
Plt. Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Suprihartini foto bersama usai melantik sembilan Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional di lingkungan Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI. di Gedung Nusantara, Jakarta,|Foto : Mahen/Andri
PARLEMENTARIA, Jakarta — Plt. Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Suprihartini melantik sembilan Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional di lingkungan Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI. Dalam keterangannya usai memimpin pelantikan, Suprihartini menekankan pentingnya kesiapan Aparatur Sipil Negara (ASN) Setjen DPR RI dalam menghadapi dinamika serta tantangan zaman yang kian kompleks di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity).
Dalam konteks ini, VUCA adalah kondisi lingkungan kerja birokrasi dan pelayanan publik yang penuh dengan dinamika perubahan, kompleksitas masalah, serta tingginya tuntutan dan ekspektasi masyarakat terhadap kinerja DPR RI. Ia menegaskan bahwa internalisasi nilai BerAKHLAK menjadi kunci utama keberhasilan organisasi.
"Dalam sambutan tadi, saya sampaikan bagaimana kita menghadapi dinamika tantangan ke depan di era VUCA ini. Kita harus tetap menyebarkan core values BerAKHLAK yang merupakan fondasi kita dalam menjalankan tugas-tugas," ujarnya di Gedung Nusantara, Jakarta, pada Selasa (4/8/2026).
Suprihartini menambahkan, penerapan BerAKHLAK tidak sekadar menjadi acuan formalitas, melainkan harus tercermin dalam presisi kerja dan integritas tinggi setiap pejabat yang baru saja dilantik. Kinerja yang akan dihasilkan diharapkan memberi dampak langsung bagi penguatan Setjen DPR RI maupun lembaga DPR RI secara keseluruhan.
"Saya berharap dengan penerapan core values BerAKHLAK ini, kita bisa tepat dalam menjalankan semua tugas, menjaga integritas, memberikan kinerja yang terukur, serta memberikan dampak positif bagi kemajuan organisasi, tidak hanya Sekretariat Jenderal, tetapi juga lembaga DPR RI," tegasnya.
Suprihartini juga menegaskan bahwa pejabat pengawas memegang peranan yang amat strategis. Sebagai garis terdepan manajemen teknis, para pejabat ini merupakan kunci utama keandalan sistem pendukung DPR RI.
"Pejabat pengawas ini merupakan ujung tombak karena mereka adalah level pertama dalam bagaimana kita bekerja sebagai supporting system kepada Dewan. Tuntutan masyarakat sekarang sangat tinggi terhadap kinerja Dewan. Untuk itu, kami berharap teman-teman pejabat pengawas dapat menjadi pilar pertama dalam pelaksanaan tugas kita," terangnya.
Secara khusus, ia menggarisbawahi peran para pejabat yang bertugas dan melekat langsung pada unit kerja Pimpinan maupun Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Menurutnya, kedisiplinan dan profesionalisme di lini penunjang langsung akan menentukan kelancaran tugas-tugas kedewanan.
"Sekali lagi ini menjadi pilar pertama bagaimana memberikan dukungan yang optimal untuk dapat menjaga dan meningkatkan kinerja Dewan secara berkelanjutan," pungkasnya. (hvt/aha)