E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Revisi UU LLAJ, Reni Astuti: Anggaran Transportasi Perlu Kejelasan

Diterbitkan
Jumat, 7 Mar 2025 08.59 WIB
Bagikan:
Revisi UU LLAJ, Reni Astuti: Anggaran Transportasi Perlu Kejelasan
PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI Reni Astuti menyoroti perlunya alokasi anggaran yang jelas untuk sektor transportasi. Ia mengatakan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, telah mengatur tentang dana jalan, namun implementasinya belum optimal karena terbentur dengan Undang-Undang Keuangan Negara. Ia pun menangkap aspirasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) terkait perlunya mandatory spending untuk anggaran transportasi.

“Hanya saja walaupun ini sudah diatur (alokasi anggaran untuk jalan), namun nampaknya juga belum begitu untuk implementasi karena kita punya undang-undang terkait dengan keuangan negara, sehingga kemudian porsi yang masuk kepada pendapatan negara itu tidak otomatis langsung di cluster untuk kebutuhan jalan,” jelasnya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan MTI dan Badan Perlindungan Konsumen, membahas masukan terkait penyusunan RUU LLAJ (Lalu Lintas dan Angkutan Jalan), di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Kamis (6/3/2025).

Lebih lanjut, Reni juga menyoroti adanya dua daerah yang telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) terkait transportasi. Namun, ia menilai perlu adanya evaluasi lebih lanjut terkait implementasi dan efektivitas Perda tersebut.

“Kemudian yang kedua tadi disampaikan ada dua daerah yang sudah memiliki Perda dan tadi Bapak menyorotinya lebih kepada anggaran, tapi saya belum melihat terkait dengan implementasi tentang transportasi massa-nya itu,” katanya.

Reni dalam kesempatan yang sama juga mengusulkan agar dalam revisi Undang-Undang LLAJ nantinya, pemerintah memberikan insentif kepada daerah yang telah menunjukkan perhatian besar terhadap pengembangan transportasi massal. Insentif tersebut dapat berupa dana insentif daerah atau penghargaan dari pemerintah pusat maupun institusi pemerhati transportasi.

“Jadi kepada daerah yang telah melakukan perhatian yang besar terkait dengan transportasi massal itu kemudian diberi insentif misal ada dana insentif daerah yang diberikan penghargaan kepada daerah yang berhasil dalam contoh misalkan pengelolaan tata kelola pemerintahan yang good governance gitu,” usulnya.

Reni menambahkan, isu transportasi massal seringkali menjadi janji kampanye kepala daerah, namun implementasinya seringkali terkendala. Oleh karena itu, insentif diharapkan dapat mendorong kepala daerah untuk merealisasikan janji-janji mereka.

“Coba Bapak perhatikan di setiap kali kampanye kepala daerah kemudian penyampaian visi misi transportasi massal lalu menjadi isu yang ditawarkan tetapi ketika memimpin ini kadang mungkin banyak kendala sehingga tidak bisa terlaksana dengan dengan baik,” pungkasnya.

Diketahui, Komisi V DPR RI mengusulkan perubahan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) masuk dalam program legislatif nasional tahun 2025. Oleh karena itu, Komisi V DPR RI akan melakukan serangkaian proses RDPU dengan para pemangku kepentingan di bidang transportasi darat untuk peroleh saran dan masukan terkait materi pengaturan penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan. •bia/aha

Berita terkait

Revisi UU LLAJ Masuk Tahap Harmonisasi, Jawab Tantangan Transportasi Digital dan Keselamatan Jalan
Politik dan Keamanan
Revisi UU LLAJ Masuk Tahap Harmonisasi, Jawab Tantangan Transportasi Digital dan Keselamatan Jalan
Reni Astuti Dorong Terbentuknya Pusat Data Nasional melalui Revisi UU Statistik
Populer
Reni Astuti Dorong Terbentuknya Pusat Data Nasional melalui Revisi UU Statistik
DPR RI-Pemerintah Sepakat Percepat Revisi UU LLAJ dan Peningkatan Kesejahteraan Pengemudi
Industri dan Pembangunan
DPR RI-Pemerintah Sepakat Percepat Revisi UU LLAJ dan Peningkatan Kesejahteraan Pengemudi
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi V
Sebelumnya

Ketersediaan dan Jaminan Halal Pangan Jadi Fokus Peninjauan BAM DPR RI di Pasar Kosambi

Selanjutnya

Rapat Paripurna DPR Setujui Laporan Komisi II Evaluasi Pimpinan DKPP

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1057)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3704)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4587)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h