E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi VIII|Komisi VII|Baleg|MKD|BAKN|karhutla|KUR|Singgih Januratmoko|RUU Reforma Agraria|Ahmad Iman Sukri|Pura Luhur Poten|Imron Amin|Komisi III
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 52%
Angin: 15 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi VIII|Komisi VII|Baleg|MKD|BAKN|karhutla|KUR|Singgih Januratmoko|RUU Reforma Agraria|Ahmad Iman Sukri|Pura Luhur Poten|Imron Amin|Komisi III
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 52%
Angin: 15 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi VIII|Komisi VII|Baleg|MKD|BAKN|karhutla|KUR|Singgih Januratmoko|RUU Reforma Agraria|Ahmad Iman Sukri|Pura Luhur Poten|Imron Amin|Komisi III
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 52%
Angin: 15 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Rusia, Dasco Ungkap Modusnya

Diterbitkan
Selasa, 1 Sep 2026 22.46 WIB
Bagikan:
WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Rusia, Dasco Ungkap Modusnya

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat konferensi pers di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto : Arifman/Andri

PARLEMENTARIA, Jakarta — Sebanyak delapan warga negara Indonesia (WNI) diduga direkrut untuk menjadi tentara Rusia melalui modus penawaran pekerjaan sipil dengan iming-iming gaji besar. Perekrutan tersebut disebut dilakukan melalui negara pihak ketiga sebelum para WNI akhirnya dikirim untuk bergabung sebagai tentara.


Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan informasi tersebut diperoleh dari otoritas intelijen Indonesia. Berdasarkan informasi awal yang diterima, para WNI tidak sejak awal mengetahui bahwa pekerjaan yang ditawarkan akan berujung pada keterlibatan mereka sebagai tentara.


“Kami mendapatkan informasi dari otoritas intelijen kita bahwa rekrutan tentara itu kemudian dilakukan oleh negara pihak ketiga, yang kemudian membuat seolah-olah itu adalah lowongan satuan pengamanan ataupun tenaga administrasi yang diiming-imingi oleh gaji yang besar,” kata Dasco saat konferensi pers di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Lihat Juga :

Eddy Soeparno Ungkap IKN akan Jadi ‘Showcase’ untuk Dunia, Jadi Kota Pengguna Energi Baru Terbarukan

Eddy Soeparno Ungkap IKN akan Jadi ‘Showcase’ untuk Dunia, Jadi Kota Pengguna Energi Baru Terbarukan

Slamet Ariyadi: Perlindungan WNI Jadi Prinsip Utama Uji Kelayakan Calon Dubes

Slamet Ariyadi: Perlindungan WNI Jadi Prinsip Utama Uji Kelayakan Calon Dubes


Menurutnya, para WNI tersebut kemudian mendaftarkan diri atas tawaran pekerjaan yang diterima. Setelah proses perekrutan, mereka justru dikirim untuk menjadi tentara. “Para WNI ini kemudian mendaftar, lalu kemudian dari situ akhirnya dikirim untuk menjadi tentara,” ujar legislator dari Fraksi Partai Gerindra itu.


Dasco menegaskan pemerintah telah melakukan langkah antisipasi setelah memperoleh informasi mengenai dugaan perekrutan tersebut. Otoritas intelijen bersama Kementerian Luar Negeri (Kemlu) disebut telah berkoordinasi untuk menangani persoalan tersebut.


“Nah begitu informasi yang kami dapat dan pada saat ini otoritas intelijen dan Kementerian Luar Negeri sudah melakukan antisipasi, berkoordinasi, dan kemudian mengirimkan utusan kepada negara-negara tersebut,” tutur Dasco.


Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah WNI kembali menjadi korban perekrutan yang menggunakan kedok pekerjaan sipil, terutama dengan menawarkan imbalan ekonomi yang besar. Pemerintah juga diharapkan dapat memastikan perlindungan terhadap WNI sekaligus memperjelas informasi mengenai keberadaan dan kondisi mereka. (fa/aha)

Berita terkait

Eddy Soeparno Ungkap IKN akan Jadi ‘Showcase’ untuk Dunia, Jadi Kota Pengguna Energi Baru Terbarukan
Kesejahteraan Rakyat
Eddy Soeparno Ungkap IKN akan Jadi ‘Showcase’ untuk Dunia, Jadi Kota Pengguna Energi Baru Terbarukan
Slamet Ariyadi: Perlindungan WNI Jadi Prinsip Utama Uji Kelayakan Calon Dubes
Politik dan Keamanan
Slamet Ariyadi: Perlindungan WNI Jadi Prinsip Utama Uji Kelayakan Calon Dubes
Respons Demo di Iran Tewaskan 500 Orang Lebih, Keselamatan WNI Jadi Prioritas Utama
Politik dan Keamanan
Respons Demo di Iran Tewaskan 500 Orang Lebih, Keselamatan WNI Jadi Prioritas Utama
Tags:#Paripurna#WNI#Sufmi Dasco Ahmad
Sebelumnya

Pimpinan DPR Resmi Tetapkan Agun Gunandjar Sudarsa Jabat Wakil Ketua Komisi II

Selanjutnya

Komisi XII Siap Kawal Tambahan Anggaran BKPM Rp229 Miliar di Banggar

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1154)
  • Industri dan Pembangunan(3933)
  • Isu Lainnya(1078)
  • Kesejahteraan Rakyat(3926)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4764)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#Komisi VIII#BKSAP#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Parja
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi VIII|Komisi VII|Baleg|MKD|BAKN|karhutla|KUR|Singgih Januratmoko|RUU Reforma Agraria|Ahmad Iman Sukri|Pura Luhur Poten|Imron Amin|Komisi III
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 52%
Angin: 15 km/h