
Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026, Muhammad Nasir Djamil, saat keberangkatan Timwas Haji DPR RI menuju Makkah melalui Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.|Foto: Dok/Alma
PARLEMENTARIA, Tangerang — Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026 Muhammad Nasir Djamil menilai keterlibatan unsur kepolisian dalam penyelenggaraan ibadah haji memiliki peran penting untuk membantu pelayanan dan pengelolaan jemaah di Tanah Suci. Hal ini disampaikannya sesaat keberangkatan Timwas Haji DPR RI menuju Makkah melalui Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (20/05/2026).
Baginya, keikutsertaan anggota Polri dalam pelaksanaan haji bukan semata-mata terkait pengamanan, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan terhadap jemaah Indonesia. “Polisi itu punya tugas melayani, melindungi, dan mengayomi. Jadi kalau kemudian anggota kepolisian ikut dalam bagian dari rangkaian haji, apakah mereka masuk dalam pengawas atau pendamping dan lain sebagainya, itu semata-mata karena memang diharapkan mereka nanti bisa belajar,” ujar Nasir kepada Parlementaria.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, pengalaman dalam pengaturan lalu lintas dan pengendalian keramaian menjadi salah satu hal penting yang dapat dipelajari aparat kepolisian selama pelaksanaan ibadah haji. Pasalnya, kondisi jutaan jemaah yang bergerak dalam waktu bersamaan membutuhkan pengelolaan mobilitas yang baik agar tidak menimbulkan penumpukan maupun hambatan pelayanan.
“Terutama dari lalu lintas. Jadi mereka bisa tahu dan kemudian punya pengalaman,” katanya.
Dirinya pun menambahkan, keterlibatan Polri dalam penyelenggaraan haji juga menjadi bagian dari dukungan terhadap pemerintah dalam memberikan pelayanan maksimal kepada jemaah. “Yang paling penting, keterlibatan kepolisian dalam pelaksanaan ibadah haji itu adalah untuk membantu negara, membantu pemerintah dalam konteks pelayanan terhadap calon jemaah haji,” tegasnya.
Mengakhiri pernyataan, ia berharap seluruh unsur yang terlibat dalam operasional haji tahun ini dapat bekerja terpadu agar jemaah Indonesia memperoleh rasa aman, nyaman, dan pelayanan yang lebih baik selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. (MAN/um)