkan Daulat Rakyat Melalui Parlemen Modern, Demokratis, dan Responsif

Full Akses : https://anyflip.com/fhwbw/tjuv

Parlemen Remaja 2026
HUT DPR RI Ke-81
Majalah Parlementaria Edisi 259

Link: https://online.anyflip.com/fhwbw/eljp/mobile/index.html

Magang PPID Setjen DPR RI

Link: https://magang.dpr.go.id/register?lowongan=84

Turut berduka cita atas musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).

Turut berduka cita atas musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Komisi VIII|Komisi V|Kesehatan|Jemaah Haji|Haji 1448 H|Komisi X|Ketua DPR|Infrastruktur|Puan Maharani|Musa Rajekshah|Kunjungan Wakil PM Bulgaria|Indonesia-Bulgaria|Komisi IV
Jakarta:
Cerah
35°C
Terasa: 36°C
Lembab: 29%
Angin: 17 km/h