E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Nuroji: Hindari Penguasaan SPPG oleh Segelintir Pemodal Besar

Diterbitkan
Jumat, 14 Nov 2025 12.54 WIB
Bagikan:
Nuroji: Hindari Penguasaan SPPG oleh Segelintir Pemodal Besar

Anggota Komisi IX DPR RI, Nuroji. Foto : Ist/Andri.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI, Nuroji, menyoroti potensi praktik monopoli dalam pelaksanaan dapur SPPG dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dijalankan pemerintah. Ia mengingatkan agar proyek tersebut tidak dikuasai oleh segelintir pihak bermodal besar, melainkan melibatkan koperasi dan pelaku UMKM agar manfaat ekonominya dapat dirasakan masyarakat secara luas.

“Jangan sampai pemilik dapur juga yang menguasai seluruh rantai bisnis, dari penyewaan dapur hingga menjadi supplier bahan. Harus ada pemerataan yang adil,” tegas Nuroji di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (12/11/2025).

Ia menilai, salah satu manfaat yang bisa diterima dari program ini adalah pemerataan ekonomi daerah, sehingga prinsip gotong royong perlu dijaga. Menurutnya, di lapangan masih banyak masyarakat yang belum terlibat dalam bisnis pengadaan bahan untuk dapur steril, terutama karena keterbatasan modal dan kurangnya akses.

“Banyak yang ingin ikut tapi tidak tahu caranya, atau terkendala modal. Karena itu, mereka perlu berhimpun dalam koperasi. Kalau koperasi diberi ruang, ekonomi lokal bisa tumbuh,” ujarnya.

Legislator dari Fraksi Gerindra itu mencontohkan beberapa koperasi pasar yang sebenarnya telah memiliki potensi besar untuk menjadi supplier bahan makanan, mulai dari sayuran hingga kebutuhan pokok. Namun, sejauh ini belum banyak koperasi yang diberi kesempatan untuk terlibat dalam sistem pasok yang terhubung ke SPPG.

“Kalau yang bermodal besar dibiarkan menguasai semuanya, maka yang kecil akan tersingkir. Padahal, semangatnya adalah membangun ekonomi daerah yang merata,” sambungnya.

Ia juga mengusulkan adanya pembatasan jumlah dapur yang boleh dimiliki oleh satu yayasan atau pengelola, untuk mencegah penguasaan pasar secara berlebihan.

Selain aspek ekonomi, ia turut menyinggung inovasi alat sterilisasi makanan yang mampu mencapai suhu 120 derajat Celsius. Teknologi tersebut dinilai dapat meningkatkan higienitas dan keamanan pangan, namun penerapannya tetap harus berpihak pada masyarakat lokal.

“Teknologi penting, tapi jangan sampai manfaatnya hanya dinikmati oleh pemilik modal besar. Libatkan masyarakat melalui koperasi, berikan kesempatan jadi supplier, agar roda ekonomi daerah benar-benar berputar,” pungkasnya. •ujm/rdn

Berita terkait

Tantangan Besar Pemerintah, Jaga Arah Agar Tak Tereduksi oleh Kepentingan Segelintir Orang
Politik dan Keamanan
Tantangan Besar Pemerintah, Jaga Arah Agar Tak Tereduksi oleh Kepentingan Segelintir Orang
Banggar DPR Kasih Tiga Resep Perbaiki Tata Kelola MBG
Ekonomi dan Keuangan
Banggar DPR Kasih Tiga Resep Perbaiki Tata Kelola MBG
Jangan Hanya Menindak Sadbor, Usut dan Tindak Juga Public Figure yang Promosikan Judi Online
Politik dan Keamanan
Jangan Hanya Menindak Sadbor, Usut dan Tindak Juga Public Figure yang Promosikan Judi Online
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi IX
Sebelumnya

Benny K. Harman Minta Negara Serius Garap Kratom sebagai Komoditas Strategis

Selanjutnya

Perlu Regulasi Kesejahteraan Komcad dan Perluasan Tugas Babinsa

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(758)
  • Industri dan Pembangunan(2695)
  • Isu Lainnya(981)
  • Kesejahteraan Rakyat(2576)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3195)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Dampak penutupan selat hormus

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 3 km/h