E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Komisi III|Pendidikan|Dana Bos|perampasan aset|RUU Sisdiknas|pangan|sekolah|konferensi pers|BUBK|Tindak Pidana|MPLS|GAMAS
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 32°C
Lembab: 54%
Angin: 17 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Komisi III|Pendidikan|Dana Bos|perampasan aset|RUU Sisdiknas|pangan|sekolah|konferensi pers|BUBK|Tindak Pidana|MPLS|GAMAS
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 32°C
Lembab: 54%
Angin: 17 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Komisi III|Pendidikan|Dana Bos|perampasan aset|RUU Sisdiknas|pangan|sekolah|konferensi pers|BUBK|Tindak Pidana|MPLS|GAMAS
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 32°C
Lembab: 54%
Angin: 17 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Purnamasidi : Gerakan Ayah Mengantar Anak Perkuat Peran Keluarga dalam Pendidikan

Diterbitkan
Senin, 13 Jul 2026 15.28 WIB
Bagikan:
Purnamasidi : Gerakan Ayah Mengantar Anak Perkuat Peran Keluarga dalam Pendidikan

Anggota Komisi X DPR RI Muhamad Nur Purnamasidi, saat diwawancarai Parlementaria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto: Arifman/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Keterlibatan orang tua sejak hari pertama sekolah dinilai memiliki arti penting dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus memperkuat kolaborasi antara keluarga dan sekolah. Kehadiran orang tua, khususnya ayah, diyakini dapat memberikan dukungan emosional yang berdampak positif terhadap kesiapan anak menjalani proses belajar.

 

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi X DPR RI Muhamad Nur Purnamasidi menanggapi Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) yang kembali digaungkan pada momentum awal tahun ajaran baru.

Lihat Juga :

Perkuat Peran Keluarga, Strategi Kolaboratif Cegah Perkawinan Anak Menuju Indonesia Emas 2045

Perkuat Peran Keluarga, Strategi Kolaboratif Cegah Perkawinan Anak Menuju Indonesia Emas 2045

HAN 2024, Legislator Tekankan Peran Ayah dalam Pengasuhan Kurangi Fenomena Anak ‘Fatherless’

HAN 2024, Legislator Tekankan Peran Ayah dalam Pengasuhan Kurangi Fenomena Anak ‘Fatherless’

 

Menurut Purnamasidi, selama ini masih terdapat anggapan bahwa tanggung jawab pendidikan sepenuhnya berpindah kepada sekolah setelah anak memasuki ruang kelas. Padahal, pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijalankan secara berkelanjutan oleh keluarga dan satuan pendidikan.

 

"Menurut saya sangat penting, karena selama ini orang tua merasa menyerahkan anak begitu saja. Seolah-olah setelah itu tanggung jawab orang tua sudah putus," ujar Purnamasidi saat diwawancarai Parlementaria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/7/2026).

 

Ia menilai kehadiran ayah mengantar anak ke sekolah bukan sekadar aktivitas seremonial, tetapi memiliki makna psikologis yang mendalam bagi anak. Pengalaman tersebut bahkan dapat menjadi kenangan yang membekas hingga mereka tumbuh dewasa.

 

"Saya merasakan sendiri, anak saya masih mengingat ketika saya mengantarnya ke sekolah waktu TK. Itu menjadi sesuatu yang sangat diingat oleh anak," katanya.

 

Legislator Fraksi Partai Golkar itu juga mengatakan, momentum tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa keberhasilan pendidikan tidak dapat dibebankan hanya kepada sekolah maupun tenaga pendidik. Menurutnya, keterlibatan keluarga, terutama orang tua, merupakan faktor penting dalam membentuk karakter, rasa percaya diri, dan semangat belajar anak.

 

"Ini menjadi momentum penegasan bahwa urusan pendidikan tidak murni menjadi tanggung jawab sekolah saja, tetapi juga menjadi tanggung jawab keluarga, di dalamnya adalah orang tua dari peserta didik," jelas Politisi asal Dapil Jatim IV itu.

 

Ia berharap gerakan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan simbolis pada awal tahun ajaran, melainkan menjadi budaya yang mendorong semakin kuatnya komunikasi antara orang tua dan sekolah dalam mendampingi proses pendidikan anak.

 

Menurut Purnamasidi, kolaborasi yang baik antara keluarga, sekolah, dan masyarakat akan menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih sehat, sehingga peserta didik tidak hanya berkembang dari sisi akademik, tetapi juga memperoleh dukungan emosional dan sosial yang memadai selama menempuh pendidikan. (fa/ssb)

Berita terkait

Perkuat Peran Keluarga, Strategi Kolaboratif Cegah Perkawinan Anak Menuju Indonesia Emas 2045
Kesejahteraan Rakyat
Perkuat Peran Keluarga, Strategi Kolaboratif Cegah Perkawinan Anak Menuju Indonesia Emas 2045
HAN 2024, Legislator Tekankan Peran Ayah dalam Pengasuhan Kurangi Fenomena Anak ‘Fatherless’
Kesejahteraan Rakyat
HAN 2024, Legislator Tekankan Peran Ayah dalam Pengasuhan Kurangi Fenomena Anak ‘Fatherless’
Sihar Sitorus Soroti Peran Ayah hingga Kejelasan Data Stunting dalam Rapat dengan Kemendukbangga
Kesejahteraan Rakyat
Sihar Sitorus Soroti Peran Ayah hingga Kejelasan Data Stunting dalam Rapat dengan Kemendukbangga
Tags:#Pendidikan#GAMAS
Sebelumnya

MPLS Harus Jadi Fondasi Sekolah Aman dan Bebas Bullying

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(998)
  • Industri dan Pembangunan(3488)
  • Isu Lainnya(1030)
  • Kesejahteraan Rakyat(3491)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4258)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Komisi III|Pendidikan|Dana Bos|perampasan aset|RUU Sisdiknas|pangan|sekolah|konferensi pers|BUBK|Tindak Pidana|MPLS|GAMAS
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 32°C
Lembab: 54%
Angin: 17 km/h