E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
El Nino|Kopdes Merah Putih|BNPB|Bali|Bentrokan|Menteng|Pengeroyokan|Komisi II|Honorer|Guru|Penegakan Hukum|Reses|PPPK
Jakarta:
Gerimis
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 76%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
El Nino|Kopdes Merah Putih|BNPB|Bali|Bentrokan|Menteng|Pengeroyokan|Komisi II|Honorer|Guru|Penegakan Hukum|Reses|PPPK
Jakarta:
Gerimis
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 76%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
El Nino|Kopdes Merah Putih|BNPB|Bali|Bentrokan|Menteng|Pengeroyokan|Komisi II|Honorer|Guru|Penegakan Hukum|Reses|PPPK
Jakarta:
Gerimis
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 76%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Geopolitik Memanas, Indonesia Harus Perkuat Kedaulatan dan Pertahankan Prinsip Bebas Aktif

Diterbitkan
Kamis, 23 Apr 2026 12.44 WIB
Bagikan:
Geopolitik Memanas, Indonesia Harus Perkuat Kedaulatan dan Pertahankan Prinsip Bebas Aktif

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono saat menghadiri Diskusi Dialektika Demokrasi bertema "Memperkuat Kedaulatan Bangsa di Era Dinamika Persaingan Global" yang diselenggarakan oleh Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bekerja sama dengan Biro Pemberitaan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto : Runi/mri

PARLEMENTARIA, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono, menegaskan bahwa Indonesia perlu memperkuat kedaulatan nasional, sekaligus mempertahankan prinsip politik luar negeri bebas aktif di tengah dinamika geopolitik global yang kian memanas.

 

Penegasan tersebut disampaikan Dave dalam Diskusi Dialektika Demokrasi bertema "Memperkuat Kedaulatan Bangsa di Era Dinamika Persaingan Global" yang diselenggarakan oleh Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bekerja sama dengan Biro Pemberitaan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Lihat Juga :

RUU Keamanan dan Ketahanan Siber Harus Menjadi Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia

RUU Keamanan dan Ketahanan Siber Harus Menjadi Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia

Peruri Harus Perkuat Transformasi Digital dan Kedaulatan Dokumen Negara

Peruri Harus Perkuat Transformasi Digital dan Kedaulatan Dokumen Negara

 

Dalam paparannya, Dave menyoroti sejumlah konflik internasional yang hingga kini belum menemukan titik penyelesaian, mulai dari perang Rusia-Ukraina hingga eskalasi ketegangan di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.

 

Ia menilai bahwa konflik Rusia-Ukraina yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun bukan sekadar persoalan bilateral kedua negara. Pasalnya, berbagai pihak eksternal turut terlibat melalui pasokan persenjataan, teknologi, hingga personel militer.

 

"Kalau hanya Rusia dan Ukraina, seharusnya konflik ini sudah selesai sejak lama. Faktanya, ada suplai persenjataan, teknologi, hingga personel dari berbagai negara," ujar Dave.

 

Dave juga menyoroti fenomena warga negara Indonesia yang tergiur menjadi tentara bayaran di zona konflik dengan iming-iming gaji besar, namun pada akhirnya menghadapi risiko kehilangan nyawa.

 

Sementara itu, di kawasan Timur Tengah, eskalasi meningkat pasca serangan yang menewaskan sejumlah tokoh penting Iran. Dave menilai stabilitas internal Iran relatif terjaga berkat kuatnya ideologi negara tersebut.

 

"Pergantian kepemimpinan di Iran berlangsung cepat. Ini menunjukkan mereka tidak mengkultuskan individu, melainkan mengedepankan ideologi," kata Politisi Fraksi Partai Golkar itu.

 

Dave mengakui bahwa kondisi geopolitik global berdampak langsung pada perekonomian nasional, khususnya melalui lonjakan harga minyak dunia. Namun, ia mengapresiasi langkah pemerintah yang dinilai berhasil menjaga stabilitas harga melalui kebijakan fiskal yang terukur.

