E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Populer

Pemerintah Harus Waspadai Potensi Kenaikan Harga Migas Imbas Konflik Iran-Israel

Diterbitkan
Senin, 23 Jun 2025 00.01 WIB
Bagikan:
Pemerintah Harus Waspadai Potensi Kenaikan Harga Migas Imbas Konflik Iran-Israel
PARLEMENTARIA, Balikpapan – Konflik yang memanas antara Iran dan Israel memicu kekhawatiran akan dampak signifikan terhadap distribusi dan harga minyak serta gas bumi (migas) global, yang pada gilirannya akan memengaruhi Indonesia. Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Dony Maryadi Oekon menekankan perlunya kewaspadaan pemerintah menghadapi potensi kenaikan harga energi ini.

“Karena kondisi dunia ini kan sekarang memang paradigma seperti itu. Kalau pada saat sesuatu terjadi, ada perang atau ada apa, fluktuasi dari harga ini sendiri kan akan bermain,” ujar Dony kepada Parlementaria, di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (19/6/2025).

Ia menjelaskan bahwa kenaikan harga minyak dan energi secara keseluruhan pasti akan berdampak pada Indonesia, mengingat kebutuhan migas dalam negeri yang sangat tinggi dan terus meningkat. Dony mengungkapkan bahwa produksi minyak bumi Indonesia saat ini masih jauh dari target. Dari capaian 1 juta barel per hari di masa lalu, kini produksi harian hanya berkisar 580-590 ribu barel, bahkan belum mencapai target 600 ribu barel.

“Sampai hari ini kan belum ada temuan-temuan baru yang signifikan,” tambahnya. Ia berharap Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terus mendorong peningkatan produksi. Namun, ia mencatat bahwa peningkatan produksi yang ada saat ini lebih banyak terjadi di sektor gas bumi, bukan minyak mentah.

“Temuan-temuan yang ada, development yang ada itu oleh SKK migas ada di gas sekarang. Jadi saya pikir kita coba lihat ini dari crude oil-nya bagaimana,” jelas Dony. Ia memperkirakan bahwa jika ada temuan baru yang signifikan, lifting minyak pada tahun 2026 bisa mencapai 610-615 ribu barel.

Dony menjelaskan bahwa upaya mendorong produksi dalam negeri secara instan tidak mudah karena pengembangan minyak membutuhkan waktu bertahun-tahun. Dengan kebutuhan minyak harian antara 1,2 hingga 1,6 juta barel per hari, dan produksi yang tidak mencapai 600 ribu barel, Indonesia sangat bergantung pada impor.

“Crude (oil) yang kita miliki sekarang tidak mencukupi,” tegasnya. Kondisi ini, diperparah dengan situasi konflik global, diperkirakan akan semakin mengangkat harga minyak mentah.

Untuk itu, pemerintah diminta untuk waspada terhadap potensi kenaikan harga migas yang signifikan. Ia mengakui bahwa tantangan efisiensi akan semakin besar di tengah kenaikan harga. “Mudah-mudahan tidak terlalu berdampak yang besar menurut kita,” pungkas Dony.

Seperti diketahui, konflik geopolitik, terutama di Timur Tengah yang kaya cadangan minyak, secara historis memicu fluktuasi dan kenaikan harga minyak. Iran sendiri adalah salah satu produsen minyak terbesar di dunia.

Sekitar 20% konsumsi minyak dunia dan 20% gas alam cair (LNG) dikirim melalui Selat Hormuz, yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman. Gangguan jalur distribusi, seperti keharusan kapal tanker berputar melalui jalur selatan Afrika, menambah waktu tempuh dan biaya, yang berdampak pada peningkatan inflasi global. •bia/aha

Berita terkait

Pemerintah Harus Antisipasi, Kenaikan BBM Nonsubsidi Jangan Sampai Berdampak Harga Sembako
Industri dan Pembangunan
Pemerintah Harus Antisipasi, Kenaikan BBM Nonsubsidi Jangan Sampai Berdampak Harga Sembako
Berimbas terhadap Inflasi, Tren Kenaikan Harga Minyak Dunia Harus Jadi Perhatian Pemerintah
Industri dan Pembangunan
Berimbas terhadap Inflasi, Tren Kenaikan Harga Minyak Dunia Harus Jadi Perhatian Pemerintah
Gejolak Perang Iran–Israel dan Kenaikan Harga Minyak Ancam Stabilitas Pangan Nasional
Industri dan Pembangunan
Gejolak Perang Iran–Israel dan Kenaikan Harga Minyak Ancam Stabilitas Pangan Nasional
Sebelumnya

Setjen DPR – RI : Setjen DPR RI Terima 3 Penghargaan Ideas Award 2025 – TVR 120

Selanjutnya

Waka DPR Cucun: Negara Harus Hadir Atasi Rantai Kemiskinan Antargenerasi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h