E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU PPRT|Haji|RUU HPI|MBG|literasi|aspirasi|campak|RUU Satu Data|BBM|TNI|UMKM|RUU Adminduk|Penggelapan dana
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 35°C
Lembab: 82%
Angin: 2 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU PPRT|Haji|RUU HPI|MBG|literasi|aspirasi|campak|RUU Satu Data|BBM|TNI|UMKM|RUU Adminduk|Penggelapan dana
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 35°C
Lembab: 82%
Angin: 2 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU PPRT|Haji|RUU HPI|MBG|literasi|aspirasi|campak|RUU Satu Data|BBM|TNI|UMKM|RUU Adminduk|Penggelapan dana
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 35°C
Lembab: 82%
Angin: 2 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Felly Runtuwene Dorong Vaksinasi Campak Berbasis Cuaca dan Pemetaan Risiko

Diterbitkan
Selasa, 21 Apr 2026 11.28 WIB
Bagikan:
Felly Runtuwene Dorong Vaksinasi Campak Berbasis Cuaca dan Pemetaan Risiko

Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, dalam Rapat Kerja Komisi IX dengan Menteri Kesehatan, di Nusantara I, Senayan, Jakarta.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, menekankan pentingnya perencanaan vaksinasi campak yang lebih terukur dan berbasis data. Terkhusus dengan mempertimbangkan faktor cuaca dan karakteristik wilayah di Indonesia. Ia menilai pendekatan distribusi vaksin selama ini masih cenderung reaktif, padahal pola penyebaran penyakit di negara tropis seperti Indonesia dapat diprediksi.


Legislator dari Fraksi Partai NasDem ini pun mendorong agar pemerintah menyusun strategi vaksinasi yang mempertimbangkan siklus musim serta potensi kemunculan wabah di daerah tertentu. Dengan demikian, intervensi dapat dilakukan lebih dini sebelum kasus meningkat,” ujar Felly di Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (20/4/2026).


Lebih lanjut, ia mengingatkan agar fokus penanganan penyakit tidak hanya tertuju pada satu isu tertentu, seperti tuberkulosis, tetapi juga tetap memperhatikan penyakit lain yang berpotensi menimbulkan wabah, termasuk campak dan polio. Menurutnya, keseimbangan program imunisasi sangat penting untuk menjaga ketahanan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Lihat Juga :

Komisi IV Dorong Pemetaan Kebutuhan dan Penguatan Intensifikasi Teknologi Pergaraman

Komisi IV Dorong Pemetaan Kebutuhan dan Penguatan Intensifikasi Teknologi Pergaraman

Wujudkan Swasembada Garam, Komisi IV Dorong Pemetaan Detail dan Intensifikasi Teknologi

Wujudkan Swasembada Garam, Komisi IV Dorong Pemetaan Detail dan Intensifikasi Teknologi


Felly menilai, pemerintah perlu memiliki pendekatan berbasis perhitungan yang matang dalam menentukan prioritas vaksinasi. Hal ini mencakup pemetaan wilayah rawan, waktu penyebaran penyakit, hingga kesiapan distribusi vaksin agar dapat menjangkau masyarakat secara optimal.


“Tapi bukan berarti mengabaikan juga yang lain-lain, seperti vaksin campak dan mungkin polio dan lain sebagainya. Jadi ini juga jangan diabaikan, tetap kita harus menghitung,” tegasnya.


Di sisi lain, Felly juga mendorong adanya model prediksi yang lebih ilmiah dalam membaca potensi penyebaran wabah di Indonesia. Dengan kondisi geografis sebagai negara tropis, menurutnya sudah seharusnya pemerintah memiliki rumusan yang mampu memperkirakan kapan dan di mana suatu penyakit berpotensi meningkat.


“Kita harus menghitung, ada rumus yang mungkin bisa dipakai untuk masyarakat Indonesia. Ini daerah tropis. Jadi kira-kira kalau wabah ini masuk atau meledak karena dipengaruhi cuaca, di mana itu harus bisa dipetakan,” pungkasnya. (ujm/aha)

Berita terkait

Komisi IV Dorong Pemetaan Kebutuhan dan Penguatan Intensifikasi Teknologi Pergaraman
Industri dan Pembangunan
Komisi IV Dorong Pemetaan Kebutuhan dan Penguatan Intensifikasi Teknologi Pergaraman
Wujudkan Swasembada Garam, Komisi IV Dorong Pemetaan Detail dan Intensifikasi Teknologi
Industri dan Pembangunan
Wujudkan Swasembada Garam, Komisi IV Dorong Pemetaan Detail dan Intensifikasi Teknologi
Komisi VI Dorong Penguatan Sistem Identifikasi dan Mitigasi Risiko Penyeberangan Merak
Industri dan Pembangunan
Komisi VI Dorong Penguatan Sistem Identifikasi dan Mitigasi Risiko Penyeberangan Merak
Tags:#campak#vaksinasi
Sebelumnya

Sinergi Terbangun, BAM Pastikan Kendala MBG di Bekasi Segera Ditindaklanjuti

Selanjutnya

Insiden Tembak Puncak Papua Tewaskan Warga, Legislator Dorong Dibentuknya Tim Investigasi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(784)
  • Industri dan Pembangunan(2884)
  • Isu Lainnya(984)
  • Kesejahteraan Rakyat(2776)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3505)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Orasi Bintang Orator

https://bit.ly/FormulirLombaOrasiBintangOrator?r=qr

Dampak Konflik AS-ISRAEL VS IRAN

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU PPRT|Haji|RUU HPI|MBG|literasi|aspirasi|campak|RUU Satu Data|BBM|TNI|UMKM|RUU Adminduk|Penggelapan dana
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 35°C
Lembab: 82%
Angin: 2 km/h