 

"Pemerintah, termasuk Presiden Prabowo dan Menteri ESDM, mampu menahan dampak kenaikan harga minyak melalui pengelolaan APBN yang prudent," ujarnya.

 

Lebih jauh, Dave mengingatkan agar Indonesia tidak mengabaikan ancaman hibrida yang muncul sebagai dampak lanjutan dari konflik global, termasuk potensi ketegangan di kawasan Laut China Selatan serta hubungan China-Taiwan yang kian memanas.

 

Di tengah tarik-menarik kepentingan antara China dan negara-negara Barat, Dave menegaskan bahwa Indonesia harus konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif.

 

"China adalah mitra dagang utama Indonesia, tetapi kita juga membutuhkan dukungan teknologi dan kerja sama dari Amerika Serikat serta Eropa. Hubungan harus tetap seimbang," ucapnya.

 

Dave pun mendorong Indonesia untuk berperan lebih aktif di forum internasional guna mendorong solusi damai yang konkret dan berkelanjutan, bukan sekadar menghasilkan resolusi tanpa implementasi nyata.

 

"Indonesia harus terus mendorong solusi permanen bagi konflik global, sehingga tidak hanya berhenti pada tataran wacana, tetapi benar-benar menghasilkan perdamaian," pungkasnya. (rr/rdn)

Berita terkait

RUU Keamanan dan Ketahanan Siber Harus Menjadi Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia
Politik dan Keamanan
RUU Keamanan dan Ketahanan Siber Harus Menjadi Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia
Peruri Harus Perkuat Transformasi Digital dan Kedaulatan Dokumen Negara
Industri dan Pembangunan
Peruri Harus Perkuat Transformasi Digital dan Kedaulatan Dokumen Negara
Respons Sanksi IOC, Indonesia Harus Jaga Prinsip Kemanusiaan dan Diplomasi Olahraga
Kesejahteraan Rakyat
Respons Sanksi IOC, Indonesia Harus Jaga Prinsip Kemanusiaan dan Diplomasi Olahraga
Tags:#Konflik Global
Sebelumnya

30 Ribu Manajer Kopdes Dibuka, Mufti Anam: Harus Transparan dan Berkeadilan!

Selanjutnya

Bahas Revisi UU Sisdiknas, Pembagian Peran PTN dan PTS Perlu Diperjelas

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1050)
  • Industri dan Pembangunan(3677)
  • Isu Lainnya(1040)
  • Kesejahteraan Rakyat(3665)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4513)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

KELAS PARLEMEN

🚀 Halo Sobat Parlemen, Kelas Parlemen resmi dimulai! Kelas Parlemen mengajak kamu memahami bagaimana parlemen berperan dalam menjaga ruang digital di tengah perkembangan teknologi dan algoritma. 🎙️ Beyond the FYP: Peran Parlemen Menjaga Ruang Digital di Tengah Bias dan Jebakan Algoritma 📅 Jumat, 7 Agustus 2026 🕙 10.00 WIB – selesai 💻 Zoom Meeting 🎤 Narasumber: * Amelia Anggraini, S.I.Kom – Anggota Komisi I DPR RI * Dr. Suko Widodo, Drs., M.Si. – Dosen FISIP Universitas Airlangga ✨ Fasilitas peserta: ✔️ e-Sertifikat ✔️ Berbagai hadiah menarik 📌 Daftar sekarang melalui tautan berikut: https://s.dpr.go.id/KELASPARLEMEN Jadilah bagian dari Kelas Parlemen dan ikut berdiskusi mengenai isu digita

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
El Nino|Kopdes Merah Putih|BNPB|Bali|Bentrokan|Menteng|Pengeroyokan|Komisi II|Honorer|Guru|Penegakan Hukum|Reses|PPPK
Jakarta:
Gerimis
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 76%
Angin: 5 km/h