E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Kasus Katastropis Meningkat, Legislator Soroti Kinerja Kemenkes dan BPOM

Diterbitkan
Selasa, 2 Jul 2024 09.49 WIB
Bagikan:
Kasus Katastropis Meningkat, Legislator Soroti Kinerja Kemenkes dan BPOM

Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Kerja Pengawasan Produk Pangan Olahan dan Pangan Siap Saji di Ruang Rapat Komisi IX, Senin (1/7/2024).

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani menyoroti kinerja Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dalam mengatasi meningkatnya kasus penyakit katastropik. Penyakit tersebut disebabkan oleh konsumsi Minuman Pemanis Dalam Kemasan (MPDK). 

“Kalau Kementerian Kesehatan dan BPOM bekerja harusnya angkat masyarakat yang terjangkit penyakit katastropis tidak meningkat, tapi ini meningkat artinya kan ga ada kerja, hanya lip service saja,” tegasnya saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Kerja Pengawasan Produk Pangan Olahan dan Pangan Siap Saji di Ruang Rapat Komisi IX, Senin (1/7/2024) 

Irma pun menanyakan kepada Kemenkes dan Badan POM sejauh apa tanggung jawab dan pengawasan yang dilakukan Kemenkes dan BPOM terhadap makanan dan minuman yang mengandung GGL. 

“Makanan dan minuman berpemanis di Indonesia banyak sekali jenisnya untuk anak anak (mayoritas). saya heran, kok bisa beredar dan terverifikasi oleh Badan POM. Kalau enggak terverifikasi kenapa bisa beredar. ini BPOM harus tanggung jawab loh. diabetes mellitus yang menjangkit anak anak setiap tahun meningkat,” tegasnya.  

“Saya juga mau bertanya, apa yang sudah dilakukan Kemenkes atas tingginya kasus diabetes pada anak,  kasus yang kemarin (GGAPA) aja Badan POM dan Kemenkes belum satu kata. Itu tidak tertangani dengan baik, sampai hari ini korban masih bertanya tanya mana yang dinamakan tanggung jawab pemerintah, enggak ada,” tambahnya. 

Menurutnya, Indikator Kemenkes dan Badan POM bekerja adalah angka kesehatan masyarakat yang semakin baik, bukan semakin buruk. Kondisi saat ini harus segera ditindak lanjuti, Ia meminta Kemenkes dan BPOM untuk secara massif melakukan pengawasan serta memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya konsumsi GGL berlebih. 

Dalam kesempatan itu, Legislator Fraksi Partai NasDem itu juga menyoroti paparan yang disampaikan Kementerian Perindustrian terkait pemberlakukan Bea Cukai  terhadap MPDK. “Ada yang lucu dari paparan Kemenperin menyampaikan, disini disampaikan 60-70 persen konsumen produk minuman di Indonesia adalah golongan kelas menengah bawah yang rentan terhadap harga,  dengan pengenaan cukai sebesar 1771 per liter maka penjualan akan turun.  Nah ini kan lucu, ini yang dilindungi Perusahaan atau masyarakat sebenarnya, ” tanyanya heran.

Dalam menangani Konsumsi MPDK, Irma melihat antar kementerian dan lembaga belum satu suara dalam membahas  MPDK. Kemenperin takut perusahaan tutup jika diberlakukan bea MPDK disatu sisi  Kemenkes teriak-teriak karena meningkatnya anak-anak yang terjangkit diabetes  dan pembiayaan oleh BPJS untuk penyakit katastropik juga meningkat.

 “Panja ini harus lebih dalam lagi, duduk bersama karena menurut saya tidak cukup hanya dengan pelabelan karena masyarakat kita itu jarang membaca kandungan. Jadi yang harus ditegaskan itu adalah regulasinya terhadap perusahaan yang membuat makanan dan minum  yang banyak mengandung GGL,” tegasnya. •rnm/aha

Berita terkait

Komisi VI Soroti Kinerja dan Tantangan Perum Bulog Demi Tekan Ketergantungan Impor
Industri dan Pembangunan
Komisi VI Soroti Kinerja dan Tantangan Perum Bulog Demi Tekan Ketergantungan Impor
Soroti Kasus Catcalling dan Polisi Bunuh Dosen di Jambi, Abdullah Dorong Pengawasan Eksternal Bagi Polri
Politik dan Keamanan
Soroti Kasus Catcalling dan Polisi Bunuh Dosen di Jambi, Abdullah Dorong Pengawasan Eksternal Bagi Polri
Komisi III Tinjau Kinerja Penanganan Kasus dan Anggaran terhadap Mitra di Provinsi Lampung
Isu Lainnya
Komisi III Tinjau Kinerja Penanganan Kasus dan Anggaran terhadap Mitra di Provinsi Lampung
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi IX
Sebelumnya

Memajukan Pariwisata Indonesia Perlu Kolaborasi Lintas Sektor

Selanjutnya

Utang Pemerintah Capai Rp8.262 Triliun, Hentikan Proyek Mercusuar Pemerintah

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3349)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3350)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4083)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h