Wakil Ketua BURT DPR RI Desy Ratnasari.|Foto: Munchen/Mahendra
PARLEMENTARIA, Makassar – Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI memastikan pengawasan terhadap pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Utama (Jamkestama) terus diperkuat guna menjamin pelayanan kesehatan bagi Anggota DPR RI beserta keluarganya berjalan secara profesional, transparan, akuntabel, dan sesuai standar.
Wakil Ketua BURT DPR RI Desy Ratnasari menjelaskan kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPR RI terhadap penyelenggaraan Program Jamkestama agar setiap layanan kesehatan yang dibiayai negara memberikan manfaat secara optimal dan dilaksanakan sesuai ketentuan.
"Pengawasan yang kami lakukan bukan dimaksudkan untuk memberikan perlakuan istimewa kepada Anggota DPR RI, melainkan untuk memastikan bahwa hak pelayanan kesehatan yang dijamin oleh negara dilaksanakan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Hal ini merupakan bagian dari upaya memastikan bahwa setiap program yang menggunakan anggaran negara memberikan manfaat secara optimal dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Desy saat memberikan sambutan pada pertemuan Kunjungan Kerja BURT DPR RI di RS Siloam Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (17/7/2026).
Menurut Desy, sejak 2014 pemerintah menunjuk PT Asuransi Jasindo sebagai penyelenggara Program Jamkestama. Karena itu, BURT DPR RI secara berkala melakukan pengawasan ke rumah sakit provider di berbagai daerah guna memastikan pelayanan kesehatan berjalan sesuai peraturan perundang-undangan dan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Ia menambahkan, Makassar memiliki posisi strategis sebagai pusat pelayanan kesehatan di Kawasan Timur Indonesia. Selain menjadi daerah pemilihan bagi 24 Anggota DPR RI, kota ini juga menjadi lokasi berbagai kegiatan kedewanan. Kondisi tersebut menjadikan rumah sakit provider Jamkestama di Makassar memiliki peran penting dalam melayani Anggota DPR RI beserta keluarga yang sedang menjalankan tugas di wilayah Indonesia Timur.
Dari hasil pengawasan yang dilakukan di berbagai daerah, BURT DPR RI mencatat adanya peningkatan kualitas pelayanan melalui pemanfaatan teknologi informasi, peningkatan mutu layanan, serta koordinasi yang semakin baik antara rumah sakit provider dan PT Asuransi Jasindo. Namun, BURT DPR RI juga menemukan sejumlah hal yang masih memerlukan perhatian, di antaranya belum tersedianya basis data peserta Jamkestama di rumah sakit provider, perbedaan informasi mengenai mekanisme pelayanan dan klaim, koordinasi yang belum optimal antara rumah sakit dan PT Asuransi Jasindo, standar pelayanan yang belum seragam, serta kendala administratif dalam proses verifikasi kepesertaan maupun penyelesaian klaim.
Menanggapi berbagai catatan tersebut, Direktur RS Siloam Makassar Niken Novitasari menjelaskan bahwa pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan PT Asuransi Jasindo agar proses pelayanan peserta Jamkestama dapat berjalan cepat sejak pasien tiba di rumah sakit.
"Harapan kami, ketika pasien tiba di IGD, seluruh proses sudah berjalan dengan baik. Jasindo telah memastikan status penjaminannya, sementara dokter umum (general practitioner/GP) sebagai lini pertama sudah melakukan asesmen awal mengenai kondisi pasien. Selanjutnya, di IGD kami memiliki sistem on-call dokter spesialis," jelas Niken.
Ia mengatakan setelah data peserta diterima dari PT Asuransi Jasindo, rumah sakit segera melakukan koordinasi internal sehingga seluruh proses pelayanan dapat dipersiapkan lebih awal. Dengan mekanisme tersebut, pasien diharapkan memperoleh pelayanan secara cepat, tepat, dan tanpa kendala administratif ketika tiba di rumah sakit.
Desy pun menegaskan, setiap rumah sakit provider memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda. Oleh karena itu, kunjungan kerja BURT DPR RI tidak dimaksudkan untuk mencari kekurangan, melainkan menjadi sarana evaluasi bersama guna menyempurnakan penyelenggaraan Program Jamkestama.
"Tentunya kami memahami bahwa setiap rumah sakit memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda. Oleh karena itu, kunjungan kerja ini bukan untuk mencari kekurangan, melainkan menjadi sarana evaluasi bersama guna mendorong peningkatan kualitas pelayanan secara berkelanjutan," ujarnya.
BURT DPR RI juga menghimpun berbagai masukan dari rumah sakit provider sebagai bahan evaluasi dalam penyempurnaan kebijakan dan peningkatan kualitas penyelenggaraan Program Jamkestama.
"Kami juga optimistis sinergi antara DPR RI, PT Asuransi Jasindo, dan Rumah Sakit Siloam Makassar akan semakin memperkuat penyelenggaraan Program Jamkestama sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang semakin efektif, responsif, profesional, dan berkelanjutan bagi seluruh peserta," tutup Desy. (mun/aha)