E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Komisi IV Apresiasi Repatriasi Burung Perkici Dada Merah, Dorong Pelibatan Masyarakat

Diterbitkan
Rabu, 29 Okt 2025 10.12 WIB
Bagikan:
Komisi IV Apresiasi Repatriasi Burung Perkici Dada Merah, Dorong Pelibatan Masyarakat

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, dalam pertemuan dengan Kementerian Kehutanan, Badan Karantina Indonesia dan gubenur Bali beserta jajaran di Bali, Senin (27/10/2025). Foto: Arief/vel.

PARLEMENTARIA, Bali — Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, mengapresiasi langkah Kementerian Kehutanan dan Badan Karantina Indonesia yang berhasil melakukan repatriasi atau pemulangan burung Perkici Dada Merah dari Inggris ke Indonesia. Burung endemik asal Bali itu sebelumnya sempat punah di habitat aslinya dan kini berhasil dikembalikan melalui kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Inggris.

“Seperti yang kita sampaikan, kami apresiasi langkah Kementerian Kehutanan yang bekerja sama dengan Inggris dalam melakukan repatriasi terhadap burung Perkici Dada Merah,” ujar Alex Indra Lukman kepada Parlementaria usai pertemuan dengan Kementerian Kehutanan, Badan Karantina Indonesia dan gubenur Bali beserta jajaran di Bali, Senin (27/10/2025).

Menurutnya, meski repatriasi ini merupakan kabar baik, hal tersebut juga menjadi pengingat bahwa masih ada kelemahan dalam upaya pelestarian satwa endemik di tanah air. “Kalau kita melakukan repatriasi, itu berarti ada kegagalan dalam melestarikan dan mengembangbiakkan satwa endemik kita sendiri,” tegasnya.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini juga menekankan pentingnya keseimbangan antara kelestarian alam dan kesejahteraan manusia. “Saya sempat menyinggung dengan kalimat, sejahterakan manusia, maka hutan beserta isinya akan terjaga, kalau tidak, akan terjadi perebutan lahan antara manusia dan satwa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Alex menekankan pentingnya restorasi habitat dan peningkatan luasan hutan di Bali yang kini tinggal sekitar 23 persen. “Restorasi ekosistem harus menjadi prioritas. Kita harus menjaga keseimbangan antara ekonomi dan ekologi agar pembangunan berkelanjutan bisa terwujud,” sebutnya.

Dari hasil diskusi bersama Kementerian Kehutanan dan Pemerintah Provinsi Bali, Komisi IV merumuskan tiga langkah konkret pelestarian satwa, penyempurnaan regulasi terkait perlindungan dan penangkaran satwa endemik, kelibatan masyarakat dalam program penangkaran agar konservasi menjadi gerakan bersama serta pendataan satwa berbasis teknologi, salah satunya dengan penggunaan mikrocip untuk memantau keberadaan satwa langka.

“Teknologi microchip ini sudah banyak diterapkan dan bisa digunakan juga untuk burung. Dengan begitu, keberadaan burung-burung langka dapat dipantau secara akurat,” terang Alex.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bali I Wayan Koster yang turut hadir dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan apresiasinya kepada Komisi IV DPR RI atas dorongan untuk memperkuat perlindungan satwa endemik Bali. Ia menyebut beberapa jenis satwa langka seperti Jalak Bali, Kakatua Jambul Kuning, dan Perkici Dada Merah perlu segera didata ulang.

“Kami akan segera menyusun Peraturan Daerah untuk melindungi satwa endemik Bali, termasuk larangan perburuan dan penerapan teknologi microchip untuk memantau keberadaannya,” ujar I Wayan Koster. •afr/aha

Berita terkait

Komisi IV Apresiasi Produksi Bawang Merah Brebes Tembus Pasar Internasional.
Industri dan Pembangunan
Komisi IV Apresiasi Produksi Bawang Merah Brebes Tembus Pasar Internasional.
Apresiasi Swasembada Pangan 2025, Komisi IV Dorong Keberlanjutan
Industri dan Pembangunan
Apresiasi Swasembada Pangan 2025, Komisi IV Dorong Keberlanjutan
Komisi IV Apresiasi Sulsel sebagai Pelopor Pengelolaan Pesisir, Dorong Penambahan SDM BPSPL
Industri dan Pembangunan
Komisi IV Apresiasi Sulsel sebagai Pelopor Pengelolaan Pesisir, Dorong Penambahan SDM BPSPL
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi IV
Sebelumnya

Komisi VIII Dukung Reformasi Kuota Haji Demi Pemerataan Daftar Tunggu

Selanjutnya

Hasil KTT ASEAN Diharapkan Berdampak Positif Bagi Indonesia

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(758)
  • Industri dan Pembangunan(2695)
  • Isu Lainnya(981)
  • Kesejahteraan Rakyat(2576)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3195)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Dampak penutupan selat hormus

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 3 km/h