
Anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI ke Apartemen Samesta Mahata, Depok, Jawa Barat.|Foto : Adi/Alma
PARLEMENTARIA, Depok – Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto, menyoroti belum jelasnya skema bisnis dalam kolaborasi antara Perum Perumnas dan PT Telkomsel di kawasan Transit Oriented Development (TOD) Samesta Mahata, Depok. Menurutnya sinergi antar-BUMN tidak cukup hanya menghadirkan konektivitas digital dan dukungan pemasaran, tetapi juga harus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan pendapatan dan perbaikan kinerja keuangan Perumnas.
"Saya pikir cukup bagus ya tadi ya. Makanya saya menekankan, tadi Telkomsel juga menceritakan mereka juga membantu pemasaran. Di setiap GraPARI ada pemasarannya Perumnas. Itu kan sinergi, kan," papar Darmadi Durianto mengenai pola kolaborasi yang sedang berjalan di Apartemen Samesta Mahata, Depok, Jumat (10/07/26).
Meski mengapresiasi langkah awal tersebut, Darmadi mendesak adanya transparansi dan pembagian keuntungan yang lebih jelas. "Tapi yang kita lebih tekankan dari Komisi VI adalah Telkomsel kan mendapatkan income juga dari situ. Berapa yang harus dia bagi ke Perumnas? Karena Perumnas ini kan harus dibantu, banyak penugasan," ungkapnya.
Politisi Partai PDI Perjuangan itu menilai bahwa keterlibatan Telkomsel harus lebih agresif untuk menyelamatkan keuangan Perumnas. "Kalau nggak dibantu, ya dia kan nanti income-nya tidak bertambah dan tetap akan rugi gitu. Jadi kita akan kejar nanti, karena belum ada kelihatannya profit sharingnya tadi, nggak dia nggak cerita," tambah Darmadi.
Upaya pendampingan pemasaran di GraPARI menurutnya masih belum cukup untuk menopang kebutuhan finansial Perumnas. "Yang ada adalah dia membantu mensupport pemasaran daripada Perumnas di setiap GraPARI yang ada. Nah itulah yang kemudian nanti kita akan tanyakan terus," tutup Darmadi.
Komisi VI DPR RI akan terus mengevaluasi model bisnis digital ini agar tidak menjadi investasi yang sia-sia bagi negara. Pengawasan ini ditujukan untuk memastikan kolaborasi antar BUMN menghasilkan dampak ekonomi yang terukur dan membantu Perumnas keluar dari kerugian. (adi/we)