E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Berita DPR|Komisi XII|Dipo Nusantara Pua Upa|PLN|Pascagempa|Komisi XI|BKSAP|Komisi VII|wakil ketua dpr ri|BBM|LPG|Banjir|listrik
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 35°C
Lembab: 67%
Angin: 15 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Berita DPR|Komisi XII|Dipo Nusantara Pua Upa|PLN|Pascagempa|Komisi XI|BKSAP|Komisi VII|wakil ketua dpr ri|BBM|LPG|Banjir|listrik
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 35°C
Lembab: 67%
Angin: 15 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Berita DPR|Komisi XII|Dipo Nusantara Pua Upa|PLN|Pascagempa|Komisi XI|BKSAP|Komisi VII|wakil ketua dpr ri|BBM|LPG|Banjir|listrik
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 35°C
Lembab: 67%
Angin: 15 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Saleh Daulay: Bahan Baku Melimpah, Industri Genteng dan Keramik Jangan Bergantung Impor

Diterbitkan
Jumat, 18 Sep 2026 13.35 WIB
Bagikan:
Saleh Daulay: Bahan Baku Melimpah, Industri Genteng dan Keramik Jangan Bergantung Impor

Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay saat kunjungan kerja spesifik ke PT. M-class, Karawang, Jawa Barat, Jumat (18/09/26). |Foto: Adi/sai

PARLEMENTARIA, Karawang – Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay menyoroti masih maraknya peredaran genteng dan keramik impor di pasar dalam negeri. Padahal, bahan baku utama produk tersebut, seperti tanah liat, tersedia melimpah di Indonesia.

 

Hal itu disampaikan Saleh seusai memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI ke PT M-Class Industry, Karawang, Jawa Barat, Jumat (18/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Komisi VII DPR RI meninjau perkembangan industri sekaligus menggali berbagai persoalan yang dihadapi sektor industri genteng dan keramik nasional.

Lihat Juga :

Saleh Daulay: Stabilitas Harga Gas Penting bagi Keberlangsungan Industri Keramik

Saleh Daulay: Stabilitas Harga Gas Penting bagi Keberlangsungan Industri Keramik

Evita Nursanty: Hilirisasi Kopi Harus Kurangi Ketergantungan Bahan Baku Impor

Evita Nursanty: Hilirisasi Kopi Harus Kurangi Ketergantungan Bahan Baku Impor

 

“Sekarang ini ternyata di Indonesia, impor itu masih dipakai. Barang-barang impor, terutama genteng, ini masih diimpor. Mestinya karena sumbernya itu adalah keramik, yaitu yang terbuat dari tanah liat, ini enggak mesti harus beli dari luar negeri,” ujar Saleh kepada Parlementaria.

 

Menurutnya, Indonesia memiliki modal bahan baku yang memadai untuk memperkuat industri genteng dan keramik nasional. Karena itu, ketergantungan terhadap produk impor perlu dikurangi dengan mendorong optimalisasi kapasitas industri dalam negeri.

 

“Jadi impor tuh mestinya tidak ada. Kita kan tersedia, bahan-bahannya juga ada di kita. Saya kira itu menjadi perhatian yang harus kita fokuskan terus sampai ke depan,” katanya.

 

Saleh menilai penguatan industri genteng dan keramik nasional tidak hanya berkaitan dengan upaya memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga berpotensi memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk itu, diperlukan dukungan kebijakan yang mampu menciptakan iklim usaha dan daya saing industri yang lebih baik.

 

Ia menyebut setidaknya terdapat tiga aspek yang perlu menjadi perhatian pemerintah, yakni menjamin ketersediaan bahan baku, memastikan regulasi tidak membebani pelaku usaha, serta memperluas akses pasar bagi produk industri dalam negeri.

 

“Kalau bisa ya tentu ekspor. Kalau orientasinya ekspor kan berarti dampaknya untuk perolehan ekonomi juga makin besar,” ujarnya.

 

Meski demikian, Saleh mengatakan penguatan pasar domestik perlu menjadi perhatian terlebih dahulu sebelum industri genteng dan keramik nasional melakukan ekspansi lebih luas ke pasar ekspor. Menurutnya, optimalisasi pasar dalam negeri dapat menjadi pijakan bagi industri untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus daya saing.

 

Di sisi lain, Saleh menilai pengembangan bahan baku alternatif yang lebih ramah lingkungan juga perlu dikaji sebagai bagian dari upaya meningkatkan keberlanjutan dan daya saing industri. Namun, inovasi tersebut harus tetap memperhatikan kualitas dan keamanan produk.

 

“Karena ini kan tentu harus aman juga, produksinya itu aman, barangnya dan kualitasnya tidak kalah dengan impor,” katanya.

 

Saleh menegaskan, Komisi VII DPR RI akan menjadikan berbagai temuan dalam kunjungan kerja spesifik tersebut sebagai bahan dalam menjalankan fungsi pengawasan dan advokasi kebijakan. Langkah itu diharapkan dapat mendorong industri genteng dan keramik nasional semakin berdaya saing serta memperkuat kemampuan produk dalam negeri memenuhi kebutuhan pasar nasional. (app/ssb)

Berita terkait

Saleh Daulay: Stabilitas Harga Gas Penting bagi Keberlangsungan Industri Keramik
Industri dan Pembangunan
Saleh Daulay: Stabilitas Harga Gas Penting bagi Keberlangsungan Industri Keramik
Evita Nursanty: Hilirisasi Kopi Harus Kurangi Ketergantungan Bahan Baku Impor
Industri dan Pembangunan
Evita Nursanty: Hilirisasi Kopi Harus Kurangi Ketergantungan Bahan Baku Impor
Soroti Insentif Industri, Saleh Daulay: Kontribusi ke Masyarakat Harus Terukur
Industri dan Pembangunan
Soroti Insentif Industri, Saleh Daulay: Kontribusi ke Masyarakat Harus Terukur
Tags:#Komisi VII#impor#Berita DPR#Industri Keramik
Sebelumnya

Komisi VII Kawal Hilirisasi Sawit dan Ketersediaan Minyak Goreng Nasional

Selanjutnya

Nila Yani Minta Sucofindo Pastikan Sertifikasi IKM Terjangkau

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1189)
  • Industri dan Pembangunan(4075)
  • Isu Lainnya(1088)
  • Kesejahteraan Rakyat(4070)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4943)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#Komisi IX#BKSAP#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2025-2026 DPR RI Berdampak : Wujudkan Daulat Rakyat Melalui Parlemen Modern, Demokratis, dan Responsif

Full Akses : https://anyflip.com/fhwbw/tjuv

Parlemen Remaja 2026
HUT DPR RI Ke-81
Majalah Parlementaria Edisi 259

Link: https://online.anyflip.com/fhwbw/eljp/mobile/index.html

Magang PPID Setjen DPR RI

Link: https://magang.dpr.go.id/register?lowongan=84

Turut berduka cita atas musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).

Turut berduka cita atas musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).

Lomba Orasi Bintang Orator
Lomba Orasi Bintang Orator
Lomba Orasi Bintang Orator

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Berita DPR|Komisi XII|Dipo Nusantara Pua Upa|PLN|Pascagempa|Komisi XI|BKSAP|Komisi VII|wakil ketua dpr ri|BBM|LPG|Banjir|listrik
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 35°C
Lembab: 67%
Angin: 15 km/h