E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Parlemen Kampus|sampah|Iduladha|Rumah Layak|MBG|Pariwisata|BUMD|El Nino|pangan|pesantren|Kekerasan Seksual|ternak
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 37°C
Lembab: 69%
Angin: 7 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Parlemen Kampus|sampah|Iduladha|Rumah Layak|MBG|Pariwisata|BUMD|El Nino|pangan|pesantren|Kekerasan Seksual|ternak
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 37°C
Lembab: 69%
Angin: 7 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Parlemen Kampus|sampah|Iduladha|Rumah Layak|MBG|Pariwisata|BUMD|El Nino|pangan|pesantren|Kekerasan Seksual|ternak
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 37°C
Lembab: 69%
Angin: 7 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Kasus Kematian Dokter Internship dr Myta, Pulung Agustanto Desak Audit Investigatif

Diterbitkan
Selasa, 5 Mei 2026 17.09 WIB
Bagikan:
Kasus Kematian Dokter Internship dr Myta, Pulung Agustanto Desak Audit Investigatif

Anggota Komisi IX DPR RI, Pulung Agustanto.|Foto: Sari/Karisma

 

Anggota Komisi IX DPR RI, Pulung Agustanto menyatakan duka mendalam sekaligus mengecam manajemen perlindungan tenaga medis yang dinilai lemah.

 

Lihat Juga :

Libatkan Tim Ahli Independen dan Akuntabel dalam Audit Bukti Kasus Kematian Diplomat Muda

Libatkan Tim Ahli Independen dan Akuntabel dalam Audit Bukti Kasus Kematian Diplomat Muda

Kasus Korupsi Pertamina, Legislator Desak Audit Total BUMN Migas

Kasus Korupsi Pertamina, Legislator Desak Audit Total BUMN Migas

“Kematian dr. Myta merupakan alarm keras bagi pemerintah bahwa terdapat kerusakan sistemik dalam memperlakukan pekerja kemanusiaan,” ujarnya melalui rilis yang diterima Parlementaria, di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

 

Berdasarkan laporan IKA FK Universitas Sriwijaya, terdapat indikasi bahwa dr. Myta dipaksa bekerja melampaui batas kemampuan fisik. Korban diduga telah bertugas selama tiga bulan berturut-turut tanpa libur, baik di bangsal maupun IGD, tanpa adanya supervisi dari dokter definitif yang memadai.

 

Situasi dilaporkan memburuk ketika dr. Myta tetap diwajibkan menjalani jadwal jaga malam meskipun sedang dalam kondisi sakit. Korban disebut mengalami gejala demam tinggi, sesak napas, hingga penurunan saturasi oksigen mencapai angka 80 persen, namun tetap terikat pada kewajiban tugas yang tidak manusiawi.

 

Pulung menegaskan bahwa menugaskan seseorang yang sedang sesak napas untuk tetap berjaga adalah tindakan yang tidak dapat diterima secara nalar. Ia mengingatkan bahwa tenaga medis adalah manusia, bukan mesin yang dapat dipaksa bekerja tanpa henti hingga mengalami kelelahan ekstrem.

 

Lebih lanjut, Pulung mencatat bahwa tragedi di Jambi ini menambah daftar kelam di tahun 2026. Hingga saat ini, sedikitnya empat dokter internshipdilaporkan gugur saat bertugas di berbagai wilayah, termasuk di Cianjur, Denpasar, dan Tegal. 

 

“Rentetan kejadian ini dinilai menjadi bukti kuat adanya masalah mendalam yang harus segera dibenahi,” tegasnya. 

 

Atas dasar tersebut, ia mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk segera melakukan audit investigatif secara menyeluruh. Audit ini diperlukan untuk mencari akar masalah, mulai dari potensi kegagalan supervisi hingga budaya kerja yang tidak sehat di rumah sakit.

 

“Kemenkes perlu segera melakukan reformasi total pada Program Internship Dokter Indonesia (PIDI). Penekanan utama diberikan pada pengaturan jam kerja yang lebih manusiawi serta jaminan perlindungan kesehatan bagi tenaga medis muda agar tidak ada lagi dokter yang gugur akibat kecerobohan sistem,” pungkas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini. (rnm/rdn)

Berita terkait

Libatkan Tim Ahli Independen dan Akuntabel dalam Audit Bukti Kasus Kematian Diplomat Muda
Politik dan Keamanan
Libatkan Tim Ahli Independen dan Akuntabel dalam Audit Bukti Kasus Kematian Diplomat Muda
Kasus Korupsi Pertamina, Legislator Desak Audit Total BUMN Migas
Industri dan Pembangunan
Kasus Korupsi Pertamina, Legislator Desak Audit Total BUMN Migas
Empat Dokter Internship Meninggal Diduga Karena Beban Kerja, Legislator Dorong Pembentukan Tim Investigasi
Kesejahteraan Rakyat
Empat Dokter Internship Meninggal Diduga Karena Beban Kerja, Legislator Dorong Pembentukan Tim Investigasi
Tags:#dokter
Sebelumnya

Novita Wijayanti: Surplus Beras di Cilacap Tercapai, Swasembada Pangan Terwujud

Selanjutnya

Harris Turino Terima Aspirasi Guru Honorer, Minta Kepastian Status Usai SE Kemendikdasmen

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(799)
  • Industri dan Pembangunan(2988)
  • Isu Lainnya(998)
  • Kesejahteraan Rakyat(2896)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3607)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Orasi Bintang Orator

https://bit.ly/FormulirLombaOrasiBintangOrator?r=qr

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Parlemen Kampus|sampah|Iduladha|Rumah Layak|MBG|Pariwisata|BUMD|El Nino|pangan|pesantren|Kekerasan Seksual|ternak
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 37°C
Lembab: 69%
Angin: 7 km/h