
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal bersama Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI dan Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf saat melaporkan perkembangan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.|Foto: Ist/Karisma
PARLEMENTARIA, Jakarta - Saat bertemu Presiden Prabowo bersama jajarannya, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, mengatakan DPR bersama Pemerintah berkomitmen mempertahankan capaian positif penyelenggaraan Haji sambil terus mengevaluasi kekurangan-kekurangan kecil yang masih ditemukan. Cucun menggarisbawahi tentang efisiensi biaya Haji dan peningkatan akomodasi hotel bagi jemaah.
“Saya bilang ‘Pak, ini tolong dipertahankan yang sudah bagus’. Kelemahan-kelemahan atau yang kurang pasti ada, cuma catatan-catatan (Presiden Prabowo) ini menekankan kepada kami semua (bahwa) sudah bagus Bapak-Bapak dari DPR dengan pasukannya beliau di Kementerian Haji, bekerjasama dan berkomunikasi,” urai Cucun Ahmad Syamsurijal dalam keterangan tertulisnya kepada Parlementaria, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Sebagaimana diketahui, Timwas Haji DPR RI bersama Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf melaporkan perkembangan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/6). Turut hadir pula Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang.
“Alhamdulillah kami menyampaikan pengawasan dari mulai keberangkatan, bahkan dari mulai menetapkan di panja. Ongkos naik Haji bisa berkurang dalam waktu 2 tahun 6 juta untuk 200 sekian ribu orang yang mereka betul-betul sudah bertahun-tahun ingin melaksanakan ibadah Haji. Dan bayangkan saja di era kepemimpinan Bapak Presiden sekarang ini jemaah reguler sudah bisa menginap di hotel bintang 5,” ungkap Cucun.
Di sisi lain, Cucun yang merupakan Ketua Timwas Haji DPR 2026 ini mengatakan Presiden Prabowo menyoroti tentang keberhasilan Kementerian Haji dan Umrah dalam memangkas masa tunggu jemaah haji Indonesia secara signifikan. Jika sebelumnya antrian mencapai puluhan tahun, kini skema baru berhasil menekan angka tersebut.
“Bagaimana antrean ini yang kemarin sudah hampir 35 tahun, 40 tahun melalui para pembantunya Bapak Presiden, Pak Menteri Haji dan Pak Wamen semua bekerja sudah bisa ditekan sampai 26 tahun. Bahkan, Beliau menyampaikan tadi kalau bisa tolong lebih cepat lagi seperti apa skemanya kalau misalkan antrian ini tidak panjang,” sambung Cucun.
Kepada Presiden Prabowo, Pimpinan DPR Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) ini juga menyampaikan capaian positif Kementerian Haji dan Umrah dalam hal kualitas pelayanan konsumsi. Menurutnya, jemaah Haji tahun ini bisa menikmati menu makanan yang lebih bervariatif dibanding tahun-tahun lalu.
“Kementerian baru perdana diberikan tugas bisa melakukan negosiasi dengan para syarikat itu sehingga makanan bisa bervariasi, sehingga tidak ada kejenuhan. Dan nasi juga sudah adaptif,” ujar Legislator Fraksi PKB tersebut.
Pertemuan antara Presiden Prabowo dengan Cucun bersama perwakilan Timwas Haji DPR berlangsung cukup lama dan hangat. Cucun mengatakan hasil pengawasan DPR tahun ini diharapkan dapat membuat penyelenggaraan ibadah Haji ke depan semakin lebih baik.
“Sekali lagi, apresiasi setinggi-tingginya atas lompatan besar dan perbaikan terbaik dalam penyelenggaraan Haji tahun ini. Sebuah capaian luar biasa yang wajib dipertahankan dan terus ditingkatkan ke depan,” pungkas Cucun. (pun/ssb)