E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Berita DPR|berita terkini|Komisi I|Komisi III|DPR RI|RUU|perampasan aset|RUU Perampasan Aset|UNHAN|Habiburokhman|Hijab|Larangan Hijab|Sukamta
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 6 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Berita DPR|berita terkini|Komisi I|Komisi III|DPR RI|RUU|perampasan aset|RUU Perampasan Aset|UNHAN|Habiburokhman|Hijab|Larangan Hijab|Sukamta
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 6 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Berita DPR|berita terkini|Komisi I|Komisi III|DPR RI|RUU|perampasan aset|RUU Perampasan Aset|UNHAN|Habiburokhman|Hijab|Larangan Hijab|Sukamta
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 6 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Dalam Uji Kelayakan dan Kepatutan OJK, Legislator Tuntut Indikator Keberhasilan yang Terukur

Diterbitkan
Senin, 24 Agu 2026 19.28 WIB
Bagikan:
Dalam Uji Kelayakan dan Kepatutan OJK, Legislator Tuntut Indikator Keberhasilan yang Terukur

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Dolfie saat Uji Kelayakan dan Kepatutan terhadap Calon Tunggal Kepala Eksekutif Pengawas BMKS Dewan Komisioner OJK, Sarjito, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (24/8/2026).|Foto : Mario/Andri

PARLEMENTARIA, Jakarta – Pendalaman materi Uji Kelayakan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) terhadap Calon Tunggal Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) OJK, Sarjito, berlangsung tajam di Komisi XI DPR RI, Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (24/8/2026).

 

Dalam sesi pendalaman rapat tersebut, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Dolfie menanyakan calon terkait ukuran keberhasilan yang jelas serta jangka waktu pencapaian target kerja dalam menjalankan amanat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK). Dolfie menilai kompetensi calon harus dibuktikan dengan target kinerja terukur yang dapat dievaluasi secara berkala oleh DPR RI.

Lihat Juga :

Uji Kelayakan Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc, Habiburokhman Soroti Pentingnya KUHP dan KUHAP Baru

Uji Kelayakan Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc, Habiburokhman Soroti Pentingnya KUHP dan KUHAP Baru

Seleksi Pimpinan OJK, Puteri Komarudin Dorong Kepemimpinan yang Responsif dan Inovatif

Seleksi Pimpinan OJK, Puteri Komarudin Dorong Kepemimpinan yang Responsif dan Inovatif

 

Dolfie menegaskan bahwa pembentukan pasar yang terorganisir, terintegrasi, dan didukung ekosistem digital memerlukan akuntabilitas kepemimpinan yang tegas. Ia meminta kepastian mengenai parameter capaian serta konsekuensi apabila target operasional bursa gagal dipenuhi.

 

"Saya ingin tahu Pak, apa ukuran keberhasilan yang Bapak canangkan untuk kami nilai Bapak berhasil atau tidak di dalam menjalankan amanat Undang-Undang P2SK tentang bursa mineral? Dan berapa lama Bapak mencapai keberhasilan itu, sehingga kami bisa menilai apakah enam bulan, satu tahun, sehingga kalau itu tidak tercapai, menurut Bapak apa yang pantas atas kompetensi yang Bapak miliki itu?" ujar Dolfie di hadapan forum RDPU Komisi XI DPR RI.

 

Merespons pertanyaan tajam tersebut, Sarjito menjelaskan bahwa indikator keberhasilan tahap awal terletak pada ketepatan waktu penyelesaian regulasi turunan seperti Peraturan OJK (POJK) serta kepastian bursa mineral dapat beroperasi efektif tepat waktu pada 1 Januari 2027. Ia mengakui keterbatasan waktu menjadi tantangan besar dalam membangun ekosistem pasar yang dalam.

 

Sarjito menguraikan bahwa pengawasan dan pembentukan bursa tidak dapat dilakukan secara parsial oleh OJK saja, melainkan membutuhkan skema kerja sama lintas sektoral secara menyeluruh (total football). Menurutnya, dukungan penuh dari pemerintah, kementerian terkait, dan DPR RI menjadi kunci utama agar bursa komoditas strategis nasional berjalan optimal.

 

"Tidak mudah menjawab pertanyaan Bapak, ditentukan bahwa waktunya sangat sempit. Tetapi setidaknya menurut ketentuan UU, maka pertama, Perpres kita menunggu, POJK harus selesai sesuai dengan jangka waktunya, kemudian perusahaan (bursa) mineral dibentuk dan beroperasi tanggal 1 Januari 2027," papar Sarjito.

 

Lebih lanjut, Sarjito memaparkan bahwa keberhasilan BMKS ditentukan oleh integrasi seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem komoditas.

 

"Karena OJK menangis-menangis pun kalau sendirian tidak akan jalan, karena kita harus supportive, di-support dari ekosistem yang ada untuk segera bisa efektif 1 Januari setidaknya jalan. Jadi saya sampaikan bahwa ini perlu total football, dorongan dari pemerintah untuk memastikan bahwa apa-apa yang diinginkan oleh Presiden dilakukan dengan kerja bersama, dan juga tentu saja dari DPR RI, yaitu Komisi XI," jelasnya.

 

Sebelumnya pada sesi pembukaan presentasi, Sarjito juga melengkapi bahan pemaparannya dengan menekankan kerangka kebijakan pengembangan BMKS yang bertumpu pada architecture of trust. Hal tersebut mencakup penguatan pilar infrastruktur, keandalan data, serta pengawasan transaksi untuk mentransformasi posisi Indonesia dari price taker menjadi price maker di tingkat global.

 

Rangkaian RDPU Fit and Proper Test Calon Tunggal Kepala Eksekutif Pengawas BMKS OJK ini akan dilanjutkan dengan Rapat Pleno Pengambilan Keputusan oleh Komisi XI pada hari yang sama. (ndy/aha)

Berita terkait

Uji Kelayakan Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc, Habiburokhman Soroti Pentingnya KUHP dan KUHAP Baru
Politik dan Keamanan
Uji Kelayakan Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc, Habiburokhman Soroti Pentingnya KUHP dan KUHAP Baru
Seleksi Pimpinan OJK, Puteri Komarudin Dorong Kepemimpinan yang Responsif dan Inovatif
Ekonomi dan Keuangan
Seleksi Pimpinan OJK, Puteri Komarudin Dorong Kepemimpinan yang Responsif dan Inovatif
Uji Kelayakan dan Kepatutan Dewas BPJS, Legislator Soroti Pembagian Peran Pusat dan Daerah Terkait JKN
Kesejahteraan Rakyat
Uji Kelayakan dan Kepatutan Dewas BPJS, Legislator Soroti Pembagian Peran Pusat dan Daerah Terkait JKN
Tags:#Komisi XI#OJK#Berita DPR#berita terkini#Pimpinan OJK#Dolfie
Sebelumnya

Legislator Pertanyakan Rekam Jejak Calon Tunggal BMKS OJK

Selanjutnya

Gus Khozin: LAN RI Harus Hadirkan Instrumen Kualitas Kinerja ASN

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1099)
  • Industri dan Pembangunan(3785)
  • Isu Lainnya(1064)
  • Kesejahteraan Rakyat(3825)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4652)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Segera Daftar
Parja

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Berita DPR|berita terkini|Komisi I|Komisi III|DPR RI|RUU|perampasan aset|RUU Perampasan Aset|UNHAN|Habiburokhman|Hijab|Larangan Hijab|Sukamta
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 6 km/h