E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenLensa ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Komisi VII|Komisi XII|Komisi III|Komisi IX|Bencana|RUU Perampasan Aset|Sufmi Dasco Ahmad|Paripurna|Komisi X|Komisi II|Pansus|SNI|Erupsi
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 72%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenLensa ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Komisi VII|Komisi XII|Komisi III|Komisi IX|Bencana|RUU Perampasan Aset|Sufmi Dasco Ahmad|Paripurna|Komisi X|Komisi II|Pansus|SNI|Erupsi
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 72%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenLensa ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Komisi VII|Komisi XII|Komisi III|Komisi IX|Bencana|RUU Perampasan Aset|Sufmi Dasco Ahmad|Paripurna|Komisi X|Komisi II|Pansus|SNI|Erupsi
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 72%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Isu Lainnya

Fikri Faqih: Tidak Masuk Akal Suara Guru Besar Dinilai Bagian Orkestrasi Elektoral

Diterbitkan
Selasa, 6 Feb 2024 06.10 WIB
Bagikan:
Fikri Faqih: Tidak Masuk Akal Suara Guru Besar Dinilai Bagian Orkestrasi Elektoral

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih. Foto: Dep/nr.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mengingatkan bahwa masyarakat Indonesia, termasuk sivitas akademika dan para guru besar di kampus, berhak mengekspresikan aspirasinya. Hak tersebut, tegasnya, telah dijamin oleh negara melalui perundang-undangan. Hal ini menjadi perhatiannya lantaran dirinya tidak ingin suara sivitas akademika dibungkam karena menyampaikan maklumat jelang Pemilu 2024.

Fikri menegaskan bahwa negara berkewajiban memberikan ruang agar publik termasuk sivitas akademika bisa mengungkapkan apapun yang ingin mereka suarakan.

“Mereka (mengungkapkan rasa) prihatin. Ini harus diperhatikan. Jangan direspon sesaat supaya tatanan berdemokrasi bisa memberikan porsi kepada elemen masyarakat agar terlibat memberikan masukan tanpa ada tekanan intimidasi dan diskriminasi,” ungkap Fikri saat diwawancarai Parlementaria di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (6/2/2024).

Politisi Fraksi PKS itu menilai setiap pendapat dan masukan yang disampaikan oleh sivitas akademika telah dibuat berdasarkan pada pertimbangan yang matang. Jika aspirasi mereka dinilai sebagai sebuah orkestrasi elektoral oleh oknum tertentu, menurutnya, tidak masuk akal.

“Reaksi mereka (guru besar) ini berdasarkan nilai filosofis. Mereka bereaksi karena prinsip negara kita mulai terusik”

“Apakah ini karena alasan karena dekat (waktu) Pemilu? Sesungguhnya (aspirasi mereka) lebih dari itu. Saya pikir tidak mungkin para guru besar berpikir pendek. Reaksi mereka ini berdasarkan nilai filosofis. Mereka bereaksi karena prinsip negara kita mulai terusik,” terangnya.

Oleh karena itu, Fikri berharap segenap stakeholder termasuk pemerintah bersikap asertif dalam menanggapi peristiwa ini. Selain melindungi demokrasi, dirinya ingin negara bisa menjaga komitmen untuk memberikan rasa aman kepada rakyat Indonesia.

Diketahui, lebih dari 20 perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, menyampaikan petisi kepada Pemerintahan Presiden Joko Widodo terkait penyelenggaraan Pemilu 2024 terhitung sejak Rabu (31/1/2024). Sivitas akademika tersebut terdiri dari guru besar dan dosen itu juga menyatakan bahwa demokrasi di Indonesia saat ini mengalami kemunduran. 

Sayangnya, Istana menegaskan kritik sejumlah kampus terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi, ditanggapi Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana sebagai upaya yang sengaja mengorkestrasi narasi politik tertentu untuk kepentingan elektoral. •ts/rdn

Berita terkait

Hari Guru Nasional, Fikri Faqih Berharap Guru di Indonesia Semakin Sejahtera
Kesejahteraan Rakyat
Hari Guru Nasional, Fikri Faqih Berharap Guru di Indonesia Semakin Sejahtera
Anggaran Pendidikan di 2027 Naik, Fikri Faqih Dorong Kesejahteraan Guru Diperkuat
Kesejahteraan Rakyat
Anggaran Pendidikan di 2027 Naik, Fikri Faqih Dorong Kesejahteraan Guru Diperkuat
Fikri Faqih: Penataan Guru Non ASN Harus Disertai Skema yang Jelas
Kesejahteraan Rakyat
Fikri Faqih: Penataan Guru Non ASN Harus Disertai Skema yang Jelas
Tags:#Komisi X
Sebelumnya

Tolak Pinjol Jadi Opsi Bayar UKT, Komisi X Usul Perbaharui Struktur Anggaran Pendidikan

Selanjutnya

Syaiful Huda: Suara Sivitas Akademika Tidak Boleh Dibungkam oleh Stigma Politis

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1160)
  • Industri dan Pembangunan(3979)
  • Isu Lainnya(1079)
  • Kesejahteraan Rakyat(3971)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4801)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#Komisi IX#BKSAP#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2025-2026 DPR RI Berdampak : Wujudkan Daulat Rakyat Melalui Parlemen Modern, Demokratis, dan Responsif

Full Akses : https://anyflip.com/fhwbw/tjuv

Majalah Parlementaria 258
Parlemen Remaja 2026
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenLensa ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Komisi VII|Komisi XII|Komisi III|Komisi IX|Bencana|RUU Perampasan Aset|Sufmi Dasco Ahmad|Paripurna|Komisi X|Komisi II|Pansus|SNI|Erupsi
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 72%
Angin: 5 km/h