E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Berita DPR|BKSAP|Komisi X|Syahrul Aidi Maazat|Ravindra Airlangga|Komisi XII|Komisi V|Komisi IX|BAM|BAKN|Pansus|karbon|pertumbuhan ekonomi
Jakarta:
Gerimis
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 83%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Berita DPR|BKSAP|Komisi X|Syahrul Aidi Maazat|Ravindra Airlangga|Komisi XII|Komisi V|Komisi IX|BAM|BAKN|Pansus|karbon|pertumbuhan ekonomi
Jakarta:
Gerimis
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 83%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Berita DPR|BKSAP|Komisi X|Syahrul Aidi Maazat|Ravindra Airlangga|Komisi XII|Komisi V|Komisi IX|BAM|BAKN|Pansus|karbon|pertumbuhan ekonomi
Jakarta:
Gerimis
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 83%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

BKSAP DPR RI: Pasar Karbon Harus Miliki Integritas Lingkungan yang Kuat

Diterbitkan
Jumat, 18 Sep 2026 20.04 WIB
Bagikan:
BKSAP DPR RI: Pasar Karbon Harus Miliki Integritas Lingkungan yang Kuat

Wakil Ketua BKSAP Ravindra Airlangga saat menyampaikan sambutan pada AIPA–Indonesia National Focus Group Discussion on Climate Change di BINUS Alam Sutera, Kota Tangerang, Banten, Jumat (18/9/2026). |Foto: Shane/Karisma

PARLEMENTARIA, Tangerang – Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Ravindra Airlangga menekankan pentingnya membangun pasar karbon Indonesia yang kredibel, transparan, likuid, dan memiliki integritas lingkungan yang kuat. Menurutnya, pengembangan pasar karbon tidak semata-mata bertujuan meningkatkan transaksi, tetapi juga menjadi instrumen untuk mendorong pengurangan emisi dan investasi menuju ekonomi rendah karbon.

 

“Perdagangan karbon pada dasarnya tidak hanya berbicara mengenai transaksi unit karbon. Lebih jauh, mekanisme ini merupakan upaya memberikan nilai ekonomi terhadap pengurangan emisi dan mendorong perubahan perilaku serta investasi menuju kegiatan ekonomi yang lebih rendah karbon,” ujar Ravindra saat memberikan sambutan pada acara AIPA–Indonesia National Focus Group Discussion on Climate Change di BINUS Alam Sutera, Kota Tangerang, Banten, Jumat (18/9/2026).

Lihat Juga :

BKSAP DPR RI: Diplomasi Ekonomi Harus Buka Pasar Produk Daerah

BKSAP DPR RI: Diplomasi Ekonomi Harus Buka Pasar Produk Daerah

DPR RI Kawal Reformasi Tata Kelola Bursa, Tekankan Pengawasan Pasar Modal yang Lebih Baik

DPR RI Kawal Reformasi Tata Kelola Bursa, Tekankan Pengawasan Pasar Modal yang Lebih Baik

 

Ravindra menjelaskan, Indonesia telah menunjukkan kemajuan dalam membangun fondasi pasar karbon melalui Bursa Karbon Indonesia atau IDXCarbon yang telah beroperasi sejak September 2023. Namun, ia menilai perkembangan tersebut juga menunjukkan bahwa pasar karbon Indonesia masih berada pada tahap awal, dengan aktivitas perdagangan yang belum tersebar secara merata dan masih terkonsentrasi terutama pada sektor ketenagalistrikan.

 

“Karena itu, tantangan ke depan bukan semata-mata bagaimana memperbesar jumlah transaksi, tetapi bagaimana membangun pasar karbon yang kredibel, transparan, likuid, dan memiliki integritas lingkungan yang kuat,” tegas Politisi Fraksi Partai Golkar itu.

 

Menurut Ravindra, terdapat sejumlah agenda penting bagi parlemen dalam pengembangan pasar karbon. Di antaranya memastikan perluasan pasar karbon sejalan dengan target pengurangan emisi nasional, memperkuat sistem monitoring, reporting, and verification (MRV) serta registri karbon, dan memastikan manfaat ekonomi pasar karbon dapat dirasakan lebih luas, termasuk oleh masyarakat dan daerah yang berkontribusi terhadap konservasi serta pengurangan emisi.

 

Ia juga menyoroti pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengelolaan Perubahan Iklim dan RUU Energi Baru dan Energi Terbarukan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola penurunan emisi gas rumah kaca, transisi energi ramah lingkungan, ekonomi hijau, dan keadilan iklim di Indonesia.

 

Di tingkat kawasan, Ravindra menilai kerja sama parlemen melalui ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) menjadi penting untuk mendorong pengembangan pasar karbon yang lebih selaras. Menurutnya, perdagangan karbon lintas negara berpotensi memperluas akses terhadap pembiayaan iklim, namun tetap membutuhkan keselarasan standar, transparansi, serta mekanisme untuk mencegah penghitungan pengurangan emisi secara ganda.

 

“Transisi menuju ekonomi rendah karbon bukan hanya menjadi komitmen internasional, tetapi diterjemahkan menjadi kebijakan nasional yang efektif, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Ravindra. (syn/rdn)

Berita terkait

BKSAP DPR RI: Diplomasi Ekonomi Harus Buka Pasar Produk Daerah
Politik dan Keamanan
BKSAP DPR RI: Diplomasi Ekonomi Harus Buka Pasar Produk Daerah
DPR RI Kawal Reformasi Tata Kelola Bursa, Tekankan Pengawasan Pasar Modal yang Lebih Baik
Politik dan Keamanan
DPR RI Kawal Reformasi Tata Kelola Bursa, Tekankan Pengawasan Pasar Modal yang Lebih Baik
Penataran Keparlemenan, DPR RI Tekankan Kebijakan Publik yang Berorientasi Rakyat
Isu Lainnya
Penataran Keparlemenan, DPR RI Tekankan Kebijakan Publik yang Berorientasi Rakyat
Tags:#BKSAP#karbon#Berita DPR#Ravindra Airlangga
Sebelumnya

Perjanjian Perdagangan Internasional Harus Berdampak Nyata bagi Ekonomi Nasional

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1185)
  • Industri dan Pembangunan(4048)
  • Isu Lainnya(1087)
  • Kesejahteraan Rakyat(4063)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4933)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#Komisi IX#BKSAP#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2025-2026 DPR RI Berdampak : Wujudkan Daulat Rakyat Melalui Parlemen Modern, Demokratis, dan Responsif

Full Akses : https://anyflip.com/fhwbw/tjuv

Parlemen Remaja 2026
HUT DPR RI Ke-81
Majalah Parlementaria Edisi 259

Link: https://online.anyflip.com/fhwbw/eljp/mobile/index.html

Magang PPID Setjen DPR RI

Link: https://magang.dpr.go.id/register?lowongan=84

Turut berduka cita atas musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).

Turut berduka cita atas musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).

Lomba Orasi Bintang Orator
Lomba Orasi Bintang Orator
Lomba Orasi Bintang Orator

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Berita DPR|BKSAP|Komisi X|Syahrul Aidi Maazat|Ravindra Airlangga|Komisi XII|Komisi V|Komisi IX|BAM|BAKN|Pansus|karbon|pertumbuhan ekonomi
Jakarta:
Gerimis
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 83%
Angin: 5 km/h