E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Puteri Komarudin: Perketat Pengawasan di Pusat Logistik Berikat

Diterbitkan
Rabu, 21 Mei 2025 14.12 WIB
Bagikan:
Puteri Komarudin: Perketat Pengawasan di Pusat Logistik Berikat
PARLEMENTARIA, Jakarta – Laporan Pusat Pelaporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) pada tahun 2025, menyebut total nilai transaksi penyelundupan barang diperkirakan mencapai Rp216,19 triliun selama periode 2021 sampai triwulan III-2024. Salah satu modus penyelundupan tersebut dilakukan melalui penyalahgunaan Kawasan Berikat/Gudang Berikat/Pusat Logistik Berikat (PLB).

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar Puteri Komarudin mendorong Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk memperketat pengawasan di Pusat Logistik Berikat (PLB).

“Keberadaan pusat logistik ini pada dasarnya sebagai titik masuk produk impor yang kemudian harus diarahkan untuk pasar ekspor. Bukan justru disalahgunakan, sehingga terjadi kebocoran produk yang berpotensi membanjiri pasar dalam negeri. Hal ini tentu akan berdampak terhadap industri dalam negeri kita. Sekaligus berpotensi menggerus penerimaan negara melalui pajak dan bea cukai dari aktivitas ekspor-impor,” urai Puteri melaui rilis yang diterima Selasa (20/5/2025).

Sebagai informasi, Pusat Logistik Berikat (PLB) merupakan gedung multifungsi untuk menimbun barang impor atau lokal yang dilengkapi fasilitas perpajakan dan kepabeanan, diantaranya penangguhan bea masuk, pajak, izin impor. 

Tujuan pengembangan PLB adalah untuk mendukung industri, mendorong investasi, menurunkan Dwelling Time, dan mewujudkan hub logistik di Asia Pasifik.

“Kita harus pastikan PLB dapat berfungsi sesuai tujuan awalnya. Terutama untuk membantu mengurangi biaya logistik yang masih kisaran 14 persen PDB. Salah satu penyebabnya karena bahan baku industri yang berasal dari impor justru banyak yang ditimbun di luar negeri. Sehingga, PLB bisa mendekatkan bahan baku dengan industri,” ungkap Puteri.

Dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XI DPR RI pada Senin (19/05), Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Askolani menegaskan akan terus melakukan pengawasan terhadap PLB. Upaya pengawasan tersebut dilakukan melalui pengawasan pada petugas hanggar, pemeriksaan dokumen, kegiatan monitoring dan evaluasi, hingga pemantauan pelaksanaan tugas.

“Dari pengawasan kami di kawasan fasilitas, di tahun 2023-2024, paling tidak kami melakukan penindakan sampai 220 kali penindakan setiap tahun. Kemudian, sampai dengan Mei 2025, kami sudah lakukan penindakan sebanyak 81 kali untuk barang-barang ilegal dan barang yang tidak diperkenankan masuk,” ucap Askolani. •rnm/aha

Berita terkait

Didik Soroti Potensi Penyalahgunaan Pusat Logistik Berikat untuk Masuknya Barang Ilegal
Ekonomi dan Keuangan
Didik Soroti Potensi Penyalahgunaan Pusat Logistik Berikat untuk Masuknya Barang Ilegal
Fauzi Amro Soroti Tumpang Tindih Regulasi Hambat Operasional Pusat Logistik Berikat
Ekonomi dan Keuangan
Fauzi Amro Soroti Tumpang Tindih Regulasi Hambat Operasional Pusat Logistik Berikat
Puteri Komarudin Serukan Krisis Kesehatan Palestina di APPF Filipina
Politik dan Keamanan
Puteri Komarudin Serukan Krisis Kesehatan Palestina di APPF Filipina
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi XI
Sebelumnya

Hari Kebangkitan Nasional 2025, Puan Singgung JAS MERAH: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah!

Selanjutnya

Komisi III Desak Proses Hukum Kasus Pelecehan Eks Kapolres Ngada Dipercepat

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1056)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3704)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4586)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h