E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
sekolah rakyat|Basarnas|hutan|Bencana|Banjir|TPA|perlintasan sebidang|Jalan Tol|Jamkestama|Perdagangan Karbon|KKP|Konservasi Terumbu Karang|Petani Tebu
Jakarta:
Berawan sebagian
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 63%
Angin: 6 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
sekolah rakyat|Basarnas|hutan|Bencana|Banjir|TPA|perlintasan sebidang|Jalan Tol|Jamkestama|Perdagangan Karbon|KKP|Konservasi Terumbu Karang|Petani Tebu
Jakarta:
Berawan sebagian
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 63%
Angin: 6 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
sekolah rakyat|Basarnas|hutan|Bencana|Banjir|TPA|perlintasan sebidang|Jalan Tol|Jamkestama|Perdagangan Karbon|KKP|Konservasi Terumbu Karang|Petani Tebu
Jakarta:
Berawan sebagian
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 63%
Angin: 6 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

I Ketut Suwendra Tegaskan Transparansi Penanaman Bibit, Dorong Pelibatan Publik

Diterbitkan
Senin, 8 Des 2025 11.27 WIB
Bagikan:
I Ketut Suwendra Tegaskan Transparansi Penanaman Bibit, Dorong Pelibatan Publik

Anggota Komisi IV DPR RI I Ketut Suwendra meninjau proses persemaian bibit saat Kunsfik Komisi IV di Persemaian Modern Rumpin, Bogor, Jawa Barat, hari Jumat (5/12/2025). Foto: Munchen/vel.

PARLEMENTARIA, Bogor – Persemaian Modern Rumpin di Kabupaten Bogor kembali menjadi perhatian Komisi IV DPR RI. Fasilitas yang dibangun dengan teknologi berstandar internasional ini dinilai mampu menjawab kebutuhan penyediaan bibit untuk rehabilitasi hutan nasional.

Anggota Komisi IV DPR RI I Ketut Suwendra menyampaikan apresiasinya terhadap fasilitas persemaian yang terintegrasi secara otomatis, mulai dari sistem penyiraman, pemupukan, hingga pengendalian kualitas bibit. Namun, ia menekankan perlunya pengawasan ketat agar bibit yang diproduksi benar-benar ditanam dan dirawat dengan baik.

“Saya sangat concern dan kritis karena persemaian bibit pohon hutan di Rumpin, Kabupaten Bogor, ini sangat modern dan sudah bertaraf internasional. Bangunan semegah ini disiapkan pemerintah untuk menyediakan bibit dan mereboisasi hutan-hutan yang gundul. Jadi jangan sampai bibitnya hanya diproduksi tetapi tidak tertanam, atau tertanam namun tidak terawat,” kata Suwendra kepada Parlementaria usai Kunsfik Komisi IV di Persemaian Modern Rumpin, Bogor, Jawa Barat, hari Jumat (5/12/2025).

Dalam sesi dialog dengan pengelola, Suwendra menegaskan pentingnya data akurat mengenai lokasi penanaman bibit. Berdasarkan data BPDAS Citarum–Ciliwung, persemaian telah mendistribusikan lebih dari 17,5 juta bibit ke berbagai daerah sejak beroperasi, termasuk untuk rehabilitasi hutan, agroforestri, dan UPSA (Usaha Pelestarian Sumber Daya Alam). Namun, menurutnya, distribusi besar tersebut harus diikuti pemantauan nyata di lapangan.

“Kita kritisi, kita minta datanya—di mana ditanamnya. Kita mau lihat juga, sehingga jelas betul lokasi ditanamnya. Jangan sampai hanya disebut wilayah, tapi tidak pernah dirawat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Komisi IV menunggu laporan resmi lokasi penanaman, termasuk data geotag yang selama ini digunakan dalam proses monitoring.

“Tadi kita minta dan dijanjikan datanya akan diberikan. Kami akan turun langsung sebagai fungsi pengawasan untuk melihat di mana bibit-bibit itu ditanam,” ujarnya.

Data persemaian menunjukkan bahwa kendala produksi dan penanaman tidak hanya disebabkan penurunan target produksi, tetapi juga keterbatasan anggaran untuk penanaman dan pemeliharaan di lapangan. Pada beberapa program, seperti FOLU (Forestry and Other Land Uses) Net Sink 2025, realisasi produksi baru mencapai 552.631 bibit dari target 1 juta batang. Keterbatasan biaya penanaman turut memengaruhi capaian tersebut.

Menanggapi kondisi itu, Suwendra menilai bahwa pelibatan masyarakat, LSM, dan mahasiswa merupakan langkah strategis untuk menutupi keterbatasan anggaran sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap hutan yang direhabilitasi.

“Kalau biaya untuk penanaman kurang, maka melibatkan masyarakat, LSM, dan mahasiswa adalah langkah yang sangat baik. Jadi ada yang menanam, ada yang merawat, dan ada yang memperhatikan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi informasi pengelola persemaian yang telah memberdayakan masyarakat melalui tenaga kerja harian, dengan melibatkan 58 orang dalam proses produksi pada tahun 2025. Menurutnya, pelibatan tersebut perlu diperluas hingga tahap penanaman agar keberhasilan rehabilitasi lebih terjamin.

“Dari informasi tadi, salah satu kelemahan ada pada anggaran untuk proses penanaman. Karena itu, pelibatan masyarakat dalam proses penanaman sangat kami setujui. Sehingga, rasa memiliki terhadap hutan meningkat dan potensi kerusakan bisa berkurang,” tutup Suwendra. •mun/aha

Berita terkait

Harga Singkong Naik, I Ketut Suwendra Tegaskan Negara Harus Berpihak kepada Petani
Industri dan Pembangunan
Harga Singkong Naik, I Ketut Suwendra Tegaskan Negara Harus Berpihak kepada Petani
FKP Revisi Standar Pelayanan Informasi Publik: Dorong Penguatan Transparansi dan Layanan Prima
Isu Lainnya
FKP Revisi Standar Pelayanan Informasi Publik: Dorong Penguatan Transparansi dan Layanan Prima
I Ketut Suwendra: Eksploitasi Emas Jangan Bikin Alam Rusak dan Terbengkalai
Industri dan Pembangunan
I Ketut Suwendra: Eksploitasi Emas Jangan Bikin Alam Rusak dan Terbengkalai
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi IV
Sebelumnya

Yoyok Sudibyo Tegaskan Komitmen DPR Kawal Suksesi Mobil Nasional Produksi Pindad

Selanjutnya

Pemerintah Diminta Benahi Industri Kapal Nasional, Rycko Menoza: Transportasi Laut Jalan di Tempat

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1021)
  • Industri dan Pembangunan(3568)
  • Isu Lainnya(1033)
  • Kesejahteraan Rakyat(3561)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4342)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
sekolah rakyat|Basarnas|hutan|Bencana|Banjir|TPA|perlintasan sebidang|Jalan Tol|Jamkestama|Perdagangan Karbon|KKP|Konservasi Terumbu Karang|Petani Tebu
Jakarta:
Berawan sebagian
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 63%
Angin: 6 km/h