2 artikel dengan tag ini
PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong pemerintah mengedepankan pendekatan psikologis dan penguatan pedagogi guru dalam membenahi persoalan pendidikan yang tercermin dari hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2025. Menurutnya, pembenahan pendidikan tidak cukup hanya melalui pemenuhan administrasi maupun perubahan kurikulum secara tertulis.
PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat menegaskan bahwa penguatan literasi, numerasi, serta integrasi science, technology, engineering, and mathematics (STEM) berbasis kompetensi PISA yang digaungkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) harus diiringi dengan konsistensi kebijakan yang nyata di lapangan. Politisi Fraksi Partai NasDem itu juga mengingatkan bahwa tanpa eksekusi yang berkelanjutan, program tersebut berisiko berhenti sebagai wacana seremonial belaka.