E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenLensa ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Bencana|Komisi XII|Komisi X|Komisi VII|Komisi IX|SNI|Erupsi|Komisi III|Komisi VIII|Komisi V|Pansus|RUU Perampasan Aset|BBM
Jakarta:
Cerah
32°C
Terasa: 38°C
Lembab: 48%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenLensa ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Bencana|Komisi XII|Komisi X|Komisi VII|Komisi IX|SNI|Erupsi|Komisi III|Komisi VIII|Komisi V|Pansus|RUU Perampasan Aset|BBM
Jakarta:
Cerah
32°C
Terasa: 38°C
Lembab: 48%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenLensa ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Bencana|Komisi XII|Komisi X|Komisi VII|Komisi IX|SNI|Erupsi|Komisi III|Komisi VIII|Komisi V|Pansus|RUU Perampasan Aset|BBM
Jakarta:
Cerah
32°C
Terasa: 38°C
Lembab: 48%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Erupsi Anak Krakatau Jadi Alarm, TB Hasanuddin Ingatkan Pentingnya Bandara Alternatif Kertajati

Diterbitkan
Rabu, 9 Sep 2026 09.42 WIB
Bagikan:
Erupsi Anak Krakatau Jadi Alarm, TB Hasanuddin Ingatkan Pentingnya Bandara Alternatif Kertajati

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin.|Foto : Dok/Andri

PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menyoroti gangguan penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak pada sejumlah bandara, termasuk Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pengingat pentingnya Indonesia memiliki bandara alternatif yang dapat diandalkan dalam situasi darurat.

 

TB Hasanuddin menilai Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka perlu tetap dipertahankan sebagai bandara internasional. Dengan lokasinya yang berada di Jawa Barat, Kertajati dinilai dapat menjadi salah satu pilihan apabila bandara-bandara di Jakarta tidak dapat beroperasi akibat kondisi tertentu.

Lihat Juga :

Puan Minta Penanganan Erupsi Anak Krakatau Dilakukan Terpadu

Puan Minta Penanganan Erupsi Anak Krakatau Dilakukan Terpadu

Anak Gunung Krakatau Aktif, Komisi V Ingatkan Pentingnya Keamanan Masyarakat dan Jalur Pelayaran

Anak Gunung Krakatau Aktif, Komisi V Ingatkan Pentingnya Keamanan Masyarakat dan Jalur Pelayaran

 

“Bandara Kertajati berada di tengah-tengah Jawa Barat dan dapat menjadi alternatif strategis apabila bandara-bandara di Jakarta tidak dapat digunakan,” kata TB Hasanuddin dalam keterangan tertulis kepada Parlementaria, di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

 

Sejumlah bandara memang mengalami penutupan atau gangguan operasional akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan. Kondisi tersebut turut berdampak pada sejumlah penerbangan dari dan menuju wilayah terdampak.

 

Abu vulkanik dapat membahayakan mesin pesawat karena partikel yang masuk ke dalam mesin berpotensi mengganggu kinerjanya. Karena itu, menurut TB Hasanuddin, kesiapan bandara alternatif menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan konektivitas udara ketika terjadi gangguan penerbangan.

 

“Peristiwa seperti ini bisa terjadi kembali. Karena itu, kita harus memiliki bandara alternatif yang dapat diandalkan,” tutur Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

 

Atas dasar itu, TB Hasanuddin meminta pemerintah mengkaji kembali rencana pemanfaatan Bandara Kertajati sebagai pusat perawatan dan perbaikan pesawat atau Maintenance, Repair and Overhaul (MRO).

 

Menurutnya, fungsi Kertajati perlu mempertimbangkan kepentingan strategis Indonesia, termasuk kebutuhan menyediakan cadangan kapasitas penerbangan ketika bandara utama mengalami gangguan.

 

“Kalau benar ada rencana Kertajati dijadikan MRO demi kepentingan Amerika, tentu harus dipertimbangkan kembali karena kepentingan strategis Indonesia harus menjadi prioritas,” tegas TB Hasanuddin. (rr/rdn)

Berita terkait

Puan Minta Penanganan Erupsi Anak Krakatau Dilakukan Terpadu
Kesejahteraan Rakyat
Puan Minta Penanganan Erupsi Anak Krakatau Dilakukan Terpadu
Anak Gunung Krakatau Aktif, Komisi V Ingatkan Pentingnya Keamanan Masyarakat dan Jalur Pelayaran
Industri dan Pembangunan
Anak Gunung Krakatau Aktif, Komisi V Ingatkan Pentingnya Keamanan Masyarakat dan Jalur Pelayaran
Erupsi Anak Krakatau Ganggu Aktivitas Warga, Kebutuhan Dasar Perlu Diantisipasi
Kesejahteraan Rakyat
Erupsi Anak Krakatau Ganggu Aktivitas Warga, Kebutuhan Dasar Perlu Diantisipasi
Tags:#Komisi I#Bandara Kertajati#Gunung Krakatau#Erupsi#TB Hasanuddin#Bandara Alternatif
Sebelumnya

Komisi XII Minta Mutu BBM B50 Dikawal dari Hulu hingga Hilir

Selanjutnya

Cek Endra Usul BBM Eceran Diatur dan Dibatasi Demi Tekan Penyalahgunaan BBM Subsidi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1160)
  • Industri dan Pembangunan(3979)
  • Isu Lainnya(1079)
  • Kesejahteraan Rakyat(3970)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4800)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#Komisi IX#BKSAP#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2025-2026 DPR RI Berdampak : Wujudkan Daulat Rakyat Melalui Parlemen Modern, Demokratis, dan Responsif

Full Akses : https://anyflip.com/fhwbw/tjuv

Majalah Parlementaria 258
Parlemen Remaja 2026
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenLensa ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Bencana|Komisi XII|Komisi X|Komisi VII|Komisi IX|SNI|Erupsi|Komisi III|Komisi VIII|Komisi V|Pansus|RUU Perampasan Aset|BBM
Jakarta:
Cerah
32°C
Terasa: 38°C
Lembab: 48%
Angin: 3 km/h